<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Satgas Covid-19 Beberkan Zona Risiko Penularan di Pilkada   </title><description>Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan peta zonasi risiko dari daerah-daerah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275843/satgas-covid-19-beberkan-zona-risiko-penularan-di-pilkada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275843/satgas-covid-19-beberkan-zona-risiko-penularan-di-pilkada"/><item><title> Satgas Covid-19 Beberkan Zona Risiko Penularan di Pilkada   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275843/satgas-covid-19-beberkan-zona-risiko-penularan-di-pilkada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/10/337/2275843/satgas-covid-19-beberkan-zona-risiko-penularan-di-pilkada</guid><pubDate>Kamis 10 September 2020 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/10/337/2275843/satgas-covid-19-beberkan-zona-risiko-penularan-di-pilkada-d9VR598VNZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/10/337/2275843/satgas-covid-19-beberkan-zona-risiko-penularan-di-pilkada-d9VR598VNZ.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan peta zonasi risiko dari daerah-daerah yang melaksanakan pilkada serentak tahun 2020. Hal ini harus menjadi perhatian agar pelaksanaan pilkada bisa aman dari covid-19.

&amp;ldquo;Hal ini perlu kami sampaikan karena kita sudah memasuki masa pelaksanaan dari pilkada atau pemilihan serentak lanjutan. Dan dalam pelaksanaannya kita perlu memperhatikan perkembangan kasus covid-19 dan penanganan di seluruh daerah yang berpartisipasi di dalam pilkada ini,&amp;rdquo;  katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Kamis (10/9/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Satgas Covid-19 Minta Paslon Pilkada Dilarang Kontak Fisik Selama Proses Tahapan&amp;nbsp;
Dia mengatakan, terdapat 309 kabupaten/kota yang akan menjadi peserta pilkada 2020 baik pemilihan gubernur, pemilihan bupati maupun pemilihan walikota. Dari data yang disebutkannya, mayoritas daerah peserta pilkada adai zona merah atau risiko tinggi dan zona oranye atau risiko sedang.

&amp;ldquo;Dari 309 kabupaten/kota yang mengikuti pilkada terdapat 45 kabupaten/kota atau 14,56% daerah dengan risiko tinggi. Dan ada 152 kabupaten/kota atau 49,19% daerah dengan risiko sedang. Dan ada 72 kabupaten/kota atau 23,3% daerah dengan risiko rendah. Dan ada 26 kabupaten/kota atau 8,41% daerah yang tidak ada kasus baru. Dan yang terakhir ada 14 kabupaten/kota atau 4,53% daerah yang tidak terdampak.,&amp;rdquo; ujarnya.

Daerah pilkada berzona merah antara lain Mandailing Natal (Pilbup), Kota Binjai (Pilwalkot), Kota Gunungsitoli (Pilwalkot), Kota Medan (Pilwalkot), Kota Sibolga (Pilwalkot), Kota Padang (Pilgub), Kota Padang Panjang (Pilgub, Agam (Pilgub), Kota Bukittinggi (Pilgub dan Pilwalkot), Kuantan Singingi (Pilbup), dan Pelalawan (Pilbup).
lalu Siak (Pilbup), Kota Dumai (Pilwalkot), Kota Tanjungpinang (Pilgub), Kota Batam (Pilgub dan Pilwalkot), Kota Tangerang Selatan (Pilwalkot), Kota Depok (Pilwalkot), Kota Semarang (Pilwalkot), Banyuwangi (Pilbup), Sidoarjo (Pilbup), dan Kota Pasuruan (Pilwalkot).

Kemudian Badung (Pilbup), Bangli (Pilbup), Jembrana (Pilbup), Karangasem (Pilbup), Tabanan (Pilbup), Kota Denpasar (Pilwalkot), Kota Makassar (Pilwalkot), Kota Manado (Pilgub dan Pilwalkot), Barito Kuala (Pilgub), Hulu Sungai Utara( Pilgub), Tanah Laut (Pilgub), Balangan (Pilgub dan Pilbup), Hulu Sungai Tengah (Pilgub dan Pilbup).

Selanjutnya Kotabaru (Pilgub dan Pilbup), Barito Selatan (Pilgub), Barito Timur (Pilgub), Barito Utara (Pilgub), Kota Palangkaraya (Pilgub), Kutai Kartanegara (Pilbup), Mahakam Ulu (Pilbup), Kota Balikpapan (Pilwalkot), Kota Bontang (Pilwalkot), Kota Samarinda (Pilwalkot).

