<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jakarta PSBB Total, Pengelola Bioskop Gigit Jari</title><description>Bahkan, ada beberapa pengelola yang sudah mengajukan proposal protokol kesehatan sebagai syarat dibukanya kembali operasional bioskop.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275616/jakarta-psbb-total-pengelola-bioskop-gigit-jari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275616/jakarta-psbb-total-pengelola-bioskop-gigit-jari"/><item><title>Jakarta PSBB Total, Pengelola Bioskop Gigit Jari</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275616/jakarta-psbb-total-pengelola-bioskop-gigit-jari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275616/jakarta-psbb-total-pengelola-bioskop-gigit-jari</guid><pubDate>Kamis 10 September 2020 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/10/338/2275616/jakarta-psbb-total-pengelola-bioskop-gigit-jari-4ob2IaScrS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/10/338/2275616/jakarta-psbb-total-pengelola-bioskop-gigit-jari-4ob2IaScrS.jpg</image><title>ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA- Manajemen pengelola bioskop di Jakarta terpaksa harus gigit jari setelah pengumuman dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberlakukan kembali PSBB total pada Senin, 14 September mendatang. Manajemen pengelola bioskop dipastikan ikuti aturan PSBB total tersebut.
Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan, saat ini pengelola bioskop sudah menyiapkan berbagai macam penerapan protokol kesehatan di bioskop.
Bahkan kata dia, ada beberapa pengelola yang sudah mengajukan proposal protokol kesehatan sebagai syarat dibukanya kembali operasional bioskop.
&quot;Kita sudah lalui proses. Itu kan prosesnya panjang. Bikin proposal, presentasi, tinggal timingnya aja. Tapi ya gimana, Gubernur Anies sudah menyatakan seluruh tempat hiburan tutup, termasuk Bioskop,&quot; kata Djonny Syafrudin kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).
Manajemen pengelola kata dia siap mengikuti arahan dari Pemprov DKI untuk tidak membuka bioskop di wilayah Ibu Kota. Apalagi bioskop di Jakarta sudah tutup hampir tujuh bulan dan sudah terbiasa mengikuti aturan pemerintah.
Dia juga meminta agar seluruh masyarakat  tetap patuh menjalani aktivitas kehidupan dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga penularan Covid-19 bisa menurun. Dia berharap ketika kasus menurun, operasional bioskop bisa dibuka kembali.
&quot;Pemerintah lebih jeli melihat situasi kondisinya. Sekarang semuanya juga sudah pontang-panting, tidak ada yang disalahkan. Ini suatu pelajaran yang Allah kasih kepada manusia,&quot; tutupnya.Sementara itu, Pelaksana Tugas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya memastikan operasional bioskop ditunda. Dia pun akan membuat surat keputusan(SK) ketika Peraturan Gubernur PSBB sudah ada.
&quot;Proses pembatalan tunggu pergub PSBB nya dulu . Nanti kita buatkan SK turunannya,&quot; tegasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA- Manajemen pengelola bioskop di Jakarta terpaksa harus gigit jari setelah pengumuman dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberlakukan kembali PSBB total pada Senin, 14 September mendatang. Manajemen pengelola bioskop dipastikan ikuti aturan PSBB total tersebut.
Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan, saat ini pengelola bioskop sudah menyiapkan berbagai macam penerapan protokol kesehatan di bioskop.
Bahkan kata dia, ada beberapa pengelola yang sudah mengajukan proposal protokol kesehatan sebagai syarat dibukanya kembali operasional bioskop.
&quot;Kita sudah lalui proses. Itu kan prosesnya panjang. Bikin proposal, presentasi, tinggal timingnya aja. Tapi ya gimana, Gubernur Anies sudah menyatakan seluruh tempat hiburan tutup, termasuk Bioskop,&quot; kata Djonny Syafrudin kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).
Manajemen pengelola kata dia siap mengikuti arahan dari Pemprov DKI untuk tidak membuka bioskop di wilayah Ibu Kota. Apalagi bioskop di Jakarta sudah tutup hampir tujuh bulan dan sudah terbiasa mengikuti aturan pemerintah.
Dia juga meminta agar seluruh masyarakat  tetap patuh menjalani aktivitas kehidupan dengan menerapkan protokol kesehatan, sehingga penularan Covid-19 bisa menurun. Dia berharap ketika kasus menurun, operasional bioskop bisa dibuka kembali.
&quot;Pemerintah lebih jeli melihat situasi kondisinya. Sekarang semuanya juga sudah pontang-panting, tidak ada yang disalahkan. Ini suatu pelajaran yang Allah kasih kepada manusia,&quot; tutupnya.Sementara itu, Pelaksana Tugas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya memastikan operasional bioskop ditunda. Dia pun akan membuat surat keputusan(SK) ketika Peraturan Gubernur PSBB sudah ada.
&quot;Proses pembatalan tunggu pergub PSBB nya dulu . Nanti kita buatkan SK turunannya,&quot; tegasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
