<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Presiden Lukashenko Tenteng AK-47 Beredar di Tengah Protes Belarusia</title><description>Lukashenko tampak turun dari helikopter dengan membawa senapan serbu saat demonstran berkumpul dekat kediamannya di Minsk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/24/18/2266372/video-presiden-lukashenko-tenteng-ak-47-beredar-di-tengah-protes-belarusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/24/18/2266372/video-presiden-lukashenko-tenteng-ak-47-beredar-di-tengah-protes-belarusia"/><item><title>Video Presiden Lukashenko Tenteng AK-47 Beredar di Tengah Protes Belarusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/24/18/2266372/video-presiden-lukashenko-tenteng-ak-47-beredar-di-tengah-protes-belarusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/24/18/2266372/video-presiden-lukashenko-tenteng-ak-47-beredar-di-tengah-protes-belarusia</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2020 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/24/18/2266372/video-presiden-lukashenko-tenteng-ak-47-beredar-di-tengah-protes-belarusia-4SnlJ7Yfqv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: RT.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/24/18/2266372/video-presiden-lukashenko-tenteng-ak-47-beredar-di-tengah-protes-belarusia-4SnlJ7Yfqv.jpg</image><title>Foto: RT.</title></images><description>MINSK &amp;ndash; Situasi di Belarusia yang dilanda protes dan kerusuhan selama sepekan terakhir kembali memanas setelah Presiden Aleksandr Lukashenko direkam mendarat di kediamannya di Ibu Kota Minsk, dengan membawa senapan serbu.
Dalam rekaman video yang diunggah di saluran Telegram yang dekat dengan layanan pers Lukashenko, sang presiden tampak mengenakan rompi taktis dan menenteng senapan serbu AK-47. Dia mendarat dengan helikopter siap beraksi di saat kerumunan pengunjuk rasa berkumpul di dekat kediamannya di Minsk pada Minggu malam (23/8/2020).
BACA JUGA: Presenter Televisi Pemerintah Ramai-Ramai Mundur di Tengah Protes Anti-Pemerintah Belarusia
Salah satu video memperlihatkan Lukashenko, dalam helikopter yang terbang di atas Minsk, berbicara dengan pilot di telepon. Dia kemudian turun dari helikopter, ditemani oleh seorang pemuda yang mirip dengan putranya yang berusia 15 tahun, Nikolay (yang lebih dikenal sebagai 'Kolya').
Beberapa pria bersenjata lainnya dapat dilihat di video lain, yang menunjukkan Lukashenko berjalan santai menuju kediamannya dengan menenteng senapan di tangannya. Dia kemudian bertanya, &quot;Tidak ada orang di luar sana, kan?&quot;
&amp;lt;div style=&quot;position: relative;padding-bottom: 56.25%; padding-top: 25px; height: 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe style=&quot;position: absolute;top: 0;left: 0;width: 100%;height: 100%;&quot; src=&quot;https://www.rt.com/russia/498791-belarus-lukashenko-assault-rifle/video/5f42ab8b85f5402a8b4f6aa3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diwartakan RT, rekaman dari dalam helikopter menunjukkan presiden memerintahkan pilot untuk terbang lebih dekat ke jalan, tampaknya untuk melihat lebih dekat para pengunjuk rasa anti pemerintah di bawah. Sepucuk senapan serbu terlihat berada di sisi sang presiden selama penerbangan.
BACA JUGA: Bentrokan Pecah di Belarusia Setelah &quot;Diktator Terakhir Eropa&quot; Diprediksi Terpilih Lagi
Saat berada di dalam helikopter, dia terdengar berkata &quot;mereka berlari seperti tikus,&quot; mungkin mengacu pada pengunjuk rasa di lapangan.
&amp;lt;div style=&quot;position: relative;padding-bottom: 56.25%; padding-top: 25px; height: 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe style=&quot;position: absolute;top: 0;left: 0;width: 100%;height: 100%;&quot; src=&quot;https://www.rt.com/russia/498791-belarus-lukashenko-assault-rifle/video/5f42c32220302758c064252c&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya pada malam hari, pengunjuk rasa mendekati kediaman Lukashenko meneriakkan slogan &quot;Pergi!&quot;. Para demonstran berhadapan dengan polisi anti huru hara dan kembali ke pusat kota beberapa waktu kemudian.

Belarus telah menyaksikan gelombang protes massa anti pemerintah, yang  dipicu oleh hasil pemilihan presiden 9 Agustus. Pihak oposisi meyakini  hasil pemilihan presiden itu kembali memenangkan Lukashenko, yang telah  berkuasa di Belarusia selama 26 tahun, itu telah dipalsukan.
