<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BPIP Akan Gelar Penganugerahan 75 Ikon Apresiasi Prestasi Pancasila 2020   </title><description>Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan menggelar malam penganugerahan untuk 75 ikon apresiasi prestasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268402/bpip-akan-gelar-penganugerahan-75-ikon-apresiasi-prestasi-pancasila-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268402/bpip-akan-gelar-penganugerahan-75-ikon-apresiasi-prestasi-pancasila-2020"/><item><title> BPIP Akan Gelar Penganugerahan 75 Ikon Apresiasi Prestasi Pancasila 2020   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268402/bpip-akan-gelar-penganugerahan-75-ikon-apresiasi-prestasi-pancasila-2020</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268402/bpip-akan-gelar-penganugerahan-75-ikon-apresiasi-prestasi-pancasila-2020</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2020 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/27/337/2268402/bpip-akan-gelar-penganugerahan-75-ikon-apresiasi-prestasi-pancasila-2020-fkGiznmHyG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/27/337/2268402/bpip-akan-gelar-penganugerahan-75-ikon-apresiasi-prestasi-pancasila-2020-fkGiznmHyG.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan menggelar malam penganugerahan untuk 75 ikon apresiasi prestasi Pancasila tahun 2020. Penganugerahan tersebut akan ditayangkan di stasiun Televisi Nasional pada Sabtu 29 Agustus 2020 sekira pukul 18.30 WIB.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP, Ani Purwanti mengatakan, penganugerahan apresiasi prestasi Pancasila ini sudah dilaksanakan 3 kali yaitu pada tahun 2017, 2019 dan 2020. Pemberian apresiasi prestasi Pancasila ini merupakan salah satu advokasi positif BPIP kepada masyarakat.
&quot;Artinya dalam mengarusutamakan Pancasila BPIP memilih dan menetapkan perorangan, kelompok, komunitas yang dapat menjadi panutan dalam melakukan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sehari-hari,&quot; kata Ani, seperti dikutip dari website bpip.go.id.
Apresiasi prestasi Pancasila ini, kata Ani, meliputi lima kategori yaitu kategori olahraga, seni budaya, sains dan teknologi enterpreneur dan lintas iman dengan kriteria warga Indonesia yang membanggakan, menginspirasi dan konsisten melakukan Pancasila dalam tindakan.
&quot;Setelah terpilih, selanjutnya akan menjadi mitra BPIP dalam melakukan sosialisasi Pancasila contohnya sebagai narasumber supaya lebih gampang diterima masyarakat,&quot; tegas koordinator pelaksana acara tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengarah BPIP Mayor Jenderal TNI Purn. Wisnu Bawa Tanaya, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dipercaya akan mampu menginspirasi dan mendongkrak semangat jiwa kebangsaan anak-anak generasi milenial.
&quot;Dengan kegiatan ini, supaya generasi muda lebih memahami dasar Negara dan mengimplementasikannya dalam keseharian, selain dengan moto-moto kebangsaan perlu juga menampilkan inspirator yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila,&quot; ungkapnya.Ia juga memastikan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dengan konsep yang lebih meriah dan berwarna lagi, sehingga tujuan-tujuan BPIP dalam membumikan Pancasila dapat tercapai.
&quot;Banyak metode untuk membangkitkan kesemangatan bangsa sesuai dengan bidangnya masing masing, sehingga tidak hanya 5 kategori tapi masih banyak inspirasi-inspirasi di bidang lainnya,&quot; jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi, dalam sambutannya secara virtual mengucapkan selamat dan sukses kepada 75 ikon apresiasi prestasi Pancasila. Ia berharap kepada 75 ikon dapat menjadi mitra BPIP dan terus semangat dalam mewujudkan Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia maju sesuai dengan bidangnya masing-masing
&quot;Saya berharap para ikon Pancasila akan menjadi Mitra BPIP, sebagai Panutan, sebagai pelopor dalam mengarusutamakan Pancasila kepada masyarakat luas sesuai dengan bidang Ibu Bapak dan Saudara saudari masing masing,&quot; ucapnya.
Selain ditayangkan di TVRI malam penganugerahan 75 ikon apresiasi prestasi Pancasila tahun 2020 ini juga akan ditayangkan melalui kanal Youtube BPIP dimeriahkan sejumlah tokoh dan musisi Indonesia seperti K.H Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, Addie MS, Trie Utami, Alffy Rev, Dewa Bujana, dan Didik Nini Thowok.Berikut ini daftar 75 penerima Apresiasi Ikon Prestasi Pancasila Tahun 2020 dari BPIP.

