<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Corona Melonjak, Pimpinan DPRD DKI : Kesadaran Masyarakat soal Protokol Kesehatan Rendah</title><description>Pemprov dinilai kurang mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272382/kasus-corona-melonjak-pimpinan-dprd-dki-kesadaran-masyarakat-soal-protokol-kesehatan-rendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272382/kasus-corona-melonjak-pimpinan-dprd-dki-kesadaran-masyarakat-soal-protokol-kesehatan-rendah"/><item><title>Kasus Corona Melonjak, Pimpinan DPRD DKI : Kesadaran Masyarakat soal Protokol Kesehatan Rendah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272382/kasus-corona-melonjak-pimpinan-dprd-dki-kesadaran-masyarakat-soal-protokol-kesehatan-rendah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272382/kasus-corona-melonjak-pimpinan-dprd-dki-kesadaran-masyarakat-soal-protokol-kesehatan-rendah</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2020 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/04/338/2272382/kasus-corona-melonjak-pimpinan-dprd-dki-kesadaran-masyarakat-soal-protokol-kesehatan-rendah-Q3eo2R7V5L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masyarakat menggunakan masker untuk menghindari penularan corona. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/04/338/2272382/kasus-corona-melonjak-pimpinan-dprd-dki-kesadaran-masyarakat-soal-protokol-kesehatan-rendah-Q3eo2R7V5L.jpg</image><title>Masyarakat menggunakan masker untuk menghindari penularan corona. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zita Anjani mengingatkan agar Pemprov DKI Jakarta dapat mengedukasi kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan Covid-19.

Pasalnya, lanjut Zita, jika hal itu tidak dilakukan, angka Covid-19 di Ibu Kota dikhawatirkan terus melonjak setiap harinya.

&amp;ldquo;Sebelumnya saya sudah sering sampaikan, DKI warning. Angkanya akan terus naik kalau kita tidak siap. Kesadaran (protokol kesehatan) masyarakatnya rendah, dan Pemprov kurang mengedukasi,&amp;rdquo; tegas Zita kepada Okezone di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Zita pun mengingatkan tingkat okupansi rumah sakit rujukan yang disebutnya sudah lampu kuning dan bahkan sebentar lagi merah.

&amp;ldquo;Begitu juga tenaga medis. Hadapi second wave harus lebih sigap,&amp;rdquo; katanya.

Karena itulah, dia mengingatkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat lebih hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan.

Sebab selama ini, masyarakat sudah bisa menahan diri dan jangan pancing mereka untuk keluar dengan kebijakan yang dibuat ada. Contohnya rencana buka bioskop yang malah dikhawatirkan menjadi sumber penybaran baru.

&amp;ldquo;Kalau dilihat laporannya, angka itu naik tepat di long weekend. Kesempatan liburan dan tempat hiburan tersedia, akhirnya semua keluar untuk berkumpul,&amp;rdquo; jelas Zita.

Maka dari itulah, Zita meminta Pemprov untuk mempertimbangkan dalam membuat sebuah kebijakan. Ia mengingatkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk memperketat aktivitas skala lokal dapat dijalankan dengan baik.

Baca Juga : Berikut Gejala Covid-19 yang Patut Diwaspadai

&amp;ldquo;Kita sudah lewati beberapa periode PSBB, kalau tidak ada peningkatan yang lebih baik, berarti pengimplementasian kebijakannya belum maksima,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Apresiasi Jam Malam di Depok dan Bogor




</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zita Anjani mengingatkan agar Pemprov DKI Jakarta dapat mengedukasi kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan Covid-19.

Pasalnya, lanjut Zita, jika hal itu tidak dilakukan, angka Covid-19 di Ibu Kota dikhawatirkan terus melonjak setiap harinya.

&amp;ldquo;Sebelumnya saya sudah sering sampaikan, DKI warning. Angkanya akan terus naik kalau kita tidak siap. Kesadaran (protokol kesehatan) masyarakatnya rendah, dan Pemprov kurang mengedukasi,&amp;rdquo; tegas Zita kepada Okezone di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Zita pun mengingatkan tingkat okupansi rumah sakit rujukan yang disebutnya sudah lampu kuning dan bahkan sebentar lagi merah.

&amp;ldquo;Begitu juga tenaga medis. Hadapi second wave harus lebih sigap,&amp;rdquo; katanya.

Karena itulah, dia mengingatkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dapat lebih hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan.

Sebab selama ini, masyarakat sudah bisa menahan diri dan jangan pancing mereka untuk keluar dengan kebijakan yang dibuat ada. Contohnya rencana buka bioskop yang malah dikhawatirkan menjadi sumber penybaran baru.

&amp;ldquo;Kalau dilihat laporannya, angka itu naik tepat di long weekend. Kesempatan liburan dan tempat hiburan tersedia, akhirnya semua keluar untuk berkumpul,&amp;rdquo; jelas Zita.

Maka dari itulah, Zita meminta Pemprov untuk mempertimbangkan dalam membuat sebuah kebijakan. Ia mengingatkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk memperketat aktivitas skala lokal dapat dijalankan dengan baik.

Baca Juga : Berikut Gejala Covid-19 yang Patut Diwaspadai

&amp;ldquo;Kita sudah lewati beberapa periode PSBB, kalau tidak ada peningkatan yang lebih baik, berarti pengimplementasian kebijakannya belum maksima,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Apresiasi Jam Malam di Depok dan Bogor




</content:encoded></item></channel></rss>
