<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Peti Mati Covid-19 di Taman Tongtek Jatinegara</title><description>Pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas untuk mendisiplinkan masyarakat yang masih kedapatan melanggar protokol kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/01/338/2271039/ada-peti-mati-covid-19-di-taman-tongtek-jatinegara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/01/338/2271039/ada-peti-mati-covid-19-di-taman-tongtek-jatinegara"/><item><title>Ada Peti Mati Covid-19 di Taman Tongtek Jatinegara</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/01/338/2271039/ada-peti-mati-covid-19-di-taman-tongtek-jatinegara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/01/338/2271039/ada-peti-mati-covid-19-di-taman-tongtek-jatinegara</guid><pubDate>Selasa 01 September 2020 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/01/338/2271039/ada-peti-mati-covid-19-di-taman-tongtek-jatinegara-2JYFw468oW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Sindonews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/01/338/2271039/ada-peti-mati-covid-19-di-taman-tongtek-jatinegara-2JYFw468oW.jpg</image><title>Foto: Sindonews</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Tingginya angka kematian akibat virus Corona (Covid-19) di Jakarta, membuat  Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur membangun tugu Covid-19 di Taman Tongtek, Jatinegara, Jakarta Timur.
(Baca juga: Ini Lima Daerah dengan Tingkat Kesembuhan Covid Tertinggi dan Terendah)
Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengatakan, pembangunan tugu dengan simbol peti mati tersebut bertujuan sebagai pengingat kepada masyarakat terkait bahayanya Covid-19.
Tugu Covid-19 dengan simbol peti mati yang diletakan di pinggir jalan diharapkan masyarakat dapat mawas diri dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
&quot;Karena tempat ini strategis, mobilitasnya tinggi, ada pasar dan ada kerumunan yang dapat membahayakan terjadinya Covid-19. Jadi ketika masyarakat melewati sini dari pasar mereka akan melihat bahwa Covid-19 seperti ini,&quot; ujar Anwar di Jatinegara, Jakarta Timur Selasa (1/9/2020).
Dijelaskannya, semakin bertambahnya kasus Covid-19 di Jakarta karena masyarakat menganggap bahwa saat ini sudah masuk new normal sehingga masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.
&quot;Karena akhir-akhir ini masyarakat sudah merasakan new normal dan Covid-19 dianggap biasa. Namun ketika kita terkena Covid-19 itu baru luar biasa,&quot; ujarnya.
Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Jakarta Timur, pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas untuk mendisiplinkan masyarakat yang masih kedapatan melanggar protokol kesehatan.
&quot;Kami minta menjalankan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak satu sama lain. Kita akan tetap mendisiplinkan warga untuk meenerapkan protokol kesehatan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Tingginya angka kematian akibat virus Corona (Covid-19) di Jakarta, membuat  Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur membangun tugu Covid-19 di Taman Tongtek, Jatinegara, Jakarta Timur.
(Baca juga: Ini Lima Daerah dengan Tingkat Kesembuhan Covid Tertinggi dan Terendah)
Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengatakan, pembangunan tugu dengan simbol peti mati tersebut bertujuan sebagai pengingat kepada masyarakat terkait bahayanya Covid-19.
Tugu Covid-19 dengan simbol peti mati yang diletakan di pinggir jalan diharapkan masyarakat dapat mawas diri dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.
&quot;Karena tempat ini strategis, mobilitasnya tinggi, ada pasar dan ada kerumunan yang dapat membahayakan terjadinya Covid-19. Jadi ketika masyarakat melewati sini dari pasar mereka akan melihat bahwa Covid-19 seperti ini,&quot; ujar Anwar di Jatinegara, Jakarta Timur Selasa (1/9/2020).
Dijelaskannya, semakin bertambahnya kasus Covid-19 di Jakarta karena masyarakat menganggap bahwa saat ini sudah masuk new normal sehingga masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.
&quot;Karena akhir-akhir ini masyarakat sudah merasakan new normal dan Covid-19 dianggap biasa. Namun ketika kita terkena Covid-19 itu baru luar biasa,&quot; ujarnya.
Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Jakarta Timur, pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas untuk mendisiplinkan masyarakat yang masih kedapatan melanggar protokol kesehatan.
&quot;Kami minta menjalankan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak satu sama lain. Kita akan tetap mendisiplinkan warga untuk meenerapkan protokol kesehatan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
