<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Cegah Penyebaran Covid-19, Pakar Kesehatan Imbau Tak Ada Perayaan saat Hari Kemerdekaan   </title><description>Tak ada perayaan yang memunculkan keramaian saat Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2020 mendatang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/13/337/2261364/cegah-penyebaran-covid-19-pakar-kesehatan-imbau-tak-ada-perayaan-saat-hari-kemerdekaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/13/337/2261364/cegah-penyebaran-covid-19-pakar-kesehatan-imbau-tak-ada-perayaan-saat-hari-kemerdekaan"/><item><title> Cegah Penyebaran Covid-19, Pakar Kesehatan Imbau Tak Ada Perayaan saat Hari Kemerdekaan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/13/337/2261364/cegah-penyebaran-covid-19-pakar-kesehatan-imbau-tak-ada-perayaan-saat-hari-kemerdekaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/13/337/2261364/cegah-penyebaran-covid-19-pakar-kesehatan-imbau-tak-ada-perayaan-saat-hari-kemerdekaan</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2020 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/13/337/2261364/cegah-penyebaran-covid-19-pakar-kesehatan-imbau-tak-ada-perayaan-saat-hari-kemerdekaan-qkcIzajyf7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/13/337/2261364/cegah-penyebaran-covid-19-pakar-kesehatan-imbau-tak-ada-perayaan-saat-hari-kemerdekaan-qkcIzajyf7.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>

JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengimbau agar tak ada perayaan yang memunculkan keramaian saat Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2020 mendatang.

&quot;Sekarang ini sebentar lagi ada 17 Agustus. Itu juga setiap kampung menyelenggarakan keramaian seperti pesta 17-an. Padahal seharusnya pemerintah tegas mengatakan kita tidak perlu euforia, walaupun kita memperingati 17 Agustus,&quot; kata Hermawan saat dihubungi Okezone, Kamis (13/8/2020).

Ia menjelaskan, perayaan 17 Agustus akan menambah resiko penyebaran wabah corona. Kata dia, tak adanya perayaan kemerdekaan bukan berarti tak ada nasionalisme.
&amp;nbsp;
&quot;Acara-acara 17 Agustus yang tidak perlu, enggak usahlah diadakan. Ini bukan persoalan nasionalisme, tetapi persoalan menghindari kemudaratan dari penyakit. Saya melihat ini kan ada rencana 17 Agustus itu ada perlombaan macam-macam seperti biasa, padahal suasana kita suasana Covid-19,&quot; tuturnya.

Ia pun mengimbau warga agar terus menghindari keramaian yang tidak perlu walaupun berbalut aktivitas nasionalisme saat hari kemerdekaan.

&quot;Tapi kita jangan lupa dalam keadaan kedaruratan dan bencana kesehatan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>

JAKARTA - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengimbau agar tak ada perayaan yang memunculkan keramaian saat Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2020 mendatang.

&quot;Sekarang ini sebentar lagi ada 17 Agustus. Itu juga setiap kampung menyelenggarakan keramaian seperti pesta 17-an. Padahal seharusnya pemerintah tegas mengatakan kita tidak perlu euforia, walaupun kita memperingati 17 Agustus,&quot; kata Hermawan saat dihubungi Okezone, Kamis (13/8/2020).

Ia menjelaskan, perayaan 17 Agustus akan menambah resiko penyebaran wabah corona. Kata dia, tak adanya perayaan kemerdekaan bukan berarti tak ada nasionalisme.
&amp;nbsp;
&quot;Acara-acara 17 Agustus yang tidak perlu, enggak usahlah diadakan. Ini bukan persoalan nasionalisme, tetapi persoalan menghindari kemudaratan dari penyakit. Saya melihat ini kan ada rencana 17 Agustus itu ada perlombaan macam-macam seperti biasa, padahal suasana kita suasana Covid-19,&quot; tuturnya.

Ia pun mengimbau warga agar terus menghindari keramaian yang tidak perlu walaupun berbalut aktivitas nasionalisme saat hari kemerdekaan.

&quot;Tapi kita jangan lupa dalam keadaan kedaruratan dan bencana kesehatan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
