<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Penusuk Syekh Ali Jabber Diduga Gangguan Jiwa, Ini Tanggapan Tetangga   </title><description>Penusuk Syekh Ali Jabeer, Alpin Andria dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/14/340/2277518/penusuk-syekh-ali-jabber-diduga-gangguan-jiwa-ini-tanggapan-tetangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/14/340/2277518/penusuk-syekh-ali-jabber-diduga-gangguan-jiwa-ini-tanggapan-tetangga"/><item><title> Penusuk Syekh Ali Jabber Diduga Gangguan Jiwa, Ini Tanggapan Tetangga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/14/340/2277518/penusuk-syekh-ali-jabber-diduga-gangguan-jiwa-ini-tanggapan-tetangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/14/340/2277518/penusuk-syekh-ali-jabber-diduga-gangguan-jiwa-ini-tanggapan-tetangga</guid><pubDate>Senin 14 September 2020 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Andres Afandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/14/340/2277518/penusuk-syekh-ali-jabber-diduga-gangguan-jiwa-ini-tanggapan-tetangga-678dVzsaWk.png" expression="full" type="image/jpeg">Rumah penusuk Syekh Ali Jabber di police line (foto: Screenshot video)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/14/340/2277518/penusuk-syekh-ali-jabber-diduga-gangguan-jiwa-ini-tanggapan-tetangga-678dVzsaWk.png</image><title>Rumah penusuk Syekh Ali Jabber di police line (foto: Screenshot video)</title></images><description>BANDAR LAMPUNG &amp;ndash; Penusuk Syekh Ali Jabeer, Alpin Andria dikenal  tertutup  dan jarang bersosialisasi  dengan warga di kawasan Gang Kemiri, Kelurahan Sukajawa, Lampung.

Sehari pasca peristiwa penyerangan dan penikaman Syekh Ali Jabeer, situasi di lokasi kejadian masih disterilisasi polisi. Polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu juga, petugas memasang garis polisi di rumah Alpin
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Menag Fachrul Razi: Penusuk Syekh Ali Jaber Kriminal, Pelakunya Harus Ditindak!
Ketua RT Sukajawa, Jumawan membenarkan jika Alpin merupakan warga Gang Kemiri, Sukajawa. Namun, belakangan ini Alpin jarang terlihat dan sempat tinggal di rumah pamannya di Kabupaten Mesuji.

&amp;ldquo;Dia enggak pernah keluar, terakhir saya tau dia ke rumah pamannya di Mesuji,&amp;rdquo; kata Jumawan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;BNPT hingga Densus Dikerahkan untuk Mengungkap Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber
Jumawan pun tidak mengetahui, jika Alpin mempunyai riwayat gangguan jiwa, seperti yang diinformasikan pihak keluarga pelaku pasca peristiwa penusukan Syekh Ali Jabber kepada polisi.

&amp;ldquo;Kalau masalah itu (gangguan jiwa) silakan konfirmasi ke pihak keluarga,&amp;rdquo; pungkasnya.

Hingga saat ini, Alpin masih menjalani pemeriksaan penyidik Reskrim Polresta Bandar Lampung. Dalam waktu dekat, rencananya Alpin akan dilakukan tes kejiwaan di rumah sakit jiwa Propinsi Lampung, usai menjalani pemeriksaan polisi.

</description><content:encoded>BANDAR LAMPUNG &amp;ndash; Penusuk Syekh Ali Jabeer, Alpin Andria dikenal  tertutup  dan jarang bersosialisasi  dengan warga di kawasan Gang Kemiri, Kelurahan Sukajawa, Lampung.

Sehari pasca peristiwa penyerangan dan penikaman Syekh Ali Jabeer, situasi di lokasi kejadian masih disterilisasi polisi. Polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu juga, petugas memasang garis polisi di rumah Alpin
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Menag Fachrul Razi: Penusuk Syekh Ali Jaber Kriminal, Pelakunya Harus Ditindak!
Ketua RT Sukajawa, Jumawan membenarkan jika Alpin merupakan warga Gang Kemiri, Sukajawa. Namun, belakangan ini Alpin jarang terlihat dan sempat tinggal di rumah pamannya di Kabupaten Mesuji.

&amp;ldquo;Dia enggak pernah keluar, terakhir saya tau dia ke rumah pamannya di Mesuji,&amp;rdquo; kata Jumawan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;BNPT hingga Densus Dikerahkan untuk Mengungkap Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber
Jumawan pun tidak mengetahui, jika Alpin mempunyai riwayat gangguan jiwa, seperti yang diinformasikan pihak keluarga pelaku pasca peristiwa penusukan Syekh Ali Jabber kepada polisi.

&amp;ldquo;Kalau masalah itu (gangguan jiwa) silakan konfirmasi ke pihak keluarga,&amp;rdquo; pungkasnya.

Hingga saat ini, Alpin masih menjalani pemeriksaan penyidik Reskrim Polresta Bandar Lampung. Dalam waktu dekat, rencananya Alpin akan dilakukan tes kejiwaan di rumah sakit jiwa Propinsi Lampung, usai menjalani pemeriksaan polisi.

</content:encoded></item></channel></rss>