Katagori Olaharaga terdiri 15 orang dan kelompok:

1. Christian Handinata, pelatih dan mantan pemain bulutangkis

2. Jonathan Christi, eatlit bulutangkis

3. Edgar Xafier Marve, loatlit wushu

4. Maria Natalia Londa, atlit lompat jauh

5. I Gede Siman Sudartawa, atlit renang

6. Perdana Putra Minang, pembalap

7. Lena dan LeniKembar, atlit sepak takraw

8. Defia Rosmaniar, atlit taekwondo

9. Jendi Panggabean, atlit renang disabilitas

10. Jauhari Johan, atlit triathlon

11. Eman Sulaeman, atlit bola disabilitas

12. Hanifan Yudan, atlit pencak silat

13. Rika Wijayanti, atlit paralayang

14. Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, atlit menembak

15. Marinus Melianus Yowei, atlit renang disabilitas

Katagori sains dan Inovasi terdiri 15 orang dan kelompok:

16. Jason Sudirdjo, peneliti minyak alpukat

17. Wayan Supadno, motivator dan inovator di bidang pertanian

18. Prof Ahmad Nadjib Burhani, penulis dan peneliti

19. Prof Dr Nurul Taufiqu Rochman M Eng PhD, pakar nano teknologi

20. Prof Ir I Gede Wenten M Sc PhD, pakar teknologi membran

21. Dr Ir Arvilla Delitriana konseptor jembatan lengkung

22. Mahasiswa tim J-Roid Universitas Brawijaya, pencipta jaket penyeimbang suhu badan

23. Mahasiswa tim Banoo Universitas Gadjah Mada, inovasi teknologi Banoo

24. Muh Fahmi Husein, pencipta sepatu disabilitas

25. Arfi'an Fuadi, D-Tech Engineering

26. Dr dr Theresia Monica Rahardjo M Si SpAn KIC peneliti plasma

27. Dr rer nat Ayu Savitri Nurinsiyah M ILM Sc peneliti dan penemu obat luka dari bahan keong

28. Cleona Einar Maudiliva, anak jenius di bidang Matematika

29. Kiki Ratnaning Arimbi guru dan penulis, komikus pembelajaran Pancasila

30. Mahasiswa tim penemu pengawet buah alami Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Katagori Social Entrepreneur terdiri 18 orang, kelompok, dan komunitas:
&amp;nbsp;


31. dr Michael Leksodimulyo MBAM Kes, Yayasan Pdk Kasih



32. Budi Santoso, penggagas Kp Anggur



33. Sri Tiawati, Penggagas Sekolah Adat Punan Semeriot di Pedalaman Kaltara @+62 853-4681-1577



34. Muh. Rafa Ibnusina Jafar, Gerakan Peduli Sampah Elektronik cq. Ibunda @+62 811-988-586



35. Munaldus, Penggagas Credit Union di Kalbar @+62 811-5790-963



36. Sabar Manullang dan ibu Pinta Manullang-Panggabean, Pasutri pendiri Yayasan Anyo Indonesia, rumah untuk anak penderita kanker



