<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RSUD Cengkareng &amp; Pasar Minggu Khusus untuk Pasein Covid-19 Pekan Depan</title><description>Pekan depan kedua rumah sakit itu sudah tidak menerima pasien umum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/03/338/2272137/rsud-cengkareng-pasar-minggu-khusus-untuk-pasein-covid-19-pekan-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/03/338/2272137/rsud-cengkareng-pasar-minggu-khusus-untuk-pasein-covid-19-pekan-depan"/><item><title>RSUD Cengkareng &amp; Pasar Minggu Khusus untuk Pasein Covid-19 Pekan Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/03/338/2272137/rsud-cengkareng-pasar-minggu-khusus-untuk-pasein-covid-19-pekan-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/03/338/2272137/rsud-cengkareng-pasar-minggu-khusus-untuk-pasein-covid-19-pekan-depan</guid><pubDate>Kamis 03 September 2020 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/03/338/2272137/rsud-cengkeng-pasar-minggu-khusus-untuk-pasein-covid-19-pekan-depan-AnGcekNqfY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RSUD Pasar Minggu (Foto : jakarta.go.id)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/03/338/2272137/rsud-cengkeng-pasar-minggu-khusus-untuk-pasein-covid-19-pekan-depan-AnGcekNqfY.jpg</image><title>RSUD Pasar Minggu (Foto : jakarta.go.id)</title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan menjadikan RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Widyastuti mengatakan, dua rumah sakit tersebut sudah tidak lagi menerima pasien umum mulai pekan depan.
&quot;Yang jelas pekan depan sudah tidak bisa menerima pasien umum,&quot; kata Widya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (3/9/2020).
Ia mengatakan, para pasien lain nantinya akan dipindahkan ke rumah sakit lain. Saat ini, lanjut dia, Dinkes DKI Jakarta tengah melakukan pemetaan terhadap para pasien yang memerlukan penanganan khusus tersebut.
&quot;Kami akan lakukan pemetaan perkota. Untuk melakukan penguatan jejaring di rumah sakit sekitarnya. Selain RSUD juga rumah sakit swasta yang menjadi mitra DKI. Terutama bagi pasien atau kasus tertentu yang membutuhkan layanan secara terus menerus karena tidak boleh putus, ini kan harus kami lakukan proses pemindahan yang membutuhkan waktu tidak dalam waktu cepat,&quot; ujarnya.
Baca Juga :&amp;nbsp;Gajah Liar Sering Berkeliaran, Warga Tak Berani Berkebun
Baca Juga :&amp;nbsp;1.353.291 Orang Diperiksa Covid-19, 1.169.023 Dinyatakan Negatif
Widyastuti menambahkan, pihaknya juga akan merekrut 1.800 tenaga medis guna menangani pasien Covid-19 di Ibu Kota sampai Desember mendatang. Saat ini, perekrutan tersebut masih diproses di Bagian Kepegawaian Daerah (BKD).
&quot;Nanti penugasannya karena rekrutmen di BKD, ditugaskan di Dinkes. Jadi nanti kami perbantukan sesuai kebutuhan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan menjadikan RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu menjadi rumah sakit khusus untuk menangani pasien Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Widyastuti mengatakan, dua rumah sakit tersebut sudah tidak lagi menerima pasien umum mulai pekan depan.
&quot;Yang jelas pekan depan sudah tidak bisa menerima pasien umum,&quot; kata Widya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (3/9/2020).
Ia mengatakan, para pasien lain nantinya akan dipindahkan ke rumah sakit lain. Saat ini, lanjut dia, Dinkes DKI Jakarta tengah melakukan pemetaan terhadap para pasien yang memerlukan penanganan khusus tersebut.
&quot;Kami akan lakukan pemetaan perkota. Untuk melakukan penguatan jejaring di rumah sakit sekitarnya. Selain RSUD juga rumah sakit swasta yang menjadi mitra DKI. Terutama bagi pasien atau kasus tertentu yang membutuhkan layanan secara terus menerus karena tidak boleh putus, ini kan harus kami lakukan proses pemindahan yang membutuhkan waktu tidak dalam waktu cepat,&quot; ujarnya.
Baca Juga :&amp;nbsp;Gajah Liar Sering Berkeliaran, Warga Tak Berani Berkebun
Baca Juga :&amp;nbsp;1.353.291 Orang Diperiksa Covid-19, 1.169.023 Dinyatakan Negatif
Widyastuti menambahkan, pihaknya juga akan merekrut 1.800 tenaga medis guna menangani pasien Covid-19 di Ibu Kota sampai Desember mendatang. Saat ini, perekrutan tersebut masih diproses di Bagian Kepegawaian Daerah (BKD).
&quot;Nanti penugasannya karena rekrutmen di BKD, ditugaskan di Dinkes. Jadi nanti kami perbantukan sesuai kebutuhan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
