<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berpidato di Sidang Umum PBB, Putin Tawarkan Vaksin Sputnik V Gratis </title><description>Putin menyerukan pemimpin dunia bertemu dan bekerja sama untuk membuat vaksinasi Covid-19 bebas diakses semua orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/23/18/2282387/berpidato-di-sidang-umum-pbb-putin-tawarkan-vaksin-sputnik-v-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/23/18/2282387/berpidato-di-sidang-umum-pbb-putin-tawarkan-vaksin-sputnik-v-gratis"/><item><title>Berpidato di Sidang Umum PBB, Putin Tawarkan Vaksin Sputnik V Gratis </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/23/18/2282387/berpidato-di-sidang-umum-pbb-putin-tawarkan-vaksin-sputnik-v-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/23/18/2282387/berpidato-di-sidang-umum-pbb-putin-tawarkan-vaksin-sputnik-v-gratis</guid><pubDate>Rabu 23 September 2020 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/23/18/2282387/berpidato-di-sidang-umum-putin-tawarkan-vaksin-sputnik-v-untuk-staf-pbb-9TKyxTuUEu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Dinas Pers Kepresidenan Rusia/TASS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/23/18/2282387/berpidato-di-sidang-umum-putin-tawarkan-vaksin-sputnik-v-untuk-staf-pbb-9TKyxTuUEu.jpg</image><title>Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Dinas Pers Kepresidenan Rusia/TASS)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan digelarnya pertemuan tingkat tinggi tentang pengembangan global vaksin Covid-19, saat berbicara di Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (21/9/2020). Dia juga menawarkan untuk memvaksinasi staf PBB dengan vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V, secara gratis.
Berpidato pada sesi pagi, Putin berfokus pada pandemi Covid-19 dan dampaknya pada banyak negara, individu, dan kehidupan manusia.
BACA JUGA: Lama Ditunggu, Batch Pertama Vaksin Covid-19 Rusia Akan Rilis dalam Dua Pekan
&quot;Kita semua menghadapi tantangan baru yang fundamental - pandemi virus korona. Penyakit ini secara langsung memengaruhi jutaan orang, [dan] merenggut hal yang paling berharga - ratusan ribu nyawa manusia. Karantina, penutupan perbatasan, penciptaan banyak masalah untuk warga dari hampir semua negara - semua ini adalah kenyataan hari ini,&quot; kata Putin sebagaimana dilansir RT.
Putin meminta agar para pemimpin dunia yang tertarik bekerja sama dalam pengembangan vaksin Covid-19 untuk bertemu dan berdiskusi guna menghadapi penyakit mematikan itu dan membuat vaksinasi dapat diakses secara bebas oleh semua orang.  Dia menyebut hal itu sebagai prioritas utama bagi umat manusia.
BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Rusia 'Sputnik V' Diambil dari Nama Satelit Pertama di Dunia
Rusia adalah negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Covid-19, Sputnik V, yang telah terbukti &quot;andal, aman, dan efektif&quot;. Putin menekankan bahwa Rusia siap memberikan semua bantuan yang diperlukan.Memperhatikan bahwa penyakit tersebut telah memengaruhi staf PBB, Putin  kemudian menawarkan bantuan dan menyatakan bahwa Moskow siap memberikan  suntikan Sputnik V gratis kepada setiap staf PBB yang ingin divaksinasi.  Dia menambahkan bahwa Rusia telah menerima beberapa permintaan dari  rekan-rekan PBB.
&quot;Kami berterima kasih kepada Presiden Putin atas tawaran dermawannya,  yang akan diperiksa oleh layanan medis kami,&quot; kata juru bicara PBB  Stephane Dujarric.
Vaksin Sputnik V saat ini sedang menjalani uji coba akhir skala  besar. Puluhan ribu orang Rusia dan orang asing secara sukarela  mengambil bagian dalam program imunisasi percontohan. Beberapa negara  dunia, termasuk mitra Rusia, India dan Filipina, telah menunjukkan minat  dalam pengadaan vaksin tersebut. (dka)</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan digelarnya pertemuan tingkat tinggi tentang pengembangan global vaksin Covid-19, saat berbicara di Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (21/9/2020). Dia juga menawarkan untuk memvaksinasi staf PBB dengan vaksin Covid-19 buatan Rusia, Sputnik V, secara gratis.
Berpidato pada sesi pagi, Putin berfokus pada pandemi Covid-19 dan dampaknya pada banyak negara, individu, dan kehidupan manusia.
BACA JUGA: Lama Ditunggu, Batch Pertama Vaksin Covid-19 Rusia Akan Rilis dalam Dua Pekan
&quot;Kita semua menghadapi tantangan baru yang fundamental - pandemi virus korona. Penyakit ini secara langsung memengaruhi jutaan orang, [dan] merenggut hal yang paling berharga - ratusan ribu nyawa manusia. Karantina, penutupan perbatasan, penciptaan banyak masalah untuk warga dari hampir semua negara - semua ini adalah kenyataan hari ini,&quot; kata Putin sebagaimana dilansir RT.
Putin meminta agar para pemimpin dunia yang tertarik bekerja sama dalam pengembangan vaksin Covid-19 untuk bertemu dan berdiskusi guna menghadapi penyakit mematikan itu dan membuat vaksinasi dapat diakses secara bebas oleh semua orang.  Dia menyebut hal itu sebagai prioritas utama bagi umat manusia.
BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Rusia 'Sputnik V' Diambil dari Nama Satelit Pertama di Dunia
Rusia adalah negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Covid-19, Sputnik V, yang telah terbukti &quot;andal, aman, dan efektif&quot;. Putin menekankan bahwa Rusia siap memberikan semua bantuan yang diperlukan.Memperhatikan bahwa penyakit tersebut telah memengaruhi staf PBB, Putin  kemudian menawarkan bantuan dan menyatakan bahwa Moskow siap memberikan  suntikan Sputnik V gratis kepada setiap staf PBB yang ingin divaksinasi.  Dia menambahkan bahwa Rusia telah menerima beberapa permintaan dari  rekan-rekan PBB.
&quot;Kami berterima kasih kepada Presiden Putin atas tawaran dermawannya,  yang akan diperiksa oleh layanan medis kami,&quot; kata juru bicara PBB  Stephane Dujarric.
Vaksin Sputnik V saat ini sedang menjalani uji coba akhir skala  besar. Puluhan ribu orang Rusia dan orang asing secara sukarela  mengambil bagian dalam program imunisasi percontohan. Beberapa negara  dunia, termasuk mitra Rusia, India dan Filipina, telah menunjukkan minat  dalam pengadaan vaksin tersebut. (dka)</content:encoded></item></channel></rss>