37. Ibu dr Luh Ketut Suryani, Suryani Institute for Mental Health



38. Susilo Adinegoro, Sanggar Anak Akar



39. Andri Rizky Putra, Inisiator YPAB (pendidikan gratis untuk orang putus sekolah)



40. Irwan Hidayat, CEO Sido Muncul yang aktif di bidang sosial



41. Habib Syaid Ali Al-Habsyi, &quot;Muhammad Yunus&quot; dari Martapura penggagas BMT



42. Eko Mulyadi, pemberdayaan masyarakat terstigma kampung idiot di Ponorogo



43. Susi Pujiastuti, wiraswasta, inspitator



44. AKP Subari SH, polisi penggagas Kp Talas



45. Vania Santoso, pelopor LH dan founder HEYSTARTIC



46. Mansetus Kalimantan Balawala, ambulans motor di Larantuka, Flotim, NTT



47. Paidi, petani sukses



48. Ruhandi, Kades penggerak literasi di Banten


&amp;nbsp;
Katagori Seni Budaya dan Kreatif terdiri 20 orang, kelompok, dan komunitas:
&amp;nbsp;


49. Dr Moh Zaini Alif SSn M Ds, Komunitas Hong dan peneliti 2.600 lebih permainan tradisional nusantara



50. Endo Suanda, Pakar Etnomusikologi @+62 812-2029-832



51. Tom Ibnur, koreografer tari



52. Mulyano Moelya, seniwati dan guru tari



53. Torang Sitorus, desainer dan pegiat pelestari Ulos



54. Samuel Watimena, desainer dan pegiat pelestari kain nusantara



55. Reza Rahadian, aktor



56. Ernest Prakarsa, pegiat film dan komika



57. Nia Dinata, pegiat film



58. Joe Taslim, aktor



59. Landung Simatupang, aktor pemain teater



60. Andrea Hirata, novelis



61. Fiersa Besari, penyanyi penulis



62. Saung Angklung Mang Udjo



63. Bunda Iffet, mananjer Slank dan motivator melawan narkoba



64. Aminoto Kosin, musisi komposer



65. Bimbo, group penyanyi



66. Eka Gustiwan Putra, musisi dan komposer



67. dr Teuku Adifitrian Sp BP-RE atau dr Tompi, penyanyi



68. Edy Utama, penulis dan budayawan


&amp;nbsp;
Katagori Tokoh dan Komunitas Penggerak Lintas Iman terdiri 7 orang dan komunitas:
&amp;nbsp;