Sementara Lukashenko mendapatkan lebih dari 80 persen suara menurut  angka resmi, para pengkritiknya menuduhnya mencurangi pemungutan suara.  Krisis telah memicu demonstrasi dan pemogokan massal di seluruh negeri  dalam beberapa pekan terakhir.
Hasil pemilu juga ditentang oleh beberapa negara Barat termasuk  Amerika Serikat dan kolektif Uni Eropa, yang menolak untuk menerima  hasil tersebut dan mendukung protes.</description><content:encoded>MINSK &amp;ndash; Situasi di Belarusia yang dilanda protes dan kerusuhan selama sepekan terakhir kembali memanas setelah Presiden Aleksandr Lukashenko direkam mendarat di kediamannya di Ibu Kota Minsk, dengan membawa senapan serbu.
Dalam rekaman video yang diunggah di saluran Telegram yang dekat dengan layanan pers Lukashenko, sang presiden tampak mengenakan rompi taktis dan menenteng senapan serbu AK-47. Dia mendarat dengan helikopter siap beraksi di saat kerumunan pengunjuk rasa berkumpul di dekat kediamannya di Minsk pada Minggu malam (23/8/2020).
BACA JUGA: Presenter Televisi Pemerintah Ramai-Ramai Mundur di Tengah Protes Anti-Pemerintah Belarusia
Salah satu video memperlihatkan Lukashenko, dalam helikopter yang terbang di atas Minsk, berbicara dengan pilot di telepon. Dia kemudian turun dari helikopter, ditemani oleh seorang pemuda yang mirip dengan putranya yang berusia 15 tahun, Nikolay (yang lebih dikenal sebagai 'Kolya').
Beberapa pria bersenjata lainnya dapat dilihat di video lain, yang menunjukkan Lukashenko berjalan santai menuju kediamannya dengan menenteng senapan di tangannya. Dia kemudian bertanya, &quot;Tidak ada orang di luar sana, kan?&quot;
&amp;lt;div style=&quot;position: relative;padding-bottom: 56.25%; padding-top: 25px; height: 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe style=&quot;position: absolute;top: 0;left: 0;width: 100%;height: 100%;&quot; src=&quot;https://www.rt.com/russia/498791-belarus-lukashenko-assault-rifle/video/5f42ab8b85f5402a8b4f6aa3&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Diwartakan RT, rekaman dari dalam helikopter menunjukkan presiden memerintahkan pilot untuk terbang lebih dekat ke jalan, tampaknya untuk melihat lebih dekat para pengunjuk rasa anti pemerintah di bawah. Sepucuk senapan serbu terlihat berada di sisi sang presiden selama penerbangan.
BACA JUGA: Bentrokan Pecah di Belarusia Setelah &quot;Diktator Terakhir Eropa&quot; Diprediksi Terpilih Lagi
Saat berada di dalam helikopter, dia terdengar berkata &quot;mereka berlari seperti tikus,&quot; mungkin mengacu pada pengunjuk rasa di lapangan.
&amp;lt;div style=&quot;position: relative;padding-bottom: 56.25%; padding-top: 25px; height: 0;&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe style=&quot;position: absolute;top: 0;left: 0;width: 100%;height: 100%;&quot; src=&quot;https://www.rt.com/russia/498791-belarus-lukashenko-assault-rifle/video/5f42c32220302758c064252c&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya pada malam hari, pengunjuk rasa mendekati kediaman Lukashenko meneriakkan slogan &quot;Pergi!&quot;. Para demonstran berhadapan dengan polisi anti huru hara dan kembali ke pusat kota beberapa waktu kemudian.

Belarus telah menyaksikan gelombang protes massa anti pemerintah, yang  dipicu oleh hasil pemilihan presiden 9 Agustus. Pihak oposisi meyakini  hasil pemilihan presiden itu kembali memenangkan Lukashenko, yang telah  berkuasa di Belarusia selama 26 tahun, itu telah dipalsukan.
Sementara Lukashenko mendapatkan lebih dari 80 persen suara menurut  angka resmi, para pengkritiknya menuduhnya mencurangi pemungutan suara.  Krisis telah memicu demonstrasi dan pemogokan massal di seluruh negeri  dalam beberapa pekan terakhir.
Hasil pemilu juga ditentang oleh beberapa negara Barat termasuk  Amerika Serikat dan kolektif Uni Eropa, yang menolak untuk menerima  hasil tersebut dan mendukung protes.</content:encoded></item></channel></rss>
