<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Menag Sepakat Ulama Wajib Dilindungi   </title><description>Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi sependapat dengan anggota Komisi VIII DPR bahwa ulama sebagai perwakilan nabi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/14/337/2277603/kasus-penusukan-syekh-ali-jaber-menag-sepakat-ulama-wajib-dilindungi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/14/337/2277603/kasus-penusukan-syekh-ali-jaber-menag-sepakat-ulama-wajib-dilindungi"/><item><title> Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Menag Sepakat Ulama Wajib Dilindungi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/14/337/2277603/kasus-penusukan-syekh-ali-jaber-menag-sepakat-ulama-wajib-dilindungi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/14/337/2277603/kasus-penusukan-syekh-ali-jaber-menag-sepakat-ulama-wajib-dilindungi</guid><pubDate>Senin 14 September 2020 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/14/337/2277603/kasus-penusukan-syekh-ali-jabeer-menag-sepakat-ulama-wajib-dilindungi-LLN1jOLC4a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Kemenag RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/14/337/2277603/kasus-penusukan-syekh-ali-jabeer-menag-sepakat-ulama-wajib-dilindungi-LLN1jOLC4a.jpg</image><title>Menteri Agama, Fachrul Razi (foto: Kemenag RI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi sependapat dengan anggota Komisi VIII DPR bahwa ulama sebagai perwakilan nabi di muka bumi wajib untuk dilindungi. Hal ini menanggapi pernyataan sejumlah anggota Komisi VIII DPR kepada Menag terkait insiden penusukan Syekh Ali Jaber saat memberikan ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, Minggu 13 September 2020 petang.
&amp;ldquo;Kemudian masalah Menag kok tidak segera merespons masalah ulama yang ditusuk itu, saya kira kami respons cepat tapi tidak belum tersebar luas,&amp;rdquo; kata Menag Fachrul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Syekh Ali Jaber Ditusuk, Komnas HAM: Polisi Harus Usut Tuntas!
Fachrul menyampaikan bahwa ia sependapat dengan anggota Komisi VIII DPR bahwa tidak diperbolehkan apapun alasan dan motivasi seseorang bisa melukai orang lain, apalagi jika menimpa seorang ulama yang sedang memberikan ceramah.
&amp;ldquo;Tapi kami sama sikapnya dengan yang disampaikan bapak-bapak tadi, apapun alasannya, apapun motivasinya tidaklah dibolehkan orang bisa menusuk yang lain apalagi itu ulama,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Menag Fachrul Razi: Penusuk Syekh Ali Jaber Kriminal, Pelakunya Harus Ditindak!
Mantan Wakil Panglima TNI ini juga mengungkap ada kejadian serupa. Menurutnya, dia mendapatkan kabar bahwa ada penusukan seorang imam sholat Subuh. Namun, dia tidak menyebut rinci di daerah mana kejadian tersebut terjadi. Yang jelas, Kemenag tengah mempersiapkan tanggapan terkait hal itu.
&amp;ldquo;Sebenarnya bukan cuma itu, ada satu lagi, sudah tersebar luas juga, saya kira agak mirip juga, yang sedang mimpin sholat subuh, ditusuk hampir mirip juga dan kami sedang merumuskan tanggapannya supaya tidak persis sama dengan yang awal tadi. Mungkin sedikit lebih bermakna dari aspek agama,&amp;rdquo; ungkap Fachrul.
Namun demikian, Fachrul menegaskan bahwa insiden penusukan ulama ini tentu menjadi perhatian Kemenag. Pihaknya juga sepakat bahwa ulama sebagai wakil nabi di muka bumi harus mendapatkan perlindungan dari semua pihak.
&amp;ldquo;Tapi kembali itu menjadi perhatian kami bersama, dan kami sepakat menggarisbawahi ulama itu adalah mohon maaf mewakili nabi di muka bumi ini mereka betul-betul mendapatkan perlindungan yang baik dari kita semua,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi sependapat dengan anggota Komisi VIII DPR bahwa ulama sebagai perwakilan nabi di muka bumi wajib untuk dilindungi. Hal ini menanggapi pernyataan sejumlah anggota Komisi VIII DPR kepada Menag terkait insiden penusukan Syekh Ali Jaber saat memberikan ceramah di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, Minggu 13 September 2020 petang.
&amp;ldquo;Kemudian masalah Menag kok tidak segera merespons masalah ulama yang ditusuk itu, saya kira kami respons cepat tapi tidak belum tersebar luas,&amp;rdquo; kata Menag Fachrul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Syekh Ali Jaber Ditusuk, Komnas HAM: Polisi Harus Usut Tuntas!
Fachrul menyampaikan bahwa ia sependapat dengan anggota Komisi VIII DPR bahwa tidak diperbolehkan apapun alasan dan motivasi seseorang bisa melukai orang lain, apalagi jika menimpa seorang ulama yang sedang memberikan ceramah.
&amp;ldquo;Tapi kami sama sikapnya dengan yang disampaikan bapak-bapak tadi, apapun alasannya, apapun motivasinya tidaklah dibolehkan orang bisa menusuk yang lain apalagi itu ulama,&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Menag Fachrul Razi: Penusuk Syekh Ali Jaber Kriminal, Pelakunya Harus Ditindak!
Mantan Wakil Panglima TNI ini juga mengungkap ada kejadian serupa. Menurutnya, dia mendapatkan kabar bahwa ada penusukan seorang imam sholat Subuh. Namun, dia tidak menyebut rinci di daerah mana kejadian tersebut terjadi. Yang jelas, Kemenag tengah mempersiapkan tanggapan terkait hal itu.
&amp;ldquo;Sebenarnya bukan cuma itu, ada satu lagi, sudah tersebar luas juga, saya kira agak mirip juga, yang sedang mimpin sholat subuh, ditusuk hampir mirip juga dan kami sedang merumuskan tanggapannya supaya tidak persis sama dengan yang awal tadi. Mungkin sedikit lebih bermakna dari aspek agama,&amp;rdquo; ungkap Fachrul.
Namun demikian, Fachrul menegaskan bahwa insiden penusukan ulama ini tentu menjadi perhatian Kemenag. Pihaknya juga sepakat bahwa ulama sebagai wakil nabi di muka bumi harus mendapatkan perlindungan dari semua pihak.
&amp;ldquo;Tapi kembali itu menjadi perhatian kami bersama, dan kami sepakat menggarisbawahi ulama itu adalah mohon maaf mewakili nabi di muka bumi ini mereka betul-betul mendapatkan perlindungan yang baik dari kita semua,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