69. Anregueutta KH Muhammad Sanusi Baco, tokoh ulama



70. KH Husein Muhammad, tokoh ulama, pendiri Fahmina Institute dan pejuang kesetaraan-keadilan gender



71. Pdt SAE Nababan, tokoh agama Kristen



72. Romo Franz Magnis Suseno, tokoh agama Katolik,



73. Bhikkhini Santiri Theri, tokoh agama Budha



74. Pdd Dr Drs I Wayan Miartha M Ag, tokoh agama Hindu



75. Komunitas Jakatarub atau Jaringan Kerjasama Antar Umat Beragama di Bandung.

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan menggelar malam penganugerahan untuk 75 ikon apresiasi prestasi Pancasila tahun 2020. Penganugerahan tersebut akan ditayangkan di stasiun Televisi Nasional pada Sabtu 29 Agustus 2020 sekira pukul 18.30 WIB.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Hukum Advokasi dan Pengawasan Regulasi BPIP, Ani Purwanti mengatakan, penganugerahan apresiasi prestasi Pancasila ini sudah dilaksanakan 3 kali yaitu pada tahun 2017, 2019 dan 2020. Pemberian apresiasi prestasi Pancasila ini merupakan salah satu advokasi positif BPIP kepada masyarakat.
&quot;Artinya dalam mengarusutamakan Pancasila BPIP memilih dan menetapkan perorangan, kelompok, komunitas yang dapat menjadi panutan dalam melakukan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sehari-hari,&quot; kata Ani, seperti dikutip dari website bpip.go.id.
Apresiasi prestasi Pancasila ini, kata Ani, meliputi lima kategori yaitu kategori olahraga, seni budaya, sains dan teknologi enterpreneur dan lintas iman dengan kriteria warga Indonesia yang membanggakan, menginspirasi dan konsisten melakukan Pancasila dalam tindakan.
&quot;Setelah terpilih, selanjutnya akan menjadi mitra BPIP dalam melakukan sosialisasi Pancasila contohnya sebagai narasumber supaya lebih gampang diterima masyarakat,&quot; tegas koordinator pelaksana acara tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengarah BPIP Mayor Jenderal TNI Purn. Wisnu Bawa Tanaya, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dipercaya akan mampu menginspirasi dan mendongkrak semangat jiwa kebangsaan anak-anak generasi milenial.
&quot;Dengan kegiatan ini, supaya generasi muda lebih memahami dasar Negara dan mengimplementasikannya dalam keseharian, selain dengan moto-moto kebangsaan perlu juga menampilkan inspirator yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila,&quot; ungkapnya.Ia juga memastikan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dengan konsep yang lebih meriah dan berwarna lagi, sehingga tujuan-tujuan BPIP dalam membumikan Pancasila dapat tercapai.
&quot;Banyak metode untuk membangkitkan kesemangatan bangsa sesuai dengan bidangnya masing masing, sehingga tidak hanya 5 kategori tapi masih banyak inspirasi-inspirasi di bidang lainnya,&quot; jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi, dalam sambutannya secara virtual mengucapkan selamat dan sukses kepada 75 ikon apresiasi prestasi Pancasila. Ia berharap kepada 75 ikon dapat menjadi mitra BPIP dan terus semangat dalam mewujudkan Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia maju sesuai dengan bidangnya masing-masing
&quot;Saya berharap para ikon Pancasila akan menjadi Mitra BPIP, sebagai Panutan, sebagai pelopor dalam mengarusutamakan Pancasila kepada masyarakat luas sesuai dengan bidang Ibu Bapak dan Saudara saudari masing masing,&quot; ucapnya.
Selain ditayangkan di TVRI malam penganugerahan 75 ikon apresiasi prestasi Pancasila tahun 2020 ini juga akan ditayangkan melalui kanal Youtube BPIP dimeriahkan sejumlah tokoh dan musisi Indonesia seperti K.H Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, Addie MS, Trie Utami, Alffy Rev, Dewa Bujana, dan Didik Nini Thowok.Berikut ini daftar 75 penerima Apresiasi Ikon Prestasi Pancasila Tahun 2020 dari BPIP.

Katagori Olaharaga terdiri 15 orang dan kelompok:

1. Christian Handinata, pelatih dan mantan pemain bulutangkis

2. Jonathan Christi, eatlit bulutangkis

3. Edgar Xafier Marve, loatlit wushu

4. Maria Natalia Londa, atlit lompat jauh

5. I Gede Siman Sudartawa, atlit renang

6. Perdana Putra Minang, pembalap

7. Lena dan LeniKembar, atlit sepak takraw

8. Defia Rosmaniar, atlit taekwondo

9. Jendi Panggabean, atlit renang disabilitas

10. Jauhari Johan, atlit triathlon

11. Eman Sulaeman, atlit bola disabilitas

12. Hanifan Yudan, atlit pencak silat

13. Rika Wijayanti, atlit paralayang

14. Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba, atlit menembak

15. Marinus Melianus Yowei, atlit renang disabilitas

Katagori sains dan Inovasi terdiri 15 orang dan kelompok:

16. Jason Sudirdjo, peneliti minyak alpukat

17. Wayan Supadno, motivator dan inovator di bidang pertanian

18. Prof Ahmad Nadjib Burhani, penulis dan peneliti

19. Prof Dr Nurul Taufiqu Rochman M Eng PhD, pakar nano teknologi

20. Prof Ir I Gede Wenten M Sc PhD, pakar teknologi membran

21. Dr Ir Arvilla Delitriana konseptor jembatan lengkung

22. Mahasiswa tim J-Roid Universitas Brawijaya, pencipta jaket penyeimbang suhu badan

23. Mahasiswa tim Banoo Universitas Gadjah Mada, inovasi teknologi Banoo

24. Muh Fahmi Husein, pencipta sepatu disabilitas

25. Arfi'an Fuadi, D-Tech Engineering

26. Dr dr Theresia Monica Rahardjo M Si SpAn KIC peneliti plasma

27. Dr rer nat Ayu Savitri Nurinsiyah M ILM Sc peneliti dan penemu obat luka dari bahan keong

28. Cleona Einar Maudiliva, anak jenius di bidang Matematika

29. Kiki Ratnaning Arimbi guru dan penulis, komikus pembelajaran Pancasila

30. Mahasiswa tim penemu pengawet buah alami Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Katagori Social Entrepreneur terdiri 18 orang, kelompok, dan komunitas:
&amp;nbsp;


