<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kepergok Mencuri Motor, Pengantin Baru Dihakimi Warga   </title><description>Belum lama menjadi pengantin baru, Ali Wahyudin (29) kini harus berurusan dengan polisi dan terpisah dengan istri tercinta.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/11/610/2275857/kepergok-mencuri-motor-pengantin-baru-dihakimi-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/11/610/2275857/kepergok-mencuri-motor-pengantin-baru-dihakimi-warga"/><item><title> Kepergok Mencuri Motor, Pengantin Baru Dihakimi Warga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/11/610/2275857/kepergok-mencuri-motor-pengantin-baru-dihakimi-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/11/610/2275857/kepergok-mencuri-motor-pengantin-baru-dihakimi-warga</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2020 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/10/610/2275857/kepergok-mencuri-motor-pengantin-baru-dihakimi-warga-bPWBQrrjLf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/10/610/2275857/kepergok-mencuri-motor-pengantin-baru-dihakimi-warga-bPWBQrrjLf.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>PALEMBANG - Belum lama menjadi pengantin baru, Ali Wahyudin (29) kini harus berurusan dengan polisi dan terpisah dengan istri tercinta.

Pria warga rumah susun di Jalan Radial, Palembang ini kedapatan mencuri sepeda motor di Pasar Kuto, Palembang.

Sebelum diamankan polisi dari Sektor Ilir Timur II, Ali lebih dahulu ditangkap massa yang memergokinya mendorong sepeda motor warga. Beruntung tidak lama setelah ditangkap warga, polisi yang berpatroli melintas.
&amp;nbsp;
Kanit Reskrim Polsek IT II Palembang, Ipda Ledi mengatakan, tersangka tertangkap oleh warga saat sedang mendorong motor korban di Pasar Kuto.

&quot;Ketahuan mendorong motor korban, pelaku diteriaki dan langsung diamankan warga. Tersangka ini merupakan pengantin baru,&quot; ujarnya, Kamis (10/9/2020).

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara kepada petugas, Ali mengaku tertangkap massa saat sedang membuka kunci kontak motor milik salah satu pengunjung pasar.

Ali mengaku terpaksa melakukan hal itu karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

&amp;ldquo;Iseng berjalan kaki dari rumah susun terus berjalan sampai Pasar Kuto lihat ada motor terparkir. Kebetulan tiga hari lalu ada menemukan kunci kontak dan setelah dicoba ternyata bisa atau pas,&amp;rdquo; tuturnya.

Namun aksi tersangka diketahui masyarakat sekitar yang langsung berteriak dan menangkap pelaku.</description><content:encoded>PALEMBANG - Belum lama menjadi pengantin baru, Ali Wahyudin (29) kini harus berurusan dengan polisi dan terpisah dengan istri tercinta.

Pria warga rumah susun di Jalan Radial, Palembang ini kedapatan mencuri sepeda motor di Pasar Kuto, Palembang.

Sebelum diamankan polisi dari Sektor Ilir Timur II, Ali lebih dahulu ditangkap massa yang memergokinya mendorong sepeda motor warga. Beruntung tidak lama setelah ditangkap warga, polisi yang berpatroli melintas.
&amp;nbsp;
Kanit Reskrim Polsek IT II Palembang, Ipda Ledi mengatakan, tersangka tertangkap oleh warga saat sedang mendorong motor korban di Pasar Kuto.

&quot;Ketahuan mendorong motor korban, pelaku diteriaki dan langsung diamankan warga. Tersangka ini merupakan pengantin baru,&quot; ujarnya, Kamis (10/9/2020).

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara kepada petugas, Ali mengaku tertangkap massa saat sedang membuka kunci kontak motor milik salah satu pengunjung pasar.

Ali mengaku terpaksa melakukan hal itu karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

&amp;ldquo;Iseng berjalan kaki dari rumah susun terus berjalan sampai Pasar Kuto lihat ada motor terparkir. Kebetulan tiga hari lalu ada menemukan kunci kontak dan setelah dicoba ternyata bisa atau pas,&amp;rdquo; tuturnya.

Namun aksi tersangka diketahui masyarakat sekitar yang langsung berteriak dan menangkap pelaku.</content:encoded></item></channel></rss>
