<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Muat Konten Pornografi, Situs GuruBP Dilaporkan ke Polisi</title><description>Niat pembuat situs ini sebetulnya bagus. Patut dihargai. Tapi tampaknya ada kecerobohan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/13/338/2261430/diduga-muat-konten-pornografi-situs-gurubp-dilaporkan-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/13/338/2261430/diduga-muat-konten-pornografi-situs-gurubp-dilaporkan-ke-polisi"/><item><title>Diduga Muat Konten Pornografi, Situs GuruBP Dilaporkan ke Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/13/338/2261430/diduga-muat-konten-pornografi-situs-gurubp-dilaporkan-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/13/338/2261430/diduga-muat-konten-pornografi-situs-gurubp-dilaporkan-ke-polisi</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2020 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/13/338/2261430/diduga-muat-konten-pornografi-situs-gurubp-dilaporkan-ke-polisi-j6il9MlaK7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/13/338/2261430/diduga-muat-konten-pornografi-situs-gurubp-dilaporkan-ke-polisi-j6il9MlaK7.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>TANGERANG - Situs pendidikan GuruBP.com dilaporkan ke polisi lantaran memuat konten iklan pornografi. Situs pembelajaran siswa di rumah ini pun diminta segera ditutup.

Desakan itu datang dari Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel. Menurutnya, ide pembuatan situs ini harus diapresiasi karena dapat membantu guru dan siswa, saat melakukan pembelajaran secara daring.

Namun, adanya konten bermuatan pornografi saat halaman situs dibuka dirasa sangat mengganggu dan tidak pantas. Apalagi, situs pembelajaran ini dibuka oleh banyak siswa.

&quot;Niat pembuat situs ini sebetulnya bagus. Patut dihargai. Tapi tampaknya ada kecerobohan, sehingga adware berkonten pornografi justru muncul,&quot; kata Reza kepada SINDOnews, Rabu 12 Agustus 2020.

Baca Juga :&amp;nbsp;Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Warga Diminta Waspada
Baca Juga :&amp;nbsp;Gubernur Anies Akan Jelaskan Perpanjangan PSBB Transisi Fase I Hari Ini

Dilanjutkan Reza, pihaknya pun melaporkan temuan itu kepada pihak Cybercrime Polri, aduan Kominfo, dan menghubungi pihak pengelola situs tersebut agar cepat diperbaiki dan ditake down sebelum konten itu dicabut.

&quot;Situs ini sejatinya dikhususkan bagi guru dan anak-anak. Saya sudah hubungi Cybercrime Polri, Aduan Kominfo, dan pengelola situs tersebut. Harapannya, situs tersebut bisa di-take down untuk dibenahi,&quot; sambung Reza.</description><content:encoded>TANGERANG - Situs pendidikan GuruBP.com dilaporkan ke polisi lantaran memuat konten iklan pornografi. Situs pembelajaran siswa di rumah ini pun diminta segera ditutup.

Desakan itu datang dari Psikolog Forensik Reza Indragiri Amriel. Menurutnya, ide pembuatan situs ini harus diapresiasi karena dapat membantu guru dan siswa, saat melakukan pembelajaran secara daring.

Namun, adanya konten bermuatan pornografi saat halaman situs dibuka dirasa sangat mengganggu dan tidak pantas. Apalagi, situs pembelajaran ini dibuka oleh banyak siswa.

&quot;Niat pembuat situs ini sebetulnya bagus. Patut dihargai. Tapi tampaknya ada kecerobohan, sehingga adware berkonten pornografi justru muncul,&quot; kata Reza kepada SINDOnews, Rabu 12 Agustus 2020.

Baca Juga :&amp;nbsp;Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Warga Diminta Waspada
Baca Juga :&amp;nbsp;Gubernur Anies Akan Jelaskan Perpanjangan PSBB Transisi Fase I Hari Ini

Dilanjutkan Reza, pihaknya pun melaporkan temuan itu kepada pihak Cybercrime Polri, aduan Kominfo, dan menghubungi pihak pengelola situs tersebut agar cepat diperbaiki dan ditake down sebelum konten itu dicabut.

&quot;Situs ini sejatinya dikhususkan bagi guru dan anak-anak. Saya sudah hubungi Cybercrime Polri, Aduan Kominfo, dan pengelola situs tersebut. Harapannya, situs tersebut bisa di-take down untuk dibenahi,&quot; sambung Reza.</content:encoded></item></channel></rss>
