<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Korban Kecelakaan Maut di Cipali Diperbolehkan Pulang, 13 Masih Dirawat</title><description>Dua korban luka akibat kecelakaan maut di Tol Cipali KM sudah diperbolehkan pulang pada Selasa (11/8/2020) pagi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/11/525/2260259/2-korban-kecelakaan-maut-di-cipali-diperbolehkan-pulang-13-masih-dirawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/11/525/2260259/2-korban-kecelakaan-maut-di-cipali-diperbolehkan-pulang-13-masih-dirawat"/><item><title>2 Korban Kecelakaan Maut di Cipali Diperbolehkan Pulang, 13 Masih Dirawat</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/11/525/2260259/2-korban-kecelakaan-maut-di-cipali-diperbolehkan-pulang-13-masih-dirawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/11/525/2260259/2-korban-kecelakaan-maut-di-cipali-diperbolehkan-pulang-13-masih-dirawat</guid><pubDate>Selasa 11 Agustus 2020 11:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/11/525/2260259/2-korban-kecelakaan-maut-di-cipali-diperbolehkan-pulang-13-masih-dirawat-tq1CwM7wEZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah sakit tempat korban kecelakaan maut di Tol Cipali, dirawat. Foto: Fathnur Rohman-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/11/525/2260259/2-korban-kecelakaan-maut-di-cipali-diperbolehkan-pulang-13-masih-dirawat-tq1CwM7wEZ.jpg</image><title>Rumah sakit tempat korban kecelakaan maut di Tol Cipali, dirawat. Foto: Fathnur Rohman-Okezone</title></images><description>CIREBON - Dua korban luka akibat kecelakaan maut di Tol Cipali KM 184 yang di rawat di RS Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat, sudah diperbolehkan pulang pada Selasa (11/8/2020) pagi. Dengan begitu masih ada 13 korban lainnya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Mitra Plumbon, dr Pundi Ferianto mengatakan dua korban yang sudah diperbolehkan hari ini hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian tubuhnya.

Pundi menerangkan, rata-rata korban kecelakaan maut itu mengalami luka pada bagian kepala, tangan, kaki, dan sebagainya.

&quot;Ada dua korban yang sudah diperbolehkan pulang. Saat ini yang masih dirawat ada 13 orang,&quot; ujarnya kepada Okezone, Selasa (11/8/2020).

Sementara Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyampaikan, saat ini pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya kecelakaan maut di Tol Cipali KM 184 pada Senin 10 Agustus 2020 kemarin.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polri Catat Sudah Ada 11 Kecelakaan Pindah Jalur di Tol Cipali Sepanjang 2020
Rudy menjelaskan, sampai saat ini sudah ada dua kemungkinan yang bisa menjadi penyebab kecelakaan maut itu. Pertama, kecelakaan itu disebabkan oleh sopir kendaraan Micro Bus Elf  bernomor polisi (nopol) D7013AN mengantuk.

Kedua, sopir Micro Bus Elf tersebut mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali. Akibatnya, kata Rudy, kendaraan Micro Bus Elf menyebrang jalan ke arah berlawanan, kemudian terguling dan menabrak kendaraan Toyota Rush bernopol B2918PKL.

&quot;Dua kemungkinan, pertama mengantuk, kedua kendaraan berkecepatan tinggi sehingga menyebrang jalan ke arah berlawanan, terguling dan menabrak kendaraan rush yang berpenumpang delapan orang,&quot; ujar dia.

Untuk diketahui, kecelakaan maut yang terjadi kemarin ini tidak hanya menimbulkan korban luka, namun juga menewaskan 8 penumpang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Maut Cipali</description><content:encoded>CIREBON - Dua korban luka akibat kecelakaan maut di Tol Cipali KM 184 yang di rawat di RS Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat, sudah diperbolehkan pulang pada Selasa (11/8/2020) pagi. Dengan begitu masih ada 13 korban lainnya menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Wakil Direktur Pelayanan Medis RS Mitra Plumbon, dr Pundi Ferianto mengatakan dua korban yang sudah diperbolehkan hari ini hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada bagian tubuhnya.

Pundi menerangkan, rata-rata korban kecelakaan maut itu mengalami luka pada bagian kepala, tangan, kaki, dan sebagainya.

&quot;Ada dua korban yang sudah diperbolehkan pulang. Saat ini yang masih dirawat ada 13 orang,&quot; ujarnya kepada Okezone, Selasa (11/8/2020).

Sementara Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyampaikan, saat ini pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya kecelakaan maut di Tol Cipali KM 184 pada Senin 10 Agustus 2020 kemarin.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polri Catat Sudah Ada 11 Kecelakaan Pindah Jalur di Tol Cipali Sepanjang 2020
Rudy menjelaskan, sampai saat ini sudah ada dua kemungkinan yang bisa menjadi penyebab kecelakaan maut itu. Pertama, kecelakaan itu disebabkan oleh sopir kendaraan Micro Bus Elf  bernomor polisi (nopol) D7013AN mengantuk.

Kedua, sopir Micro Bus Elf tersebut mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali. Akibatnya, kata Rudy, kendaraan Micro Bus Elf menyebrang jalan ke arah berlawanan, kemudian terguling dan menabrak kendaraan Toyota Rush bernopol B2918PKL.

&quot;Dua kemungkinan, pertama mengantuk, kedua kendaraan berkecepatan tinggi sehingga menyebrang jalan ke arah berlawanan, terguling dan menabrak kendaraan rush yang berpenumpang delapan orang,&quot; ujar dia.

Untuk diketahui, kecelakaan maut yang terjadi kemarin ini tidak hanya menimbulkan korban luka, namun juga menewaskan 8 penumpang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Maut Cipali</content:encoded></item></channel></rss>
