<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anak Buah Jokowi Tidak Serius Kampanyekan Pemakaian Masker</title><description>Dia ingin pelaksanaan gerakan bagi-bagi masker ini dipercepat sehingga akan memperkuat tingkat kedisiplinan untuk mencegah Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/24/337/2266397/anak-buah-jokowi-tidak-serius-kampanyekan-pemakaian-masker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/24/337/2266397/anak-buah-jokowi-tidak-serius-kampanyekan-pemakaian-masker"/><item><title>Anak Buah Jokowi Tidak Serius Kampanyekan Pemakaian Masker</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/24/337/2266397/anak-buah-jokowi-tidak-serius-kampanyekan-pemakaian-masker</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/24/337/2266397/anak-buah-jokowi-tidak-serius-kampanyekan-pemakaian-masker</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2020 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/24/337/2266397/anak-buah-jokowi-tidak-serius-kampanyekan-pemakaian-masker-FlBnA71GPt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/24/337/2266397/anak-buah-jokowi-tidak-serius-kampanyekan-pemakaian-masker-FlBnA71GPt.jpg</image><title>foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat anak buahnya belum terlalu serius mengampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat. Padahal dirinya ingin pemerintah fokus pada urusan itu sejak beberapa waktu lalu.
(Baca juga: Siap-Siap, Denda Rp1Juta Jerat Warga Jakarta yang Tak Pakai Masker)
&quot;Saya lihat urusan promosi pemakaian masker belum kelihatan abis rapat itu, baik di media atau di lapangan,&quot; ujar Jokowi dalam rapat terbatas 'Penanganan Covid-19' di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8/2020).
Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa kampanye penggunaan masker kepada masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai virus corona, sebelum vaksin bisa diproduksi massal.
&quot;Sekali lagi perlu saya ingatkan, karena kunci sebelum vaksin disuntikan ke masyarakat, kuncinya paling penting pemakaian masker,&quot; imbuhnya.
Kepala Negara juga ingin pelaksanaan gerakan bagi-bagi masker ini dipercepat sehingga akan memperkuat tingkat kedisiplinan untuk mencegah Covid-19.
&quot;Tolong betul-betul yang berkaitan dengan ajakan memakai masker, membagi masker betul-betul pelaksanaannya di percepat karena ini akan memperkuat confident dari masyarakat, dunia usaha dan pasar mengenai cara penanganan yang kita lakukan,&quot; tutup Jokowi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat anak buahnya belum terlalu serius mengampanyekan penggunaan masker kepada masyarakat. Padahal dirinya ingin pemerintah fokus pada urusan itu sejak beberapa waktu lalu.
(Baca juga: Siap-Siap, Denda Rp1Juta Jerat Warga Jakarta yang Tak Pakai Masker)
&quot;Saya lihat urusan promosi pemakaian masker belum kelihatan abis rapat itu, baik di media atau di lapangan,&quot; ujar Jokowi dalam rapat terbatas 'Penanganan Covid-19' di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8/2020).
Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa kampanye penggunaan masker kepada masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai virus corona, sebelum vaksin bisa diproduksi massal.
&quot;Sekali lagi perlu saya ingatkan, karena kunci sebelum vaksin disuntikan ke masyarakat, kuncinya paling penting pemakaian masker,&quot; imbuhnya.
Kepala Negara juga ingin pelaksanaan gerakan bagi-bagi masker ini dipercepat sehingga akan memperkuat tingkat kedisiplinan untuk mencegah Covid-19.
&quot;Tolong betul-betul yang berkaitan dengan ajakan memakai masker, membagi masker betul-betul pelaksanaannya di percepat karena ini akan memperkuat confident dari masyarakat, dunia usaha dan pasar mengenai cara penanganan yang kita lakukan,&quot; tutup Jokowi.
</content:encoded></item></channel></rss>
