<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekor Positif Corona Kembali Pecah, Epidemiolog: Indonesia Belum Masuk Masa Puncak Pandemi</title><description>Laura menilai, meski kasus positif bertambah 2 ribu per hari, belum bisa dikatakan pandemi di Indonesia sudah mencapai puncak.&amp;nbsp; &amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272387/rekor-positif-corona-kembali-pecah-epidemiolog-indonesia-belum-masuk-masa-puncak-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272387/rekor-positif-corona-kembali-pecah-epidemiolog-indonesia-belum-masuk-masa-puncak-pandemi"/><item><title>Rekor Positif Corona Kembali Pecah, Epidemiolog: Indonesia Belum Masuk Masa Puncak Pandemi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272387/rekor-positif-corona-kembali-pecah-epidemiolog-indonesia-belum-masuk-masa-puncak-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/04/338/2272387/rekor-positif-corona-kembali-pecah-epidemiolog-indonesia-belum-masuk-masa-puncak-pandemi</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2020 07:35 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/04/338/2272387/rekor-positif-corona-kembali-pecah-epidemiolog-indonesia-belum-masuk-masa-puncak-pandemi-gtwopNwEif.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi virus corona (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/04/338/2272387/rekor-positif-corona-kembali-pecah-epidemiolog-indonesia-belum-masuk-masa-puncak-pandemi-gtwopNwEif.jpg</image><title>Ilustrasi virus corona (Foto : Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kasus baru virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Bahkan pada Kamis 3 September 2020, rekor kasus positif Covid-19 kembali pecah dengan temuan 3.622.

Pakar epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila mengatakan, Indonesia saat ini belum bisa dikatakan apakah sudah masuk di masa puncak pandemi Covid-19. Meskipun angka kasus baru konfirmasi terus bertambah setiap harinya.

&amp;ldquo;Indonesia kan masih naik terus dengan jumlah kasus setiap harinya 2.000-3000. Jadi ini belum bisa dikatakan bahwa kasus di Indonesia sudah mencapai puncak. Bahkan puncak pertama pun belum,&amp;rdquo; kata Laura kepada Okezone di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Dia menyebutkan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai puncak apabila sehabis mengalami lonjakan kasus, kemudian terjadi penurunan secara tajam dan kasusnya konsisten.

&amp;ldquo;Karena mencapai puncak (pandemi Covid-19) ketika sudah mengalami penurunan secara tajam dan melandai kemudian konsisten,&amp;rdquo; ucapnya.

Lebih lanjut Laura memandang terus naiknya kasus baru ini disebabkan pemerintah yang semakin giat menaikan jumlah testing yang bertambah setiap harinya.

&amp;ldquo;Ketika konsisten di angka 3.000 (kasus baru), pemerintah lebih giat dan melakukan penambahan jumlah testing, penambahan kasus ini juga merujuk pada (standar) WHO,&amp;rdquo; terangnya.

Baca Juga : Pecah Rekor! Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.359


Sebagaimana diketahui berdasarkan data secara keseluruhan di 34 provinsi terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 3.622 kasus sehingga secara akumulasi sebanyak 184.268 orang.

Baca Juga : Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta Selaras dengan Jumlah Tes
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kasus baru virus corona atau Covid-19 di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Bahkan pada Kamis 3 September 2020, rekor kasus positif Covid-19 kembali pecah dengan temuan 3.622.

Pakar epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila mengatakan, Indonesia saat ini belum bisa dikatakan apakah sudah masuk di masa puncak pandemi Covid-19. Meskipun angka kasus baru konfirmasi terus bertambah setiap harinya.

&amp;ldquo;Indonesia kan masih naik terus dengan jumlah kasus setiap harinya 2.000-3000. Jadi ini belum bisa dikatakan bahwa kasus di Indonesia sudah mencapai puncak. Bahkan puncak pertama pun belum,&amp;rdquo; kata Laura kepada Okezone di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Dia menyebutkan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai puncak apabila sehabis mengalami lonjakan kasus, kemudian terjadi penurunan secara tajam dan kasusnya konsisten.

&amp;ldquo;Karena mencapai puncak (pandemi Covid-19) ketika sudah mengalami penurunan secara tajam dan melandai kemudian konsisten,&amp;rdquo; ucapnya.

Lebih lanjut Laura memandang terus naiknya kasus baru ini disebabkan pemerintah yang semakin giat menaikan jumlah testing yang bertambah setiap harinya.

&amp;ldquo;Ketika konsisten di angka 3.000 (kasus baru), pemerintah lebih giat dan melakukan penambahan jumlah testing, penambahan kasus ini juga merujuk pada (standar) WHO,&amp;rdquo; terangnya.

Baca Juga : Pecah Rekor! Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.359


Sebagaimana diketahui berdasarkan data secara keseluruhan di 34 provinsi terjadi penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 3.622 kasus sehingga secara akumulasi sebanyak 184.268 orang.

Baca Juga : Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta Selaras dengan Jumlah Tes
</content:encoded></item></channel></rss>
