<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenkes : Puskesmas Aman Didatangi Masyarakat untuk Imunisasi Anak</title><description>Ia mengatakan, puskesmas dan posyandu menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/31/337/2270236/kemenkes-puskesmas-aman-didatangi-masyarakat-untuk-imunisasi-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/08/31/337/2270236/kemenkes-puskesmas-aman-didatangi-masyarakat-untuk-imunisasi-anak"/><item><title>Kemenkes : Puskesmas Aman Didatangi Masyarakat untuk Imunisasi Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/08/31/337/2270236/kemenkes-puskesmas-aman-didatangi-masyarakat-untuk-imunisasi-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/08/31/337/2270236/kemenkes-puskesmas-aman-didatangi-masyarakat-untuk-imunisasi-anak</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2020 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/31/337/2270236/kemenkes-puskesmas-aman-didatangi-masyarakat-untuk-imunisasi-anak-rGbeexLH0P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Achmad Yurianto. (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/31/337/2270236/kemenkes-puskesmas-aman-didatangi-masyarakat-untuk-imunisasi-anak-rGbeexLH0P.jpg</image><title>Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Achmad Yurianto. (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, memastikan puskesmas maupun posyandu aman didatangi masyarakat yang hendak imunisasi anaknya. Ia mengatakan, puskesmas dan posyandu menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Kita tidak memperdebatkan apakah imunisasi itu penting atau tidak. Semua sudah sepakat sudah memahami betul, imunisasi itu penting. Hanya sekarang bagaimana mengatur operasionalnya dihadapkan pada kondisi Covid ini. Tentunya protokol kesehatan tetap dipenuhi,&amp;rdquo; ucap Yuri dalam diskusi bertema &amp;lsquo;Imunisasi Lengkap Modal Awal Melawan Covid-19&amp;rsquo; di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (31/8/2020).
Yuri mengatakan saat ini pengendalian Covid-19 semakin terstruktur dengan diketahuinya daerah yang memiliki risiko tinggi hingga rendah. Karena itu, menurutnya, pelayanan imunisasi bisa dilaksanakan.
&amp;ldquo;Di beberapa minggu terakhir, bahkan dalam beberapa bulan terakhir ini sudah lebih terstruktur. Jadi kita sudah bisa membedakan mana sih daerah yang memiliki risiko tinggi, sedang, rendah, atau daerah yang tidak berisiko,&amp;rdquo; ucap Yuri.Namun, ia menyebutkan, pelayanan imunisasi setiap daerah tidak bisa disamakan saat masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
&amp;ldquo;Kita tidak bisa menggeneralisasikan seluruhnya ya. Karena kalau kita lihat risiko wilayah itu juga&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;sama ya. Untuk daerah-daerah yang risikonya rendah atau mungkin tidak ada resiko ya tentunya akan berjalan seperti sedia kala kan tetap seperti itu,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Kemenkes Tegaskan Imunisasi Bagian Pemenuhan Hak Anak

Namun, Yuri menjelaskan, untuk daerah-daerah dengan risiko sedang atau tinggi, tentunya pengawasan terhadap pelaksanaan imunisasi harus memberikan rasa aman untuk ibu, orangtua, dan balita.
&amp;ldquo;Ini yang harus harus kita penuhi. Jadi bukan kemudian aman menurut&amp;nbsp;supply&amp;nbsp;kita, tetapi harus betul-betul memiliki rasa aman yang bisa dimunculkan dari keluarga itu,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Puan Ingin Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Perbaiki Sistem Kesehatan Nasional

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, memastikan puskesmas maupun posyandu aman didatangi masyarakat yang hendak imunisasi anaknya. Ia mengatakan, puskesmas dan posyandu menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Kita tidak memperdebatkan apakah imunisasi itu penting atau tidak. Semua sudah sepakat sudah memahami betul, imunisasi itu penting. Hanya sekarang bagaimana mengatur operasionalnya dihadapkan pada kondisi Covid ini. Tentunya protokol kesehatan tetap dipenuhi,&amp;rdquo; ucap Yuri dalam diskusi bertema &amp;lsquo;Imunisasi Lengkap Modal Awal Melawan Covid-19&amp;rsquo; di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (31/8/2020).
Yuri mengatakan saat ini pengendalian Covid-19 semakin terstruktur dengan diketahuinya daerah yang memiliki risiko tinggi hingga rendah. Karena itu, menurutnya, pelayanan imunisasi bisa dilaksanakan.
&amp;ldquo;Di beberapa minggu terakhir, bahkan dalam beberapa bulan terakhir ini sudah lebih terstruktur. Jadi kita sudah bisa membedakan mana sih daerah yang memiliki risiko tinggi, sedang, rendah, atau daerah yang tidak berisiko,&amp;rdquo; ucap Yuri.Namun, ia menyebutkan, pelayanan imunisasi setiap daerah tidak bisa disamakan saat masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
&amp;ldquo;Kita tidak bisa menggeneralisasikan seluruhnya ya. Karena kalau kita lihat risiko wilayah itu juga&amp;nbsp;enggak&amp;nbsp;sama ya. Untuk daerah-daerah yang risikonya rendah atau mungkin tidak ada resiko ya tentunya akan berjalan seperti sedia kala kan tetap seperti itu,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Kemenkes Tegaskan Imunisasi Bagian Pemenuhan Hak Anak

Namun, Yuri menjelaskan, untuk daerah-daerah dengan risiko sedang atau tinggi, tentunya pengawasan terhadap pelaksanaan imunisasi harus memberikan rasa aman untuk ibu, orangtua, dan balita.
&amp;ldquo;Ini yang harus harus kita penuhi. Jadi bukan kemudian aman menurut&amp;nbsp;supply&amp;nbsp;kita, tetapi harus betul-betul memiliki rasa aman yang bisa dimunculkan dari keluarga itu,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Puan Ingin Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Perbaiki Sistem Kesehatan Nasional

</content:encoded></item></channel></rss>
