<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bersama Pemprov, TNI-Polri Genjot Zona Hijau di NTB</title><description>Mataram yang satu setengah bulan lalu menjadi episentrum Covid-19 di NTB, kini hampir seluruh kecamatannya zona kuning, bahkan ke zona hijau</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/21/340/2265561/bersama-pemprov-tni-polri-genjot-zona-hijau-di-ntb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/21/340/2265561/bersama-pemprov-tni-polri-genjot-zona-hijau-di-ntb"/><item><title>Bersama Pemprov, TNI-Polri Genjot Zona Hijau di NTB</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/21/340/2265561/bersama-pemprov-tni-polri-genjot-zona-hijau-di-ntb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/21/340/2265561/bersama-pemprov-tni-polri-genjot-zona-hijau-di-ntb</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2020 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/21/340/2265561/bersama-pemprov-tni-polri-genjot-zona-hijau-di-ntb-Zo5TklwJe5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TNI-Polri dan Pemprov menggenjot seluruh wilayah di NTB menjadi zona hijau virus corona (Foto : Polda NTB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/21/340/2265561/bersama-pemprov-tni-polri-genjot-zona-hijau-di-ntb-Zo5TklwJe5.jpg</image><title>TNI-Polri dan Pemprov menggenjot seluruh wilayah di NTB menjadi zona hijau virus corona (Foto : Polda NTB)</title></images><description>JAKARTA - Aparat TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus menggenjot wilayah zona hijau atau bebas Covid-19 di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal tersebut diimplementasikan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

&quot;Mataram yang satu setengah bulan lalu menjadi episentrum Covid-19 di NTB, kini hampir seluruh kecamatannya zona kuning, bahkan ke zona hijau,&quot; kata Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal dalam siaran persnya, Jumat (21/8/2020).

Menurut Iqbal, Forkompinda akan memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang mendukung upaya seluruh wilayah NTB untuk menjadi zona hijau.

&quot;Memberikan penghargaan kepada Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram yang merupakan 3 Pilar terbaik se-NTB karena dapat menekan angka sebaran Covid-19 dan  menyembuhkan semua masyarakat yang terpapar, serta tidak ada kasus meninggal dunia karena Covid-19 di sana,&quot; ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, penghargaan telah diberikan kepada Sekda Kabupaten Lombok Timur. Pasalnya, Ia telah proaktif dalam menciptakan zona hijau.

&quot;Kami, menilai Sekda kabupaten Lombok Timur sangat proaktif dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 dan tertib administrasi terbaik dalam sistem pelaporan tingkat Provinsi NTB,&quot; ucap Iqbal.

Penghargaan itu diberikan saat menggelar Apel Implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB pagi tadi. Apel dipimpin Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dan Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

&quot;Dalam apel, kami melakukan pemeriksaan dan pengecekan pasukan 3 Pilar se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat, sekaligus anev fluktuasi angka sebaran COVID-19 dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat kecamatan. Kami juga melepas patroli show of force kendaraan dinas Polda NTB, Korem 162/WB dan Pemprov NTB yang sudah di-branding stiker bertulisan Patroli Cegah Covid-19,&quot; tutur Iqbal.


Baca Juga :&amp;nbsp;Long Weekend, Tol Cipali Menuju Jawa Masih Dipadati Pemudik
Baca Juga :&amp;nbsp;Menag: HTI Sudah Dibubarkan, Sistem Politik Khilafah Tertolak

Sementara itu Lurah Bintaro ibu Emi menjelaskan ada 6.000 kepala keluarga (KK) di wilayahnya. Sejak pemerintah mengatakan masker kain mampu mencegah penularan COVID-19, dirinya memberdayakan warga yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi masker kain.

&quot;Apalagi pertengahan bulan Juni lalu pak Kapolda melaunching program Lomba Kampung Sehat NTB, kami sangat senang karena mendapat semangat baru mengajak warga untuk merebut juara dalam program tersebut,&quot; tutur Emi.</description><content:encoded>JAKARTA - Aparat TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus menggenjot wilayah zona hijau atau bebas Covid-19 di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal tersebut diimplementasikan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

&quot;Mataram yang satu setengah bulan lalu menjadi episentrum Covid-19 di NTB, kini hampir seluruh kecamatannya zona kuning, bahkan ke zona hijau,&quot; kata Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal dalam siaran persnya, Jumat (21/8/2020).

Menurut Iqbal, Forkompinda akan memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang mendukung upaya seluruh wilayah NTB untuk menjadi zona hijau.

&quot;Memberikan penghargaan kepada Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram yang merupakan 3 Pilar terbaik se-NTB karena dapat menekan angka sebaran Covid-19 dan  menyembuhkan semua masyarakat yang terpapar, serta tidak ada kasus meninggal dunia karena Covid-19 di sana,&quot; ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, penghargaan telah diberikan kepada Sekda Kabupaten Lombok Timur. Pasalnya, Ia telah proaktif dalam menciptakan zona hijau.

&quot;Kami, menilai Sekda kabupaten Lombok Timur sangat proaktif dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 dan tertib administrasi terbaik dalam sistem pelaporan tingkat Provinsi NTB,&quot; ucap Iqbal.

Penghargaan itu diberikan saat menggelar Apel Implementasi Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 di Lapangan Gajah Mada Polda NTB pagi tadi. Apel dipimpin Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal dan Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

&quot;Dalam apel, kami melakukan pemeriksaan dan pengecekan pasukan 3 Pilar se-Kota Mataram dan se-Kabupaten Lombok Barat, sekaligus anev fluktuasi angka sebaran COVID-19 dari tingkat desa/kelurahan sampai dengan tingkat kecamatan. Kami juga melepas patroli show of force kendaraan dinas Polda NTB, Korem 162/WB dan Pemprov NTB yang sudah di-branding stiker bertulisan Patroli Cegah Covid-19,&quot; tutur Iqbal.


Baca Juga :&amp;nbsp;Long Weekend, Tol Cipali Menuju Jawa Masih Dipadati Pemudik
Baca Juga :&amp;nbsp;Menag: HTI Sudah Dibubarkan, Sistem Politik Khilafah Tertolak

Sementara itu Lurah Bintaro ibu Emi menjelaskan ada 6.000 kepala keluarga (KK) di wilayahnya. Sejak pemerintah mengatakan masker kain mampu mencegah penularan COVID-19, dirinya memberdayakan warga yang berprofesi sebagai penjahit untuk memproduksi masker kain.

&quot;Apalagi pertengahan bulan Juni lalu pak Kapolda melaunching program Lomba Kampung Sehat NTB, kami sangat senang karena mendapat semangat baru mengajak warga untuk merebut juara dalam program tersebut,&quot; tutur Emi.</content:encoded></item></channel></rss>
