<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perketat AKB, Pemkot Bandung Terapkan Sistem Buka-Tutup Jalan Utama      </title><description>Pemerintah Kota Bandung terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya memperketat penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB).&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/18/525/2279797/perketat-akb-pemkot-bandung-terapkan-sistem-buka-tutup-jalan-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/18/525/2279797/perketat-akb-pemkot-bandung-terapkan-sistem-buka-tutup-jalan-utama"/><item><title>Perketat AKB, Pemkot Bandung Terapkan Sistem Buka-Tutup Jalan Utama      </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/18/525/2279797/perketat-akb-pemkot-bandung-terapkan-sistem-buka-tutup-jalan-utama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/18/525/2279797/perketat-akb-pemkot-bandung-terapkan-sistem-buka-tutup-jalan-utama</guid><pubDate>Jum'at 18 September 2020 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Billy Maulana Finkran</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/18/525/2279797/pertekat-akb-pemkot-bandung-terapkan-sistem-buka-tutup-jalan-utama-eghJP4lLQB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemkot Bandung terapkan sistem buka-tutup jalan. Foto: Billy Maulana Finkran</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/18/525/2279797/pertekat-akb-pemkot-bandung-terapkan-sistem-buka-tutup-jalan-utama-eghJP4lLQB.jpg</image><title>Pemkot Bandung terapkan sistem buka-tutup jalan. Foto: Billy Maulana Finkran</title></images><description>BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya memperketat penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Contoh implementasinya adalah menerapkan buka-tutup di lima ruas jalan utama di pusat kota yang kerap menimbulkan kemacetan atau kerumunan pada jam-jam tertentu.
Kelima ruas jalan yang kena buka-tutup tersebut meliputi Jalan Asia Afrika-Tamblong, Jalan Otista-Suniaraja, Jalan Purnawarman-Marthadinatha, Jalan Merdeka-Riau, dan Jalan Merdeka-Aceh..
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan penutupan ruas jalan tersebut akan dilakukan per dua jam sekali, mulai pukul 09-00 WIB sampai pukul 11-00 WB.
Kemudian pada malam hari mulai pukul 22:00 WIB sampai pagi pukul 06:00 WIB. &amp;ldquo;Dilaksanakan per dua jam ya,&amp;rdquo; ucapnya di lokasi pada Jumat (18/9/2020).
Menurut oded, penutupan dilakukan untuk mengingatkan warga Kota Bandung dan pengguna jalan bahwa pandemi Covid-19 masih mengancam.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penanganan Covid-19, Ridwan Kamil : Kalau DKI Kewalahan Kami Tawarkan Rumah Sakit
&amp;ldquo;Kita ingin mengingatkan kepada warga Bandung dan orang-orang yang ingin masuk ke Bandung bahwa pandemi ini masih ada,&amp;rdquo; tuturnya.
Kendati demikian Oded memastikan penutupan ruas jalan tersebut bisa mengurangi penumpukan kendaraan,  namun tidak akan menghambat sektor ekonomi yang sudah berjalan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta Terapkan PSBB, Pemkot Bandung Masih Bolehkan Warga Luar Masuk</description><content:encoded>BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menekan angka penyebaran Covid-19, salah satunya memperketat penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Contoh implementasinya adalah menerapkan buka-tutup di lima ruas jalan utama di pusat kota yang kerap menimbulkan kemacetan atau kerumunan pada jam-jam tertentu.
Kelima ruas jalan yang kena buka-tutup tersebut meliputi Jalan Asia Afrika-Tamblong, Jalan Otista-Suniaraja, Jalan Purnawarman-Marthadinatha, Jalan Merdeka-Riau, dan Jalan Merdeka-Aceh..
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan penutupan ruas jalan tersebut akan dilakukan per dua jam sekali, mulai pukul 09-00 WIB sampai pukul 11-00 WB.
Kemudian pada malam hari mulai pukul 22:00 WIB sampai pagi pukul 06:00 WIB. &amp;ldquo;Dilaksanakan per dua jam ya,&amp;rdquo; ucapnya di lokasi pada Jumat (18/9/2020).
Menurut oded, penutupan dilakukan untuk mengingatkan warga Kota Bandung dan pengguna jalan bahwa pandemi Covid-19 masih mengancam.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penanganan Covid-19, Ridwan Kamil : Kalau DKI Kewalahan Kami Tawarkan Rumah Sakit
&amp;ldquo;Kita ingin mengingatkan kepada warga Bandung dan orang-orang yang ingin masuk ke Bandung bahwa pandemi ini masih ada,&amp;rdquo; tuturnya.
Kendati demikian Oded memastikan penutupan ruas jalan tersebut bisa mengurangi penumpukan kendaraan,  namun tidak akan menghambat sektor ekonomi yang sudah berjalan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta Terapkan PSBB, Pemkot Bandung Masih Bolehkan Warga Luar Masuk</content:encoded></item></channel></rss>
