<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirjen WHO: Dunia Harus Lebih Siap Hadapi Pandemi Berikutnya</title><description>Tedros mengatakan, pandemi Covid-19 tidak akan menjadi pandemi terakhir yang dialami dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/08/18/2274404/dirjen-who-dunia-harus-lebih-siap-hadapi-pandemi-berikutnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/08/18/2274404/dirjen-who-dunia-harus-lebih-siap-hadapi-pandemi-berikutnya"/><item><title>Dirjen WHO: Dunia Harus Lebih Siap Hadapi Pandemi Berikutnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/08/18/2274404/dirjen-who-dunia-harus-lebih-siap-hadapi-pandemi-berikutnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/08/18/2274404/dirjen-who-dunia-harus-lebih-siap-hadapi-pandemi-berikutnya</guid><pubDate>Selasa 08 September 2020 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/08/18/2274404/dirjen-who-dunia-harus-lebih-siap-hadapi-pandemi-berikutnya-igSISpApkr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: WHO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/08/18/2274404/dirjen-who-dunia-harus-lebih-siap-hadapi-pandemi-berikutnya-igSISpApkr.jpg</image><title>Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: WHO)</title></images><description>JENEWA &amp;ndash; Pimpinan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara-negara memperkuat sistem kesehatan publiknya agar lebih siap dalam menghadapi pandemi berikutnya.
Dalam pengarahan harian, Tedros mendesak negara-negara untuk mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19 saat ini dan bersiap menghadapi pandemi berikutnya.
BACA JUGA: Dirjen WHO: Pandemi Virus Corona Masih Jauh dari Usai
&quot;Ini bukan pandemi terakhir,&quot; kata Tedros dalam jumpa pers di Jenewa sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (8/9/2020). &amp;ldquo;Sejarah mengajarkan kita bahwa wabah dan pandemi adalah fakta kehidupan. Tetapi ketika pandemi berikutnya datang, dunia harus siap - lebih siap daripada saat ini.&amp;rdquo;
BACA JUGA: WHO Akan Ditanyai tentang Caranya Tangani Pandemi Virus Corona
Peringatan itu disampaikan di saat infeksi virus corona secara global hampir mencapai 27,2 juta kasus dengan 888.326 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters, sejak kasus pertama diidentifikasi di China pada Desember 2019.
Amerika Serikat mencatat jumlah kasus Covid-19 tertinggi dengan 6,3 juta kasus yang dikonfirmasi dan 189 kematian. Sementara itu India, yang baru melewati Brasil, berada di urutan kedua dengan 4,2 juta kasus dan 71.642 kematian.
</description><content:encoded>JENEWA &amp;ndash; Pimpinan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara-negara memperkuat sistem kesehatan publiknya agar lebih siap dalam menghadapi pandemi berikutnya.
Dalam pengarahan harian, Tedros mendesak negara-negara untuk mengambil pelajaran dari pandemi Covid-19 saat ini dan bersiap menghadapi pandemi berikutnya.
BACA JUGA: Dirjen WHO: Pandemi Virus Corona Masih Jauh dari Usai
&quot;Ini bukan pandemi terakhir,&quot; kata Tedros dalam jumpa pers di Jenewa sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (8/9/2020). &amp;ldquo;Sejarah mengajarkan kita bahwa wabah dan pandemi adalah fakta kehidupan. Tetapi ketika pandemi berikutnya datang, dunia harus siap - lebih siap daripada saat ini.&amp;rdquo;
BACA JUGA: WHO Akan Ditanyai tentang Caranya Tangani Pandemi Virus Corona
Peringatan itu disampaikan di saat infeksi virus corona secara global hampir mencapai 27,2 juta kasus dengan 888.326 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters, sejak kasus pertama diidentifikasi di China pada Desember 2019.
Amerika Serikat mencatat jumlah kasus Covid-19 tertinggi dengan 6,3 juta kasus yang dikonfirmasi dan 189 kematian. Sementara itu India, yang baru melewati Brasil, berada di urutan kedua dengan 4,2 juta kasus dan 71.642 kematian.
</content:encoded></item></channel></rss>