31. dr Michael Leksodimulyo MBAM Kes, Yayasan Pdk Kasih



32. Budi Santoso, penggagas Kp Anggur



33. Sri Tiawati, Penggagas Sekolah Adat Punan Semeriot di Pedalaman Kaltara @+62 853-4681-1577



34. Muh. Rafa Ibnusina Jafar, Gerakan Peduli Sampah Elektronik cq. Ibunda @+62 811-988-586



35. Munaldus, Penggagas Credit Union di Kalbar @+62 811-5790-963



36. Sabar Manullang dan ibu Pinta Manullang-Panggabean, Pasutri pendiri Yayasan Anyo Indonesia, rumah untuk anak penderita kanker



37. Ibu dr Luh Ketut Suryani, Suryani Institute for Mental Health



38. Susilo Adinegoro, Sanggar Anak Akar



39. Andri Rizky Putra, Inisiator YPAB (pendidikan gratis untuk orang putus sekolah)



40. Irwan Hidayat, CEO Sido Muncul yang aktif di bidang sosial



41. Habib Syaid Ali Al-Habsyi, &quot;Muhammad Yunus&quot; dari Martapura penggagas BMT



42. Eko Mulyadi, pemberdayaan masyarakat terstigma kampung idiot di Ponorogo



43. Susi Pujiastuti, wiraswasta, inspitator



44. AKP Subari SH, polisi penggagas Kp Talas



45. Vania Santoso, pelopor LH dan founder HEYSTARTIC



46. Mansetus Kalimantan Balawala, ambulans motor di Larantuka, Flotim, NTT



47. Paidi, petani sukses



48. Ruhandi, Kades penggerak literasi di Banten


&amp;nbsp;
Katagori Seni Budaya dan Kreatif terdiri 20 orang, kelompok, dan komunitas:
&amp;nbsp;


49. Dr Moh Zaini Alif SSn M Ds, Komunitas Hong dan peneliti 2.600 lebih permainan tradisional nusantara



50. Endo Suanda, Pakar Etnomusikologi @+62 812-2029-832



51. Tom Ibnur, koreografer tari



52. Mulyano Moelya, seniwati dan guru tari



53. Torang Sitorus, desainer dan pegiat pelestari Ulos



54. Samuel Watimena, desainer dan pegiat pelestari kain nusantara



55. Reza Rahadian, aktor



56. Ernest Prakarsa, pegiat film dan komika



57. Nia Dinata, pegiat film



58. Joe Taslim, aktor



59. Landung Simatupang, aktor pemain teater



60. Andrea Hirata, novelis



61. Fiersa Besari, penyanyi penulis



62. Saung Angklung Mang Udjo



63. Bunda Iffet, mananjer Slank dan motivator melawan narkoba



64. Aminoto Kosin, musisi komposer



65. Bimbo, group penyanyi



66. Eka Gustiwan Putra, musisi dan komposer



67. dr Teuku Adifitrian Sp BP-RE atau dr Tompi, penyanyi



68. Edy Utama, penulis dan budayawan


&amp;nbsp;
Katagori Tokoh dan Komunitas Penggerak Lintas Iman terdiri 7 orang dan komunitas:
&amp;nbsp;


69. Anregueutta KH Muhammad Sanusi Baco, tokoh ulama



70. KH Husein Muhammad, tokoh ulama, pendiri Fahmina Institute dan pejuang kesetaraan-keadilan gender



71. Pdt SAE Nababan, tokoh agama Kristen



72. Romo Franz Magnis Suseno, tokoh agama Katolik,



73. Bhikkhini Santiri Theri, tokoh agama Budha



74. Pdd Dr Drs I Wayan Miartha M Ag, tokoh agama Hindu



75. Komunitas Jakatarub atau Jaringan Kerjasama Antar Umat Beragama di Bandung.

</content:encoded></item></channel></rss>
