<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enggan Ikuti Anies Membuka Bioskop, Bima Arya: Masih Berisiko</title><description>Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto enggan mengikuti jejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal rencana pembukaan bioskop.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/27/338/2268262/enggan-ikuti-anies-membuka-bioskop-bima-arya-masih-berisiko</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/27/338/2268262/enggan-ikuti-anies-membuka-bioskop-bima-arya-masih-berisiko"/><item><title>Enggan Ikuti Anies Membuka Bioskop, Bima Arya: Masih Berisiko</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/27/338/2268262/enggan-ikuti-anies-membuka-bioskop-bima-arya-masih-berisiko</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/27/338/2268262/enggan-ikuti-anies-membuka-bioskop-bima-arya-masih-berisiko</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2020 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/27/338/2268262/enggan-ikuti-jejak-anies-soal-pembukaan-bioskop-bima-arya-masih-berisiko-q8tnpkd60x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto: Putra Ramadhani Astyawan-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/27/338/2268262/enggan-ikuti-jejak-anies-soal-pembukaan-bioskop-bima-arya-masih-berisiko-q8tnpkd60x.jpg</image><title>Wali Kota Bogor Bima Arya. Foto: Putra Ramadhani Astyawan-Okezone</title></images><description>BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto enggan mengikuti jejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal rencana pembukaan bioskop dalam waktu dekat. Sebab, Pemkot Bogor belum yakin tentang protokol kesehatannya diterapkan secara disiplin.
&quot;Bogor belum (rencana buka bioskop), karena kita belum yakin tentang protokol kesehatannya,&quot; kata Bima kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).
Bima menilai ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang minim dapat dengan cepat menyebarkan virus corona (Covid-19). Oleh karena itu pihaknya sama sekali belum memikirkan rencana membuka bioskop.
&quot;Walaupun bagaimana jaminannya bisa aman di ruangan itu, kan sekarang di dalam rumah saja ngobrol dua jam bisa tertular, apalagi sirkulasi udaranya tidak bagus. Jadi kita belum melihat ke arah itu,&quot; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bioskop Kembali Dibuka, Ini Saran dan Rekomendasi Satgas Covid-19
Terlebih, lanjut Bima, tingkat penularan Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi, mayoritas penyebarannya berasal dari luar kota dan klaster rumah tangga. Sehingga pembukaan bioskop dinilai sangat beresiko tinggi meningkatkan penularan corona, sehingga pihaknya belum siap melakukan pembukaan.
&quot;Belum tahu kapan, kita belum terpikirkan. Apalagi sekarang sedang naik, masih berisiko,&quot; tutup Bima.
Untuk diketahui, Anies Baswedan berencana membuka kembali bioskop di wilayahnya. Pembukaan ini merujuk pada studi dan kajian para pakar dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan sejumlah lembaga atau instansi terkait.
Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan pembicaraan dengan penyedia bioskop untuk mempersiapkan protokol kesehatan. Namun, keputusan pembukaan bioskop masih harus melihat persiapan dari para pelaku usaha di sektor hiburan tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;DPRD DKI: Kalau Bioskop Dibuka, Tolong Pertimbangkan Dampaknya!</description><content:encoded>BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto enggan mengikuti jejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal rencana pembukaan bioskop dalam waktu dekat. Sebab, Pemkot Bogor belum yakin tentang protokol kesehatannya diterapkan secara disiplin.
&quot;Bogor belum (rencana buka bioskop), karena kita belum yakin tentang protokol kesehatannya,&quot; kata Bima kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).
Bima menilai ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang minim dapat dengan cepat menyebarkan virus corona (Covid-19). Oleh karena itu pihaknya sama sekali belum memikirkan rencana membuka bioskop.
&quot;Walaupun bagaimana jaminannya bisa aman di ruangan itu, kan sekarang di dalam rumah saja ngobrol dua jam bisa tertular, apalagi sirkulasi udaranya tidak bagus. Jadi kita belum melihat ke arah itu,&quot; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bioskop Kembali Dibuka, Ini Saran dan Rekomendasi Satgas Covid-19
Terlebih, lanjut Bima, tingkat penularan Covid-19 di Kota Bogor masih tinggi, mayoritas penyebarannya berasal dari luar kota dan klaster rumah tangga. Sehingga pembukaan bioskop dinilai sangat beresiko tinggi meningkatkan penularan corona, sehingga pihaknya belum siap melakukan pembukaan.
&quot;Belum tahu kapan, kita belum terpikirkan. Apalagi sekarang sedang naik, masih berisiko,&quot; tutup Bima.
Untuk diketahui, Anies Baswedan berencana membuka kembali bioskop di wilayahnya. Pembukaan ini merujuk pada studi dan kajian para pakar dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, dan sejumlah lembaga atau instansi terkait.
Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan pembicaraan dengan penyedia bioskop untuk mempersiapkan protokol kesehatan. Namun, keputusan pembukaan bioskop masih harus melihat persiapan dari para pelaku usaha di sektor hiburan tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;DPRD DKI: Kalau Bioskop Dibuka, Tolong Pertimbangkan Dampaknya!</content:encoded></item></channel></rss>
