<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Epidemiolog: Kasus Covid-19 Semakin Tinggi, Sumber Penularannya Masih Banyak</title><description>Laura Navila Yamani menilai bahwa sumber penularan virus corona atau Covid-19 masih tinggi di DKI Jakarta.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267504/epidemiolog-kasus-covid-19-semakin-tinggi-sumber-penularannya-masih-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267504/epidemiolog-kasus-covid-19-semakin-tinggi-sumber-penularannya-masih-banyak"/><item><title>Epidemiolog: Kasus Covid-19 Semakin Tinggi, Sumber Penularannya Masih Banyak</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267504/epidemiolog-kasus-covid-19-semakin-tinggi-sumber-penularannya-masih-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267504/epidemiolog-kasus-covid-19-semakin-tinggi-sumber-penularannya-masih-banyak</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2020 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/26/337/2267504/epidemiolog-kasus-covid-19-semakin-tinggi-sumber-penularannya-masih-banyak-CHGFwrRWbE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/26/337/2267504/epidemiolog-kasus-covid-19-semakin-tinggi-sumber-penularannya-masih-banyak-CHGFwrRWbE.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pakar Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani menilai bahwa sumber penularan virus corona atau Covid-19 masih tinggi di DKI Jakarta.

&quot;Artinya penularan masih ada, semakin tinggi dan sumber penularannya masih banyak,&quot; kata Laura kepada Okezone,Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Menurut Laura, jika sumber penularan banyak dan kalau tidak dilakukan isolasi ataupun treatment serta penanganan yang tepat untuk orang konfirmasi positif itu juga akan memberikan dampak dan resiko semakin tinggi.

&quot;Artinya harus dipastikan tracing itu dilakukan kepentingannya untuk isolasi jangan sampai dilakukan tapi orangnya masih bebas beraktifitas,&quot; ujarnya.

Disisi lain, Laura mengungkapkan, kasus konfirmasi positif itu akan bisa jumlahnya menigkat ketika jumlah pemeriksana konsisten dan banyak.

&quot;Kemudian keinginan kalau kasusnya banyak seharusnya dia melandai atau menurun tapi pada kenyataannya sejak bulan Juni pemeriksaan masif sampai dulu diprediksi kaya Jatim pemeriksana masif setelah 14 hari kasusnya tidak bertambah dan bisa menngendalikan tapi itu tidak terjadi,&quot; paparnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pakar Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani menilai bahwa sumber penularan virus corona atau Covid-19 masih tinggi di DKI Jakarta.

&quot;Artinya penularan masih ada, semakin tinggi dan sumber penularannya masih banyak,&quot; kata Laura kepada Okezone,Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Menurut Laura, jika sumber penularan banyak dan kalau tidak dilakukan isolasi ataupun treatment serta penanganan yang tepat untuk orang konfirmasi positif itu juga akan memberikan dampak dan resiko semakin tinggi.

&quot;Artinya harus dipastikan tracing itu dilakukan kepentingannya untuk isolasi jangan sampai dilakukan tapi orangnya masih bebas beraktifitas,&quot; ujarnya.

Disisi lain, Laura mengungkapkan, kasus konfirmasi positif itu akan bisa jumlahnya menigkat ketika jumlah pemeriksana konsisten dan banyak.

&quot;Kemudian keinginan kalau kasusnya banyak seharusnya dia melandai atau menurun tapi pada kenyataannya sejak bulan Juni pemeriksaan masif sampai dulu diprediksi kaya Jatim pemeriksana masif setelah 14 hari kasusnya tidak bertambah dan bisa menngendalikan tapi itu tidak terjadi,&quot; paparnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
