<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua KPK Ungkap Strategi untuk Jauhkan Generasi Muda dari Perilaku Koruptif</title><description>Ketua KPK, Firli Bahuri mengungkapkan di usia dan pada masa-masa inilah, para remaja memiliki pemikiran yang fresh</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/12/337/2261122/ketua-kpk-ungkap-strategi-untuk-jauhkan-generasi-muda-dari-perilaku-koruptif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/12/337/2261122/ketua-kpk-ungkap-strategi-untuk-jauhkan-generasi-muda-dari-perilaku-koruptif"/><item><title>Ketua KPK Ungkap Strategi untuk Jauhkan Generasi Muda dari Perilaku Koruptif</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/12/337/2261122/ketua-kpk-ungkap-strategi-untuk-jauhkan-generasi-muda-dari-perilaku-koruptif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/12/337/2261122/ketua-kpk-ungkap-strategi-untuk-jauhkan-generasi-muda-dari-perilaku-koruptif</guid><pubDate>Rabu 12 Agustus 2020 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/12/337/2261122/ketua-kpk-ungkap-strategi-untuk-jauhkan-generasi-muda-dari-perilaku-koruptif-uW4F8EOJIN.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/12/337/2261122/ketua-kpk-ungkap-strategi-untuk-jauhkan-generasi-muda-dari-perilaku-koruptif-uW4F8EOJIN.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Tanggal 12 Agustus merupakan hari remaja internasional (International Youth Day) yang diperingati oleh seluruh remaja di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Thema &amp;ldquo;Youth Engagement for Global Action&amp;rdquo; yang dipilih United Nations pada tahun ini sangat pas untuk dijadikan momentum membangkitkan semangat bagi para remaja khususnya remaja Indonesia untuk menjadi agen perubahan dan kemajuan negara kita.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengungkapkan di usia dan pada masa-masa inilah, para remaja memiliki pemikiran yang fresh, semangat tinggi dalam melakukan sesuatu sehingga masih dapat kita bentuk karakter dan kepribadiannya dengan menanamkan nilai-nilai agama, moral, etika dan kejujuran.

Hal tersebut agar generasi penerus masa depan bangsa ini berintegritas, pemberani dan berakhlak mulia sehingga mampu meneruskan tugas dan kewajiban dalam menuntaskan ragam persoalan bangsa, antar lain memberantas korupsi yang telah menjadi penyakit kronis di hampir seluruh negara didunia, termasuk Indonesia.

&quot;Membentuk kepribadian anak bukan hanya kewajiban orang tua semata. Saya memandang peran ini harus dilakukan bersama oleh kita, seluruh eksponen bangsa termasuk KPK,&quot; jelas Firli dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (12/8/2020).

KPK sendiri, jelas Firli, tengah menjalankan Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat mulai dari anak-anak hingga remaja untuk membentuk mindset dan culture-set melalui beberapa program edukasi antikorupsi yang dibuat menarik dan selaras dengan usia anak.

Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat adalah salah satu dari tiga pendekatan pemberantasan korupsi yang merupakan core business KPK dalam pemberantasan korupsi yang dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan sustainable.

&quot;Strategi ini dapat menjadi salah satu imun dan vitamin bagi remaja kita agar tidak terjangkit virus korupsi dan penangkal pengaruh kuat laten korupsi serta perilaku koruptif yang telah berurat akar di negeri ini,&quot; jelasnya.

Disadari atau tidak, jelas Firli, penyakit korupsi perlahan namun pasti telah menggerogoti dan merusak bahkan bisa menghancurkan suatu negara. Buktinya, banyak negara dibelahan dunia yang belum dapat lepas dari penyakit ini sehingga pemerintahan yang menjalankan negara tersebut gagal menjalankan kewajiban kepada rakyatnya.

&quot;Korupsi adalah persoalan klasik, masalah kuno, namun hebatnya dia  (korupsi) mampu memodernkan dirinya agar tetap selaras dengan  perkembangan zaman,&quot; jelasnya.

Firli menambahkan, korupsi selalu update dalam memberikan fantasi dan  imajinasi para calon koruptor yang minim akhlak dan integtitas untuk  menciptakan kreasi baru dalam praktik korupsi dinegeri ini, sehingga  mereka dapat berinovasi dan memodifikasi aksi korupsi, agar tidak  diketahui, ditangkap lalu dibui.

&quot;Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik  korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada  kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya di bui, hukuman mati menanti  kalian para koruptor di negeri ini,&quot; jelasnya.

&quot;Satu impian besar dan harapan saya dan tentunya kita semua, korupsi  dan perilaku koruptif benar-benar musnah, sirna dari Bumi Pertiwi karena  penyakit kronis korupsi tak lagi mampu mempengaruhi apalagi merasuki  kedalam generasi penerus bangsa kita, kebanggaan negeri ini,&quot; ungkapnya.

Kepada para remaja Indonesia, Firli berpesan, untuk memanfaatkan  waktu muda kalian dengan hal-hal baik, jangan sia-siakan masa remaja  yang hanya datang satu kali kali dalam kehidupan fana ini.

