<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tahun Beroperasi, Klinik di Senen Layani 10 Ribu Lebih Pasien Aborsi</title><description>Polisi membongkar kasus praktIk aborsi di sebuah klinik dr. SWS, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/18/338/2263903/5-tahun-beroperasi-klinik-di-senen-layani-10-ribu-lebih-pasien-aborsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/18/338/2263903/5-tahun-beroperasi-klinik-di-senen-layani-10-ribu-lebih-pasien-aborsi"/><item><title>5 Tahun Beroperasi, Klinik di Senen Layani 10 Ribu Lebih Pasien Aborsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/18/338/2263903/5-tahun-beroperasi-klinik-di-senen-layani-10-ribu-lebih-pasien-aborsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/18/338/2263903/5-tahun-beroperasi-klinik-di-senen-layani-10-ribu-lebih-pasien-aborsi</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/338/2263903/5-tahun-beroperasi-klinik-di-senen-layani-10-ribu-lebih-pasien-aborsi-y0OzYWL8cX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/338/2263903/5-tahun-beroperasi-klinik-di-senen-layani-10-ribu-lebih-pasien-aborsi-y0OzYWL8cX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Polisi membongkar kasus praktIk aborsi di sebuah klinik dr. SWS, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat. Klinik yang sudah beroperasi selama 5 tahun itu diperkirakan sudah melayani 10 ribu lebih pasien aborsi.

&quot;Klinik itu sudah beroperasi sekitar 5 tahun dan dari data yang kita dapatkan dari hasil penggeledahan, terhitung sejak Januari 2019 hingga 10 April 2020 terdatakan pasien aborsi sebanyak 2.638 pasien, dengan asumsi perkiraan setiap hari 5-7 orang melakukan aborsi,&quot; ujar Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat pada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Maka itu, selama 5 tahun beroperasi, klinik tersebut diperkirakan bisa sampai 10 ribu lebih melayani pasien aborsi. Adapun besaran biaya aborsi itu bervariasi bergantung pada usia janin di dalam kandungannya. Contohnya, minimal kandungan usia 6-7 minggu seharga Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, sedangkan maksimal kandungan usia 15-20 Minggu seharga Rp7 juta hingga Rp9 juta.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Gerebek Praktik Aborsi Berkedok Klinik di Senen, 17 Orang Ditangkap
Dia menerangkan, bila diakumulasikan selama satu bulan dengan rata-rata ada 5 pasien melakukan aborsi, pendapatan yanh didapatkan bisa mencapai Rp70 juta. &quot;Masalah biaya sangat bergantung pada besar atau usia janin dan bergantung kesulitan setelah dilakukan pemeriksaan awal, baik pemeriksaan medis maupun pemeriksaan dalam bentuk USG,&quot; tuturnya.

Dia menambahkan, untuk pembagian fee para tersangka, dilakukan pasca-negosiasi dengan pasien dilakukan dan ditentukan harganya. Lantas, dokter atau tenaga medis bakal mendapatkan 40 persen uang fee, 40 persen diberikan pada calo, dan 20 persennya untuk jatah pengelola.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi membongkar kasus praktIk aborsi di sebuah klinik dr. SWS, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat. Klinik yang sudah beroperasi selama 5 tahun itu diperkirakan sudah melayani 10 ribu lebih pasien aborsi.

&quot;Klinik itu sudah beroperasi sekitar 5 tahun dan dari data yang kita dapatkan dari hasil penggeledahan, terhitung sejak Januari 2019 hingga 10 April 2020 terdatakan pasien aborsi sebanyak 2.638 pasien, dengan asumsi perkiraan setiap hari 5-7 orang melakukan aborsi,&quot; ujar Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat pada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Maka itu, selama 5 tahun beroperasi, klinik tersebut diperkirakan bisa sampai 10 ribu lebih melayani pasien aborsi. Adapun besaran biaya aborsi itu bervariasi bergantung pada usia janin di dalam kandungannya. Contohnya, minimal kandungan usia 6-7 minggu seharga Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, sedangkan maksimal kandungan usia 15-20 Minggu seharga Rp7 juta hingga Rp9 juta.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polisi Gerebek Praktik Aborsi Berkedok Klinik di Senen, 17 Orang Ditangkap
Dia menerangkan, bila diakumulasikan selama satu bulan dengan rata-rata ada 5 pasien melakukan aborsi, pendapatan yanh didapatkan bisa mencapai Rp70 juta. &quot;Masalah biaya sangat bergantung pada besar atau usia janin dan bergantung kesulitan setelah dilakukan pemeriksaan awal, baik pemeriksaan medis maupun pemeriksaan dalam bentuk USG,&quot; tuturnya.

Dia menambahkan, untuk pembagian fee para tersangka, dilakukan pasca-negosiasi dengan pasien dilakukan dan ditentukan harganya. Lantas, dokter atau tenaga medis bakal mendapatkan 40 persen uang fee, 40 persen diberikan pada calo, dan 20 persennya untuk jatah pengelola.
</content:encoded></item></channel></rss>
