<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pesan Wapres Ma'ruf Amin untuk Tingkatkan Potensi Wakaf Indonesia</title><description>Saat ini, potensi wakaf belum dipahami sebagai instrumen utama dalam pengelolaan ekonomi syariah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/15/337/2277895/5-pesan-wapres-ma-ruf-amin-untuk-tingkatkan-potensi-wakaf-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/15/337/2277895/5-pesan-wapres-ma-ruf-amin-untuk-tingkatkan-potensi-wakaf-indonesia"/><item><title>5 Pesan Wapres Ma'ruf Amin untuk Tingkatkan Potensi Wakaf Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/15/337/2277895/5-pesan-wapres-ma-ruf-amin-untuk-tingkatkan-potensi-wakaf-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/15/337/2277895/5-pesan-wapres-ma-ruf-amin-untuk-tingkatkan-potensi-wakaf-indonesia</guid><pubDate>Selasa 15 September 2020 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/15/337/2277895/5-pesan-wapres-ma-ruf-amin-untuk-tingkatkan-potensi-wakaf-indonesia-nu5TQhPmEQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Ma'ruf Amin (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/15/337/2277895/5-pesan-wapres-ma-ruf-amin-untuk-tingkatkan-potensi-wakaf-indonesia-nu5TQhPmEQ.jpg</image><title>Wapres Ma'ruf Amin (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan, pengembangan wakaf di Indonesia akan didorong bersamaan dengan pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonom dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Ma'ruf menilai, terdapat lima hal yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam mengembangkan wakaf di Tanah Air. Saat ini, lanjut dia, potensi wakaf belum dipahami sebagai instrumen utama dalam pengelolaan ekonomi syariah.

&quot;Pertama, meningkatkan pemahaman dan kesadaran berwakaf. Sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran berwakaf harus terus dilakukan secara sistematis, masif, dan terstruktur,) kata Ma'ruf dalam Rakornas BWI se-Indonesia dan meluncurkan gerakan 'Kebangkitan Wakaf Produktif Menuju Indonesia Emas 2045', Senin (14/9/2020) malam.

Kedua, Ma'ruf menilai pengembangan potensi wakaf Indonesia bisa dilakukan dengan meningkatkan jumlah wakif (orang yang wakaf) dan harta wakaf melalui versifikasi harta wakaf seperti zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf).

Kemudian, lanjut dia, potensi wakaf bisa dimaksimalkan dengan meningkatkan kompetensi Nadzir, termasuk kompetensi dalam bidang bisnis dan usaha, serta kompetensi dalam menjalankan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip-prinsip utama dari wakaf.

&quot;Sehingga mampu mengelola aset wakaf secara profesional,&quot; terangnya.

Sementara pesan Ma'ruf yang keempat, potensi wakaf bisa dimaksimalkan dengan meningkatkan dampak manfaat bagi Mauquf'Alaih (orang atau lembaga yang berhak menerima wakaf).

&quot;Dan kelima, memperkuat sinergi antar pengelola Ziswaf atau Islamic Social Fund (ISF) dan Islamic Commercial Fund (Perbankan Syariah),&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan, pengembangan wakaf di Indonesia akan didorong bersamaan dengan pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonom dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Ma'ruf menilai, terdapat lima hal yang dilakukan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam mengembangkan wakaf di Tanah Air. Saat ini, lanjut dia, potensi wakaf belum dipahami sebagai instrumen utama dalam pengelolaan ekonomi syariah.

&quot;Pertama, meningkatkan pemahaman dan kesadaran berwakaf. Sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran berwakaf harus terus dilakukan secara sistematis, masif, dan terstruktur,) kata Ma'ruf dalam Rakornas BWI se-Indonesia dan meluncurkan gerakan 'Kebangkitan Wakaf Produktif Menuju Indonesia Emas 2045', Senin (14/9/2020) malam.

Kedua, Ma'ruf menilai pengembangan potensi wakaf Indonesia bisa dilakukan dengan meningkatkan jumlah wakif (orang yang wakaf) dan harta wakaf melalui versifikasi harta wakaf seperti zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf).

Kemudian, lanjut dia, potensi wakaf bisa dimaksimalkan dengan meningkatkan kompetensi Nadzir, termasuk kompetensi dalam bidang bisnis dan usaha, serta kompetensi dalam menjalankan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip-prinsip utama dari wakaf.

&quot;Sehingga mampu mengelola aset wakaf secara profesional,&quot; terangnya.

Sementara pesan Ma'ruf yang keempat, potensi wakaf bisa dimaksimalkan dengan meningkatkan dampak manfaat bagi Mauquf'Alaih (orang atau lembaga yang berhak menerima wakaf).

&quot;Dan kelima, memperkuat sinergi antar pengelola Ziswaf atau Islamic Social Fund (ISF) dan Islamic Commercial Fund (Perbankan Syariah),&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
