<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Riau   </title><description>Harimau Sumatera kembali ditemukan mati di hutan produksi di Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Riau.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/02/340/2271315/lagi-harimau-sumatera-ditemukan-mati-di-riau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/02/340/2271315/lagi-harimau-sumatera-ditemukan-mati-di-riau"/><item><title>Lagi, Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Riau   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/02/340/2271315/lagi-harimau-sumatera-ditemukan-mati-di-riau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/02/340/2271315/lagi-harimau-sumatera-ditemukan-mati-di-riau</guid><pubDate>Rabu 02 September 2020 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/02/340/2271315/lagi-harimau-sumatera-ditemukan-mati-di-riau-c6tC2vfqdt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/02/340/2271315/lagi-harimau-sumatera-ditemukan-mati-di-riau-c6tC2vfqdt.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Okezone</title></images><description>PEKANBARU - Harimau Sumatera kembali ditemukan mati di hutan produksi, 45 meter dari batas konsesi suatu perusahaan di Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Riau.

&quot;Harimau yang mati berjenis kelamin betina dewasa,&quot; kata Kepala Bidang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Sutmantoro kepada okezone Rabu (2/9/2020).

Tim BBKSDA yang menerima laporan langsung menuju lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), si raja hutan diperkirakan sudah mati antara 5-6 hari.

Lokasi penemuan harimau tersebut berada di hutan produksi, artinya lokasinya masih tangungjawab dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

&quot;Kita sangat menyayangkan kematian harimau untuk yang kesekian kalinya. Mari kita jaga dan selamatankan harimau. Kelangsungan hidup harimau merupakan tanggungjawab kita bersama,&quot; pungkas Sumantoro.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harimau Terkam 11 Kambing, Warga Diminta Waspada&amp;nbsp;
Sebelumnya seekor Harimau Sumatera juga ditemukan mati di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Bukit Badas, Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Kamis (20/2/2020).

Harimau itu mati karena terkena jerat sling baja yang mengenai bagian lehernya. Raja hutan dengan jenis kelamin betina itu ditemukan pertama kali oleh salah satu warga setempat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polda Aceh Tangkap 4 Pemburu Harimau Sumatera</description><content:encoded>PEKANBARU - Harimau Sumatera kembali ditemukan mati di hutan produksi, 45 meter dari batas konsesi suatu perusahaan di Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak. Riau.

&quot;Harimau yang mati berjenis kelamin betina dewasa,&quot; kata Kepala Bidang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Sutmantoro kepada okezone Rabu (2/9/2020).

Tim BBKSDA yang menerima laporan langsung menuju lokasi. Berdasarkan hasil pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), si raja hutan diperkirakan sudah mati antara 5-6 hari.

Lokasi penemuan harimau tersebut berada di hutan produksi, artinya lokasinya masih tangungjawab dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

&quot;Kita sangat menyayangkan kematian harimau untuk yang kesekian kalinya. Mari kita jaga dan selamatankan harimau. Kelangsungan hidup harimau merupakan tanggungjawab kita bersama,&quot; pungkas Sumantoro.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harimau Terkam 11 Kambing, Warga Diminta Waspada&amp;nbsp;
Sebelumnya seekor Harimau Sumatera juga ditemukan mati di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Bukit Badas, Desa Selingsingan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Kamis (20/2/2020).

Harimau itu mati karena terkena jerat sling baja yang mengenai bagian lehernya. Raja hutan dengan jenis kelamin betina itu ditemukan pertama kali oleh salah satu warga setempat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Polda Aceh Tangkap 4 Pemburu Harimau Sumatera</content:encoded></item></channel></rss>