&quot;Ingat, semua tindak tanduk yang kalian lakukan dimasa ini,  menentukan masa depanmu kelak, dan masa depan bangsa ini. Mulailah  konsisten melakukan hal-hal baik dalam kegiatan sehari-hari, seperti  komitmen tidak korupsi waktu beribadah dan waktu belajar, tidak korupsi  uang jajan atau beli quota internet buat belajar online dirumah dimasa  Pandemi Covid-19, dan hal-hal lainnya,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Tanggal 12 Agustus merupakan hari remaja internasional (International Youth Day) yang diperingati oleh seluruh remaja di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Thema &amp;ldquo;Youth Engagement for Global Action&amp;rdquo; yang dipilih United Nations pada tahun ini sangat pas untuk dijadikan momentum membangkitkan semangat bagi para remaja khususnya remaja Indonesia untuk menjadi agen perubahan dan kemajuan negara kita.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengungkapkan di usia dan pada masa-masa inilah, para remaja memiliki pemikiran yang fresh, semangat tinggi dalam melakukan sesuatu sehingga masih dapat kita bentuk karakter dan kepribadiannya dengan menanamkan nilai-nilai agama, moral, etika dan kejujuran.

Hal tersebut agar generasi penerus masa depan bangsa ini berintegritas, pemberani dan berakhlak mulia sehingga mampu meneruskan tugas dan kewajiban dalam menuntaskan ragam persoalan bangsa, antar lain memberantas korupsi yang telah menjadi penyakit kronis di hampir seluruh negara didunia, termasuk Indonesia.

&quot;Membentuk kepribadian anak bukan hanya kewajiban orang tua semata. Saya memandang peran ini harus dilakukan bersama oleh kita, seluruh eksponen bangsa termasuk KPK,&quot; jelas Firli dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (12/8/2020).

KPK sendiri, jelas Firli, tengah menjalankan Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat mulai dari anak-anak hingga remaja untuk membentuk mindset dan culture-set melalui beberapa program edukasi antikorupsi yang dibuat menarik dan selaras dengan usia anak.

Strategi Pendekatan Pendidikan Masyarakat adalah salah satu dari tiga pendekatan pemberantasan korupsi yang merupakan core business KPK dalam pemberantasan korupsi yang dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan sustainable.

&quot;Strategi ini dapat menjadi salah satu imun dan vitamin bagi remaja kita agar tidak terjangkit virus korupsi dan penangkal pengaruh kuat laten korupsi serta perilaku koruptif yang telah berurat akar di negeri ini,&quot; jelasnya.

Disadari atau tidak, jelas Firli, penyakit korupsi perlahan namun pasti telah menggerogoti dan merusak bahkan bisa menghancurkan suatu negara. Buktinya, banyak negara dibelahan dunia yang belum dapat lepas dari penyakit ini sehingga pemerintahan yang menjalankan negara tersebut gagal menjalankan kewajiban kepada rakyatnya.

&quot;Korupsi adalah persoalan klasik, masalah kuno, namun hebatnya dia  (korupsi) mampu memodernkan dirinya agar tetap selaras dengan  perkembangan zaman,&quot; jelasnya.

Firli menambahkan, korupsi selalu update dalam memberikan fantasi dan  imajinasi para calon koruptor yang minim akhlak dan integtitas untuk  menciptakan kreasi baru dalam praktik korupsi dinegeri ini, sehingga  mereka dapat berinovasi dan memodifikasi aksi korupsi, agar tidak  diketahui, ditangkap lalu dibui.

&quot;Saya ingatkan, hanya masalah waktu bagi KPK untuk mengungkap praktik  korupsi, apalagi dukungan segenap elemen bangsa, mengalir deras kepada  kami. Ingat, ini bukan fantasi, hanya di bui, hukuman mati menanti  kalian para koruptor di negeri ini,&quot; jelasnya.

&quot;Satu impian besar dan harapan saya dan tentunya kita semua, korupsi  dan perilaku koruptif benar-benar musnah, sirna dari Bumi Pertiwi karena  penyakit kronis korupsi tak lagi mampu mempengaruhi apalagi merasuki  kedalam generasi penerus bangsa kita, kebanggaan negeri ini,&quot; ungkapnya.

Kepada para remaja Indonesia, Firli berpesan, untuk memanfaatkan  waktu muda kalian dengan hal-hal baik, jangan sia-siakan masa remaja  yang hanya datang satu kali kali dalam kehidupan fana ini.

&quot;Ingat, semua tindak tanduk yang kalian lakukan dimasa ini,  menentukan masa depanmu kelak, dan masa depan bangsa ini. Mulailah  konsisten melakukan hal-hal baik dalam kegiatan sehari-hari, seperti  komitmen tidak korupsi waktu beribadah dan waktu belajar, tidak korupsi  uang jajan atau beli quota internet buat belajar online dirumah dimasa  Pandemi Covid-19, dan hal-hal lainnya,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
