<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Presiden Jokowi: Aparat yang Memeras Rakyat Adalah Musuh Negara!   </title><description>Presiden Joko Widodo memperingati aparat penegak hukum agar tidak memanfaatkan regulasi untuk menakut-nakuti.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267588/presiden-jokowi-aparat-yang-memeras-rakyat-adalah-musuh-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267588/presiden-jokowi-aparat-yang-memeras-rakyat-adalah-musuh-negara"/><item><title> Presiden Jokowi: Aparat yang Memeras Rakyat Adalah Musuh Negara!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267588/presiden-jokowi-aparat-yang-memeras-rakyat-adalah-musuh-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/26/337/2267588/presiden-jokowi-aparat-yang-memeras-rakyat-adalah-musuh-negara</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2020 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/26/337/2267588/presiden-jokowi-aparat-yang-memeras-rakyat-adalah-musuh-negara-Ii4ULoqSwj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: Biro Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/26/337/2267588/presiden-jokowi-aparat-yang-memeras-rakyat-adalah-musuh-negara-Ii4ULoqSwj.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: Biro Kepresidenan)</title></images><description>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo memperingati aparat penegak hukum agar tidak memanfaatkan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras masyarakat. Jika masih terjadi, maka oknum tersebut adalah musuh negara.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara &quot;Aksi Nasional Pencegahan Korupsi&quot; secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/8/2020).

&quot;Saya peringatkan sebagai penegak hukum dan pengawas, ini sudah saya sampaikan berkali-kali, jangan pernah memanfaatkan hukum yang tidak sinkron, yang belum sinkron, untuk menakut-nakuti eksekutif, untuk menakut-nakuti pengusaha dan masyarakat,&quot; tegasnya.

Menurut Jokowi, aparat penegak hukum yang menyalahgunakan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras masyarakat, yang didalamnya terdiri dari pejabat eksekutif, pengusaha, hingga kalangan biasa akan membahayakan agenda pembangunan nasional.
&amp;nbsp;
Pembangunan nasional yang semestinya bergerak cepat menjadi lamban karena banyak pemangku kepentingan yang ketakutan dalam mengeksekusi kebijakan.

&quot;Menyalahgunakan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras inilah yang membahayakan agenda pembangunan nasional, yang seharusnya bisa kita kerjakan secara cepat kemudian menjadi lamban dan bahkan tidak bergerak karena adanya ketakutan-ketakutan itu,&quot; tutur Jokowi.

Atas dasar itulah Jokowi memperingati aparat penegak hukum agar tidak berbuat demikian. Jika masih ada oknum yang membandel, maka itu adalah musuh negara.

&quot;Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan seperti ini adalah musuh kita semuanya, musuh negara. Saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan ini,&quot; tukasnya.

Dalam menghadiri acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi secara virtual itu, Jokowi ditemani Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo memperingati aparat penegak hukum agar tidak memanfaatkan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras masyarakat. Jika masih terjadi, maka oknum tersebut adalah musuh negara.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam acara &quot;Aksi Nasional Pencegahan Korupsi&quot; secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/8/2020).

&quot;Saya peringatkan sebagai penegak hukum dan pengawas, ini sudah saya sampaikan berkali-kali, jangan pernah memanfaatkan hukum yang tidak sinkron, yang belum sinkron, untuk menakut-nakuti eksekutif, untuk menakut-nakuti pengusaha dan masyarakat,&quot; tegasnya.

Menurut Jokowi, aparat penegak hukum yang menyalahgunakan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras masyarakat, yang didalamnya terdiri dari pejabat eksekutif, pengusaha, hingga kalangan biasa akan membahayakan agenda pembangunan nasional.
&amp;nbsp;
Pembangunan nasional yang semestinya bergerak cepat menjadi lamban karena banyak pemangku kepentingan yang ketakutan dalam mengeksekusi kebijakan.

&quot;Menyalahgunakan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras inilah yang membahayakan agenda pembangunan nasional, yang seharusnya bisa kita kerjakan secara cepat kemudian menjadi lamban dan bahkan tidak bergerak karena adanya ketakutan-ketakutan itu,&quot; tutur Jokowi.

Atas dasar itulah Jokowi memperingati aparat penegak hukum agar tidak berbuat demikian. Jika masih ada oknum yang membandel, maka itu adalah musuh negara.

&quot;Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan seperti ini adalah musuh kita semuanya, musuh negara. Saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan ini,&quot; tukasnya.

Dalam menghadiri acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi secara virtual itu, Jokowi ditemani Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
</content:encoded></item></channel></rss>