&amp;ldquo;Kami ingin menyampaikan kab/kota totalnya ada 45 kabupaten/kota pelaksanaan pilkada dengan zona risiko tinggi agar benar-benar menjaga agar pelaksanaan pilkada ini tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan kasus covid-19 dan menghindari terbentuknya klaster kasus pilkada,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan peta zonasi risiko dari daerah-daerah yang melaksanakan pilkada serentak tahun 2020. Hal ini harus menjadi perhatian agar pelaksanaan pilkada bisa aman dari covid-19.

&amp;ldquo;Hal ini perlu kami sampaikan karena kita sudah memasuki masa pelaksanaan dari pilkada atau pemilihan serentak lanjutan. Dan dalam pelaksanaannya kita perlu memperhatikan perkembangan kasus covid-19 dan penanganan di seluruh daerah yang berpartisipasi di dalam pilkada ini,&amp;rdquo;  katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Kamis (10/9/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Satgas Covid-19 Minta Paslon Pilkada Dilarang Kontak Fisik Selama Proses Tahapan&amp;nbsp;
Dia mengatakan, terdapat 309 kabupaten/kota yang akan menjadi peserta pilkada 2020 baik pemilihan gubernur, pemilihan bupati maupun pemilihan walikota. Dari data yang disebutkannya, mayoritas daerah peserta pilkada adai zona merah atau risiko tinggi dan zona oranye atau risiko sedang.

&amp;ldquo;Dari 309 kabupaten/kota yang mengikuti pilkada terdapat 45 kabupaten/kota atau 14,56% daerah dengan risiko tinggi. Dan ada 152 kabupaten/kota atau 49,19% daerah dengan risiko sedang. Dan ada 72 kabupaten/kota atau 23,3% daerah dengan risiko rendah. Dan ada 26 kabupaten/kota atau 8,41% daerah yang tidak ada kasus baru. Dan yang terakhir ada 14 kabupaten/kota atau 4,53% daerah yang tidak terdampak.,&amp;rdquo; ujarnya.

Daerah pilkada berzona merah antara lain Mandailing Natal (Pilbup), Kota Binjai (Pilwalkot), Kota Gunungsitoli (Pilwalkot), Kota Medan (Pilwalkot), Kota Sibolga (Pilwalkot), Kota Padang (Pilgub), Kota Padang Panjang (Pilgub, Agam (Pilgub), Kota Bukittinggi (Pilgub dan Pilwalkot), Kuantan Singingi (Pilbup), dan Pelalawan (Pilbup).
lalu Siak (Pilbup), Kota Dumai (Pilwalkot), Kota Tanjungpinang (Pilgub), Kota Batam (Pilgub dan Pilwalkot), Kota Tangerang Selatan (Pilwalkot), Kota Depok (Pilwalkot), Kota Semarang (Pilwalkot), Banyuwangi (Pilbup), Sidoarjo (Pilbup), dan Kota Pasuruan (Pilwalkot).

Kemudian Badung (Pilbup), Bangli (Pilbup), Jembrana (Pilbup), Karangasem (Pilbup), Tabanan (Pilbup), Kota Denpasar (Pilwalkot), Kota Makassar (Pilwalkot), Kota Manado (Pilgub dan Pilwalkot), Barito Kuala (Pilgub), Hulu Sungai Utara( Pilgub), Tanah Laut (Pilgub), Balangan (Pilgub dan Pilbup), Hulu Sungai Tengah (Pilgub dan Pilbup).

Selanjutnya Kotabaru (Pilgub dan Pilbup), Barito Selatan (Pilgub), Barito Timur (Pilgub), Barito Utara (Pilgub), Kota Palangkaraya (Pilgub), Kutai Kartanegara (Pilbup), Mahakam Ulu (Pilbup), Kota Balikpapan (Pilwalkot), Kota Bontang (Pilwalkot), Kota Samarinda (Pilwalkot).

&amp;ldquo;Kami ingin menyampaikan kab/kota totalnya ada 45 kabupaten/kota pelaksanaan pilkada dengan zona risiko tinggi agar benar-benar menjaga agar pelaksanaan pilkada ini tetap mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan kasus covid-19 dan menghindari terbentuknya klaster kasus pilkada,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
