<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jakob Oetama, Sosok yang Mengajarkan Humanisme, Demokrasi dan Keterbukaan</title><description>Menurutnya, kepulangan tokoh pers nasional itu tentunya membuat bangsa Indonesia berduka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275357/jakob-oetama-sosok-yang-mengajarkan-humanisme-demokrasi-dan-keterbukaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275357/jakob-oetama-sosok-yang-mengajarkan-humanisme-demokrasi-dan-keterbukaan"/><item><title>Jakob Oetama, Sosok yang Mengajarkan Humanisme, Demokrasi dan Keterbukaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275357/jakob-oetama-sosok-yang-mengajarkan-humanisme-demokrasi-dan-keterbukaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275357/jakob-oetama-sosok-yang-mengajarkan-humanisme-demokrasi-dan-keterbukaan</guid><pubDate>Kamis 10 September 2020 06:55 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/10/337/2275357/jakob-oetama-sosok-yang-mengajarkan-humanisme-demokrasi-dan-keterbukaan-M6NEpfQoeu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenag RI Zainut Tauhid (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/10/337/2275357/jakob-oetama-sosok-yang-mengajarkan-humanisme-demokrasi-dan-keterbukaan-M6NEpfQoeu.jpg</image><title>Wamenag RI Zainut Tauhid (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa'adi turut berbelawungkawa atas berpulangnya mendiang Jakob Oetama. Menurutnya, kepulangan tokoh pers nasional itu tentunya membuat bangsa Indonesia berduka.
&quot;Pak Jakob banyak mengajarkan nilai-nilai humanisme, demokrasi, dan keterbukaan. Keberpihakan pada kelompok kecil, rentan dan tertindas menjadi menu literasi media yang terus dibangun dan dikembangkannya,&quot; kata Zainut dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).
Kata Zainut, sosok Jakob tentunya sudah melegenda di dunia pers nasional, karena hidupnya didedikasikan untuk dunia pers. Ia menjadi sumber referensi dan inspirasi dari berbagai kalangan jurnalis baik jurnalis pemula maupun jurnalis senior.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kenangan Berkesan Ketum PP Muhammadiyah saat Berjumpa Jacob Oetama

Jakob adalah figur jurnalis profesional yang mumpuni dan memiliki komitmen ke-Indonesiaan dan kemanusiaan yang kuat.
&quot;Beliau memiliki sikap terbuka untuk menerima kritik dan pendapat namun tetap kritis dan konstruktif, karena hal itulah menjadi kekuatannya dalam menjalankan fungsi kontrol pers kepada pemerintah,&quot; tutur Zainut.
&quot;Sehingga beliau tetap independen dan tidak tersandera oleh kelompok aliran politik manapun, dan tetap merdeka dalam menyampaikan kritik dan pendapat kepada siapa pun yang dianggap bersalah atau kurang bijak dalam menjalankan tugas negara,&quot; sambungnya.
Wakil Ketua Umum MUI itu juga menilai, dari sisi keagamaan sosok Jakob selalu mengembangkan pemikiran keagamaan yang inklusif dan moderat. Sebuah praktik keagamaan yang menjaga harmoni kebhinekaan, kerukunan sosial, serta menghormati kearifan lokal dan memuliakan harkat kemanusiaan.
&quot;Pesan-pesan moral yang disampaikan baik melalui lisan maupun tulisan, selalu aktual dan mencerahkan. Kami semua merasa kehilangan sosok teladan yang rendah hati, sederhana dan selalu menginspirasi. Selamat jalan Pak Jacob Oetama, semoga engkau istirahat dengan tenang dan selalu tersenyum di alam keabadian,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakob Oetama Tokoh Sekian Zaman, Saksi Perubahan Besar Indonesia&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa'adi turut berbelawungkawa atas berpulangnya mendiang Jakob Oetama. Menurutnya, kepulangan tokoh pers nasional itu tentunya membuat bangsa Indonesia berduka.
&quot;Pak Jakob banyak mengajarkan nilai-nilai humanisme, demokrasi, dan keterbukaan. Keberpihakan pada kelompok kecil, rentan dan tertindas menjadi menu literasi media yang terus dibangun dan dikembangkannya,&quot; kata Zainut dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).
Kata Zainut, sosok Jakob tentunya sudah melegenda di dunia pers nasional, karena hidupnya didedikasikan untuk dunia pers. Ia menjadi sumber referensi dan inspirasi dari berbagai kalangan jurnalis baik jurnalis pemula maupun jurnalis senior.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kenangan Berkesan Ketum PP Muhammadiyah saat Berjumpa Jacob Oetama

Jakob adalah figur jurnalis profesional yang mumpuni dan memiliki komitmen ke-Indonesiaan dan kemanusiaan yang kuat.
&quot;Beliau memiliki sikap terbuka untuk menerima kritik dan pendapat namun tetap kritis dan konstruktif, karena hal itulah menjadi kekuatannya dalam menjalankan fungsi kontrol pers kepada pemerintah,&quot; tutur Zainut.
&quot;Sehingga beliau tetap independen dan tidak tersandera oleh kelompok aliran politik manapun, dan tetap merdeka dalam menyampaikan kritik dan pendapat kepada siapa pun yang dianggap bersalah atau kurang bijak dalam menjalankan tugas negara,&quot; sambungnya.
Wakil Ketua Umum MUI itu juga menilai, dari sisi keagamaan sosok Jakob selalu mengembangkan pemikiran keagamaan yang inklusif dan moderat. Sebuah praktik keagamaan yang menjaga harmoni kebhinekaan, kerukunan sosial, serta menghormati kearifan lokal dan memuliakan harkat kemanusiaan.
&quot;Pesan-pesan moral yang disampaikan baik melalui lisan maupun tulisan, selalu aktual dan mencerahkan. Kami semua merasa kehilangan sosok teladan yang rendah hati, sederhana dan selalu menginspirasi. Selamat jalan Pak Jacob Oetama, semoga engkau istirahat dengan tenang dan selalu tersenyum di alam keabadian,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakob Oetama Tokoh Sekian Zaman, Saksi Perubahan Besar Indonesia&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
