<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mahfud MD Minta Pilkada Serentak Jangan Sampai Mundur   </title><description>Mahfud MD meminta agar penyelenggaraannya jangan sampai mengalami pengunduran,</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268668/mahfud-md-minta-pilkada-serentak-jangan-sampai-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268668/mahfud-md-minta-pilkada-serentak-jangan-sampai-mundur"/><item><title> Mahfud MD Minta Pilkada Serentak Jangan Sampai Mundur   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268668/mahfud-md-minta-pilkada-serentak-jangan-sampai-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/27/337/2268668/mahfud-md-minta-pilkada-serentak-jangan-sampai-mundur</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2020 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/27/337/2268668/mahfud-md-minta-pilkada-serentak-jangan-sampai-mundur-FuiWSWi3R3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Mahfud MD (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/27/337/2268668/mahfud-md-minta-pilkada-serentak-jangan-sampai-mundur-FuiWSWi3R3.jpg</image><title>Menko Polhukam Mahfud MD (foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tinggal menghitung bulan. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta agar penyelenggaraannya jangan sampai mengalami pengunduran, walaupun digelar di tengah Pandemi Covid-19.

Hal itu dikarenakan segala instrumen, mulai dari kelembagaan dan pembiayaannya telah disiapkan. Menurutnya, momentum tersebut dapat dijadikan pembuktian daripada disiplin penerapan protokol kesehatan.

&quot;Kita tidak boleh mundur. Itu agenda konstitusional. 9 Desember adalah pemungutan suara. Nah di sinilah protkol kesehatan itu harus ditegakkan,&quot; kata Mahfud dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).
&amp;nbsp;
Dia berharap, jangan sampai Pilkada yang merupakan bagian dari pesta demokrasi malah menimbulkan hal yang berkebalikan, yaitu kesedihan karena terinfeksi Covid-19. Selayaknya pesta, kata dia, maka harus lah diselenggarakan secara suka cita.

&quot;Bukan lagi pesta kalau sampai terjadi begitu. Pemilu jangan sampai menjadi pembuat pilu. Pemilu itu ya pesta, tetapi ada kalanya, disebut hanya pembuat pilu. Orang yang tadinya senang menjadi pilu karena pelaksanaanya tidak bagus,&quot; tuturnya.

Selain Covid-19 yang dapat membawa kesedihan. Para pelaku money politics juga dapat merasakannya karena jika hal itu terjadi nasibnya akan berujung dengan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

&quot;Ada money politics. sehingga sesudah itu menjadi pilu karena ditangkap Pak (Alexander) Marwata dari KPK. Itu namanya pemilu yang membuat pilu bagi pelaku politik,&quot; tuturnya.

&quot;Tetapi juga jangan sampai pembuat pilu bagi rakyat banyak,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tinggal menghitung bulan. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD meminta agar penyelenggaraannya jangan sampai mengalami pengunduran, walaupun digelar di tengah Pandemi Covid-19.

Hal itu dikarenakan segala instrumen, mulai dari kelembagaan dan pembiayaannya telah disiapkan. Menurutnya, momentum tersebut dapat dijadikan pembuktian daripada disiplin penerapan protokol kesehatan.

&quot;Kita tidak boleh mundur. Itu agenda konstitusional. 9 Desember adalah pemungutan suara. Nah di sinilah protkol kesehatan itu harus ditegakkan,&quot; kata Mahfud dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).
&amp;nbsp;
Dia berharap, jangan sampai Pilkada yang merupakan bagian dari pesta demokrasi malah menimbulkan hal yang berkebalikan, yaitu kesedihan karena terinfeksi Covid-19. Selayaknya pesta, kata dia, maka harus lah diselenggarakan secara suka cita.

&quot;Bukan lagi pesta kalau sampai terjadi begitu. Pemilu jangan sampai menjadi pembuat pilu. Pemilu itu ya pesta, tetapi ada kalanya, disebut hanya pembuat pilu. Orang yang tadinya senang menjadi pilu karena pelaksanaanya tidak bagus,&quot; tuturnya.

Selain Covid-19 yang dapat membawa kesedihan. Para pelaku money politics juga dapat merasakannya karena jika hal itu terjadi nasibnya akan berujung dengan ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

&quot;Ada money politics. sehingga sesudah itu menjadi pilu karena ditangkap Pak (Alexander) Marwata dari KPK. Itu namanya pemilu yang membuat pilu bagi pelaku politik,&quot; tuturnya.

&quot;Tetapi juga jangan sampai pembuat pilu bagi rakyat banyak,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
