<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abaikan Protokol Kesehatan, Pasien Covid-19 di Jaktim Tembus 5 Ribu</title><description>Anwar mengatakan, meningkatnya kasus pasien Covid-19 di wilayah Jakarta Timur disebabkan karena warga mengabaikan protokol kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/02/338/2271461/abaikan-protokol-kesehatan-pasien-covid-19-di-jaktim-tembus-5-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/02/338/2271461/abaikan-protokol-kesehatan-pasien-covid-19-di-jaktim-tembus-5-ribu"/><item><title>Abaikan Protokol Kesehatan, Pasien Covid-19 di Jaktim Tembus 5 Ribu</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/02/338/2271461/abaikan-protokol-kesehatan-pasien-covid-19-di-jaktim-tembus-5-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/02/338/2271461/abaikan-protokol-kesehatan-pasien-covid-19-di-jaktim-tembus-5-ribu</guid><pubDate>Rabu 02 September 2020 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/02/338/2271461/abaikan-protokol-kesehatan-pasien-covid-19-di-jaktim-tembus-5-ribu-XhhAdeN8XT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/02/338/2271461/abaikan-protokol-kesehatan-pasien-covid-19-di-jaktim-tembus-5-ribu-XhhAdeN8XT.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tren kenaikan jumlah pasien Covid-19 terus meningkat seiring diberlakukannya new normal. Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mencatat hingga saat ini kasus Covid-19 di wilayahnya sudah mencapai 5 ribu kasus.

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan, meningkatnya kasus pasien Covid-19 di wilayah Jakarta Timur disebabkan karena warga mengabaikan protokol kesehatan di tengah era new normal.

&quot;Meningkat, sudah 5.000 (kasus terkonfirmasi) lebih sampai hari ini. Tentunya yang sembuh juga banyak, sudah hampir 3.000,&quot; kata Anwar di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hasil Swab Tes Jenazah yang Diambil Paksa Naik Motor Negatif Covid-19
Penyebaran kasus Covid-19 di wilayah Jakarta Timur sudah terjadi di 10 kecamatan. Karena itu, jika warga ingin pandemi Covid-19 cepat berakhir maka harus ada kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, antisipasi sangat diperlukan guna menekan penyebaran kasus yang selalu bertambah.

&quot;Tentunya pemerintah akan mengambil tindakan terus, mendisiplinkan (protokol kesehatan) supaya masyarakat benar-benar mau disiplin. Covid-19 akan selesai kalau kita disiplin,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Positif Covid-19 Naik 32,9% dalam Seminggu, Jabar Naik Signifikan
</description><content:encoded>JAKARTA - Tren kenaikan jumlah pasien Covid-19 terus meningkat seiring diberlakukannya new normal. Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mencatat hingga saat ini kasus Covid-19 di wilayahnya sudah mencapai 5 ribu kasus.

Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan, meningkatnya kasus pasien Covid-19 di wilayah Jakarta Timur disebabkan karena warga mengabaikan protokol kesehatan di tengah era new normal.

&quot;Meningkat, sudah 5.000 (kasus terkonfirmasi) lebih sampai hari ini. Tentunya yang sembuh juga banyak, sudah hampir 3.000,&quot; kata Anwar di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hasil Swab Tes Jenazah yang Diambil Paksa Naik Motor Negatif Covid-19
Penyebaran kasus Covid-19 di wilayah Jakarta Timur sudah terjadi di 10 kecamatan. Karena itu, jika warga ingin pandemi Covid-19 cepat berakhir maka harus ada kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, antisipasi sangat diperlukan guna menekan penyebaran kasus yang selalu bertambah.

&quot;Tentunya pemerintah akan mengambil tindakan terus, mendisiplinkan (protokol kesehatan) supaya masyarakat benar-benar mau disiplin. Covid-19 akan selesai kalau kita disiplin,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kasus Positif Covid-19 Naik 32,9% dalam Seminggu, Jabar Naik Signifikan
</content:encoded></item></channel></rss>
