<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gubernur Anies Sebut 50% Penderita Covid-19 Tanpa Gejala   </title><description>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan gambaran penderita Covid-19 di Ibu Kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/07/338/2274083/gubernur-anies-sebut-50-penderita-covid-19-tanpa-gejala</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/07/338/2274083/gubernur-anies-sebut-50-penderita-covid-19-tanpa-gejala"/><item><title> Gubernur Anies Sebut 50% Penderita Covid-19 Tanpa Gejala   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/07/338/2274083/gubernur-anies-sebut-50-penderita-covid-19-tanpa-gejala</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/07/338/2274083/gubernur-anies-sebut-50-penderita-covid-19-tanpa-gejala</guid><pubDate>Senin 07 September 2020 21:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/07/338/2274083/gubernur-anies-sebut-50-penderita-covid-19-tanpa-gejala-YuMWS7kwn5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/07/338/2274083/gubernur-anies-sebut-50-penderita-covid-19-tanpa-gejala-YuMWS7kwn5.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan gambaran penderita Covid-19 di Ibu Kota. Kata dia, sebanyak 50% penderita Covid-19 diketahui tanpa gejala, 35% lainnya bergejala ringan, dan 15% penderita corona diketahui sebagai bergejala berat.

&quot;50 persen kira-kira tanpa gejala, 35 persen bergejala ringan, dan 15 persen bergejala menengah dan berat,&quot; kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/9/2020).

Anies mengajak warga untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, sebelum ada vaksin maka penggunaan masker merupakan kunci dalam pencegahan virus corona.

&quot;Inilah pencegahan paling efektif saat ini,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;
Anies juga mengajak pemerintah daerah lainnya untuk menggenjot testing corona. Ia menerangkan, 30% rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta pernah merawat warga di luar Ibu Kota.

&quot;Kita terus tambah fasilitas kesehatan di Jakarta untuk bisa memastikan yang membutuhkan pelayanan kesehatan, bisa terlayani dengan baik,&quot; tuturnya.

Anies mengklaim, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan 11 kali lebih banyak testing corona dari yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

&quot;Karena inilah yang kemudian membuat DKI bisa mendeteksi pribadi-pribadi yang terpapar di fase awal sehingga bila yang bersangkutan memiliki resiko, maka yang bersangkutan bisa langsung mendapatkan penanganan,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan gambaran penderita Covid-19 di Ibu Kota. Kata dia, sebanyak 50% penderita Covid-19 diketahui tanpa gejala, 35% lainnya bergejala ringan, dan 15% penderita corona diketahui sebagai bergejala berat.

&quot;50 persen kira-kira tanpa gejala, 35 persen bergejala ringan, dan 15 persen bergejala menengah dan berat,&quot; kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/9/2020).

Anies mengajak warga untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Menurut dia, sebelum ada vaksin maka penggunaan masker merupakan kunci dalam pencegahan virus corona.

&quot;Inilah pencegahan paling efektif saat ini,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;
Anies juga mengajak pemerintah daerah lainnya untuk menggenjot testing corona. Ia menerangkan, 30% rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta pernah merawat warga di luar Ibu Kota.

&quot;Kita terus tambah fasilitas kesehatan di Jakarta untuk bisa memastikan yang membutuhkan pelayanan kesehatan, bisa terlayani dengan baik,&quot; tuturnya.

Anies mengklaim, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan 11 kali lebih banyak testing corona dari yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

&quot;Karena inilah yang kemudian membuat DKI bisa mendeteksi pribadi-pribadi yang terpapar di fase awal sehingga bila yang bersangkutan memiliki resiko, maka yang bersangkutan bisa langsung mendapatkan penanganan,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
