<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gubernur Anies Sebut 77% Kapasitas Rumah Sakit Covid-19 DKI Sudah Terpakai</title><description>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 67 rumah sakit rujukan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/09/338/2275201/gubernur-anies-sebut-77-kapasitas-rumah-sakit-covid-19-dki-sudah-terpakai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/09/338/2275201/gubernur-anies-sebut-77-kapasitas-rumah-sakit-covid-19-dki-sudah-terpakai"/><item><title> Gubernur Anies Sebut 77% Kapasitas Rumah Sakit Covid-19 DKI Sudah Terpakai</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/09/338/2275201/gubernur-anies-sebut-77-kapasitas-rumah-sakit-covid-19-dki-sudah-terpakai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/09/338/2275201/gubernur-anies-sebut-77-kapasitas-rumah-sakit-covid-19-dki-sudah-terpakai</guid><pubDate>Rabu 09 September 2020 20:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/09/338/2275201/gubernur-anies-sebut-77-kapasitas-rumah-sakit-covid-19-dki-sudah-terpakai-wLTMBSZlah.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/09/338/2275201/gubernur-anies-sebut-77-kapasitas-rumah-sakit-covid-19-dki-sudah-terpakai-wLTMBSZlah.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 67 rumah sakit rujukan Covid-19 dengan total kapasitas 4.053 tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang melakukan isolasi.

Anies menerangkan, saat ini sebanyak 77% kapasitas tempat tidur telah terisi oleh pasien Covid-19. Menurut dia, ambang batas daya tampung rumah sakit untuk pasien Covid-19 sudah terpenuhi.

&quot;Bila situasi berjalan terus, tempat tidur isolasi dan ICU akan penuh dan tidak mampu (menampung pasien Covid-19),&quot; kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Covid-19 Mengganas, Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat di Jakarta
Anies mengatakan, kapasitas ICU rumah sakit Covid-19 DKI Jakarta hanya menampung 528 pasien Covid-19. Pemprov DKI Jakarta, lanjut dia, telah berupaya menaikkan 20% kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19

&quot;Bila kenaikan berjalan terus, tren naik terus maka 15 September akan penuh.
Baca juga:&amp;nbsp;Kebijakan Rem Darurat DKI Jakarta Dimulai Senin 14 September&amp;nbsp;
Jadi, meski kami mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit, tetapi jumlah kasus aktif di Jakarta pertambahannya lebih cepat dari pada kapasitas tampung untuk rumah sakit,&quot; jelasnya.
Pemprov DKI Jakarta telah menambah sekitar 4.800 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Menurut Anies, penambahan kapasitas tersebut hanya mampu menampung pasien hingga pertengahan Oktober mendatang.

&quot;Tapi bila tidak ada pembatasan, kurang satu bulan rumah sakit akan penuh. Yang berat butuh ICU. Situasinya tidak lebih baik,&quot; ucapnya.

Ia menambahkan, tidak ada pilihan lain bagi Pemprov DKI untuk segera menarik kebijakan rem darurat sesegera mungkin.

&quot;Itu artinya kembali kita kembali PSBB, seperti masa awal pandemi dulu, bukan lagi PSBB transisi, tetapi PSBB awal. Begitu dilakukan pembatasan jumlah kasus menurun sehingga kita bisa menyelamatkan saudara-saudara kita,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 67 rumah sakit rujukan Covid-19 dengan total kapasitas 4.053 tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang melakukan isolasi.

Anies menerangkan, saat ini sebanyak 77% kapasitas tempat tidur telah terisi oleh pasien Covid-19. Menurut dia, ambang batas daya tampung rumah sakit untuk pasien Covid-19 sudah terpenuhi.

&quot;Bila situasi berjalan terus, tempat tidur isolasi dan ICU akan penuh dan tidak mampu (menampung pasien Covid-19),&quot; kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Covid-19 Mengganas, Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat di Jakarta
Anies mengatakan, kapasitas ICU rumah sakit Covid-19 DKI Jakarta hanya menampung 528 pasien Covid-19. Pemprov DKI Jakarta, lanjut dia, telah berupaya menaikkan 20% kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19

&quot;Bila kenaikan berjalan terus, tren naik terus maka 15 September akan penuh.
Baca juga:&amp;nbsp;Kebijakan Rem Darurat DKI Jakarta Dimulai Senin 14 September&amp;nbsp;
Jadi, meski kami mendorong peningkatan kapasitas rumah sakit, tetapi jumlah kasus aktif di Jakarta pertambahannya lebih cepat dari pada kapasitas tampung untuk rumah sakit,&quot; jelasnya.
Pemprov DKI Jakarta telah menambah sekitar 4.800 tempat tidur untuk pasien Covid-19. Menurut Anies, penambahan kapasitas tersebut hanya mampu menampung pasien hingga pertengahan Oktober mendatang.

&quot;Tapi bila tidak ada pembatasan, kurang satu bulan rumah sakit akan penuh. Yang berat butuh ICU. Situasinya tidak lebih baik,&quot; ucapnya.

Ia menambahkan, tidak ada pilihan lain bagi Pemprov DKI untuk segera menarik kebijakan rem darurat sesegera mungkin.

&quot;Itu artinya kembali kita kembali PSBB, seperti masa awal pandemi dulu, bukan lagi PSBB transisi, tetapi PSBB awal. Begitu dilakukan pembatasan jumlah kasus menurun sehingga kita bisa menyelamatkan saudara-saudara kita,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
