<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apa yang Harus Diantisipasi untuk Cegah Klaster Baru Covid-19?</title><description>Sangat penting meningkatkan upaya penyampaian komunikasi ke masyarakat tentang gejala Covid dan tindakan yang harus dilakukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/18/337/2263635/apa-yang-harus-diantisipasi-untuk-cegah-klaster-baru-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/18/337/2263635/apa-yang-harus-diantisipasi-untuk-cegah-klaster-baru-covid-19"/><item><title>Apa yang Harus Diantisipasi untuk Cegah Klaster Baru Covid-19?</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/18/337/2263635/apa-yang-harus-diantisipasi-untuk-cegah-klaster-baru-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/18/337/2263635/apa-yang-harus-diantisipasi-untuk-cegah-klaster-baru-covid-19</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 07:07 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/337/2263635/apa-yang-harus-diantisipasi-untuk-cegah-klaster-baru-covid-19-p3bytNmrQj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/337/2263635/apa-yang-harus-diantisipasi-untuk-cegah-klaster-baru-covid-19-p3bytNmrQj.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Jakarta, terpantau masih menggelar lomba dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Padahal, pemerintah sudah melarang diadakannya lomba karena angka kasus konfirmasi positif virus corona (Covid-19) masih sangat tinggi.

Yang lebih disayangkan lagi, perlombaan yang digelar oleh sejumlah masyarakat tidak memenuhi aspek protokol kesehatan. Sejumlah pihak menyoroti kegiatan tersebut termasuk epidemiolog. Lantas, apa yang harus dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi adanya klaster baru Covid-19?

Menurut Epidemiolog asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, peran pemerintah dan perangkatnya sangat penting dalam melakukan sosialisasi. Utamanya, sosialisasi terkait protokol kesehatan serta gejala-gejala terhadap orang yang terinfeksi Covid-19.

&quot;Sangat penting meningkatkan upaya penyampaian komunikasi ke masyarakat tentang gejala Covid dan tindakan yang harus dilakukan jika mengetahui telah kontak dengan seseorang yang telah atau diduga terinfeksi Covid,&quot; kata Dicky melalui pesan singkatnya, Selasa (18/8/2020).

Dicky mengatakan, masyarakat perlu mengetahui gejala Covid-19, agar tidak menularkan ke masyarakat lain. Jika ada yang merasakan gejala Covid-19 seperti demam, batuk kering, hingga sesak nafas, maka bisa melakukan isolasi mandiri dan langsung memeriksakan diri ke dokter.

&quot;Sehingga masyarakat paham bahwa jika merasa memiliki keluhan, harus kemana dan melakukan apa,&quot; ucapnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Gegara Lembu, Suami Dibakar Istri Muda

Dicky juga menyoroti masih rendahnya pemeriksaan Covid-19 di Indonesia. Padahal, testing atau pemeriksaan terhadap masyarakat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

&quot;Dengan rendahnya cakupan tes saat ini di Indonesia maka pengetahuan pentingnya manfaat isolasi mandiri dan batasan selama isolasi akan sangat perlu dimiliki masyarakat untuk mencegah penularan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Jakarta, terpantau masih menggelar lomba dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia. Padahal, pemerintah sudah melarang diadakannya lomba karena angka kasus konfirmasi positif virus corona (Covid-19) masih sangat tinggi.

Yang lebih disayangkan lagi, perlombaan yang digelar oleh sejumlah masyarakat tidak memenuhi aspek protokol kesehatan. Sejumlah pihak menyoroti kegiatan tersebut termasuk epidemiolog. Lantas, apa yang harus dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi adanya klaster baru Covid-19?

Menurut Epidemiolog asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, peran pemerintah dan perangkatnya sangat penting dalam melakukan sosialisasi. Utamanya, sosialisasi terkait protokol kesehatan serta gejala-gejala terhadap orang yang terinfeksi Covid-19.

&quot;Sangat penting meningkatkan upaya penyampaian komunikasi ke masyarakat tentang gejala Covid dan tindakan yang harus dilakukan jika mengetahui telah kontak dengan seseorang yang telah atau diduga terinfeksi Covid,&quot; kata Dicky melalui pesan singkatnya, Selasa (18/8/2020).

Dicky mengatakan, masyarakat perlu mengetahui gejala Covid-19, agar tidak menularkan ke masyarakat lain. Jika ada yang merasakan gejala Covid-19 seperti demam, batuk kering, hingga sesak nafas, maka bisa melakukan isolasi mandiri dan langsung memeriksakan diri ke dokter.

&quot;Sehingga masyarakat paham bahwa jika merasa memiliki keluhan, harus kemana dan melakukan apa,&quot; ucapnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Gegara Lembu, Suami Dibakar Istri Muda

Dicky juga menyoroti masih rendahnya pemeriksaan Covid-19 di Indonesia. Padahal, testing atau pemeriksaan terhadap masyarakat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

&quot;Dengan rendahnya cakupan tes saat ini di Indonesia maka pengetahuan pentingnya manfaat isolasi mandiri dan batasan selama isolasi akan sangat perlu dimiliki masyarakat untuk mencegah penularan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
