<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Duka, Dokter Kembali Jadi Korban Keganasan Covid-19</title><description>Ketua IDI Malang Raya Djoko Heri Hermanto membenarkan bila ada seorang dokter yang kembali menjadi korban akibat pandemi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/21/519/2265480/kabar-duka-dokter-kembali-jadi-korban-keganasan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/21/519/2265480/kabar-duka-dokter-kembali-jadi-korban-keganasan-covid-19"/><item><title>Kabar Duka, Dokter Kembali Jadi Korban Keganasan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/21/519/2265480/kabar-duka-dokter-kembali-jadi-korban-keganasan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/21/519/2265480/kabar-duka-dokter-kembali-jadi-korban-keganasan-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2020 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/21/519/2265480/kabar-duka-dokter-kembali-jadi-korban-keganasan-covid-19-LV3XmjeBtm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/21/519/2265480/kabar-duka-dokter-kembali-jadi-korban-keganasan-covid-19-LV3XmjeBtm.jpg</image><title>ilustrasi: okezone</title></images><description>KOTA MALANG - Seorang dokter di Kota Malang dinyatakan meninggal dunia positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Dokter berinisial CC ini meninggal dunia pada Jumat (21/8), saat menjalani perawatan di RSUD  Saiful Anwar.
Ketua IDI Malang Raya dr. Djoko Heri Hermanto membenarkan bila ada seorang dokter yang kembali menjadi korban akibat pandemi Covid-19.
&quot;Kemungkinan dari praktek pribadi. Beliau pasiennya banyak, selama ini beliau hanya praktek pribadi sore hingga malam hari saja. Tapi pasiennya memang banyak,&quot; ujar Djoko saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (21/8/2020).
Dengan meninggalnya dokter berinisial CC, disebut Djoko sudah ada tiga dokter di Malang yang meninggal dunia sejak pandemi Corona merebak.
&quot;Sejak Maret 2020, dokter di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu) yang terjangkit ada 16 orang. Tiga orang meninggal dunia,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan selama berinteraksi dengan tenaga - tenaga medis. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan penularan ke tenaga medis bisa diminimalisir.
&quot;Kami tetap mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat di Malang Raya disiplin dan patuh menerapkan protokol kesehatan,&quot; terangnya.
&quot;Sangat percuma rasanya kami para dokter dan petugas kesehatan lain menggunakan APD lengkap kalau kasus Covid-19 di masyarakat Malang pada khususnya, terus bertambah. Lama - lama rumah sakit juga akan penuh, petugas akan kelelahan dan pada akhirnya terpapar Covid-19 juga,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, Humas RSUD Saiful Anwar, Donny Iryan mengatakan bila dokter tersebut merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Aisyiyah, yang menjadi rumah sakit rujukan sebelumnya.
&quot;Iya benar, kemungkinan tertular dari klinik beliau. Kami menerima rujukan dari RSI. Keadaan sudah menurun drastis saat dirujuk ke sini (ke RSSA),&quot; beber Donny.
Di Kota Malang sendiri pasien Covid-19 mencapai 1.037 orang, 81 meninggal dunia, 608 pasien dinyatakan sembuh, serta 348 menjalani perawatan dan isolasi mandiri.</description><content:encoded>KOTA MALANG - Seorang dokter di Kota Malang dinyatakan meninggal dunia positif terjangkit virus Corona (Covid-19). Dokter berinisial CC ini meninggal dunia pada Jumat (21/8), saat menjalani perawatan di RSUD  Saiful Anwar.
Ketua IDI Malang Raya dr. Djoko Heri Hermanto membenarkan bila ada seorang dokter yang kembali menjadi korban akibat pandemi Covid-19.
&quot;Kemungkinan dari praktek pribadi. Beliau pasiennya banyak, selama ini beliau hanya praktek pribadi sore hingga malam hari saja. Tapi pasiennya memang banyak,&quot; ujar Djoko saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (21/8/2020).
Dengan meninggalnya dokter berinisial CC, disebut Djoko sudah ada tiga dokter di Malang yang meninggal dunia sejak pandemi Corona merebak.
&quot;Sejak Maret 2020, dokter di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu) yang terjangkit ada 16 orang. Tiga orang meninggal dunia,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan selama berinteraksi dengan tenaga - tenaga medis. Dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan penularan ke tenaga medis bisa diminimalisir.
&quot;Kami tetap mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat di Malang Raya disiplin dan patuh menerapkan protokol kesehatan,&quot; terangnya.
&quot;Sangat percuma rasanya kami para dokter dan petugas kesehatan lain menggunakan APD lengkap kalau kasus Covid-19 di masyarakat Malang pada khususnya, terus bertambah. Lama - lama rumah sakit juga akan penuh, petugas akan kelelahan dan pada akhirnya terpapar Covid-19 juga,&quot; imbuhnya.

Sementara itu, Humas RSUD Saiful Anwar, Donny Iryan mengatakan bila dokter tersebut merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Aisyiyah, yang menjadi rumah sakit rujukan sebelumnya.
&quot;Iya benar, kemungkinan tertular dari klinik beliau. Kami menerima rujukan dari RSI. Keadaan sudah menurun drastis saat dirujuk ke sini (ke RSSA),&quot; beber Donny.
Di Kota Malang sendiri pasien Covid-19 mencapai 1.037 orang, 81 meninggal dunia, 608 pasien dinyatakan sembuh, serta 348 menjalani perawatan dan isolasi mandiri.</content:encoded></item></channel></rss>
