<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Tolak Berkomitmen untuk Serahkan Kekuasaan Secara Damai</title><description>Trump telah berulang kali menyatakan keraguannya pada metode mail-in voting.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/24/18/2282869/trump-tolak-berkomitmen-untuk-serahkan-kekuasaan-secara-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/24/18/2282869/trump-tolak-berkomitmen-untuk-serahkan-kekuasaan-secara-damai"/><item><title>Trump Tolak Berkomitmen untuk Serahkan Kekuasaan Secara Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/24/18/2282869/trump-tolak-berkomitmen-untuk-serahkan-kekuasaan-secara-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/24/18/2282869/trump-tolak-berkomitmen-untuk-serahkan-kekuasaan-secara-damai</guid><pubDate>Kamis 24 September 2020 10:37 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/24/18/2282869/trump-tolak-berkomitmen-untuk-serahkan-kekuasaan-secara-damai-FS1Kt7GRvj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/24/18/2282869/trump-tolak-berkomitmen-untuk-serahkan-kekuasaan-secara-damai-FS1Kt7GRvj.jpg</image><title>Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Twitter)</title></images><description>WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (23/9/2020) menolak berkomitmen pada pemindahan kekuasaan secara damai jika dia kalah dalam pemilihan presiden 3 November dari saingannya, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.
Ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah dia akan berkomitmen menyerahkan kekuasaan secara damai, apapun hasil pemilihan presiden, kepada Joe Biden, Trump menjawab bahwa dia harus melihat terlebih dahulu apa yang terjadi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Trump Peringatkan Pilpres AS November Mungkin Dicurangi
&quot;Kita harus melihat apa yang terjadi,&quot; kata Trump sebagaimana dilansir Reuters.
Dia juga meyakini bahwa hasil pilpres akan dibawa ke Mahkamah Agung AS, sementara menyatakan keraguan pada metode pemilihan lewat surat.
Trump telah berulang kali menyatakan keraguannya pada legitimasi pilpres kalo ini karena kekhawatirannya tentang mail-in voting, atau pemungutan suara lewat surat, yang telah didorong oleh Partai Demokrat selama pandemi.
&quot;Saya telah mengeluhkan dengan keras tentang surat suara,&quot; kata Trump. &quot;Dan surat suara itu adalah bencana.&quot;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Jajak Pendapat Pilpres AS 2020 Reuters, Biden Unggul Jauh dari Trump
Trump meyakini bahwa pemungutan suara melalui surat rawan untuk dicurangi.
Pada 2016, Trump juga menolak untuk berkomitmen menerima hasil pemilu dalam kontesnya melawan kandidat Demokrat, Hillary Clinton. Dia akhirnya dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden, meskipun dia kalah dalam jumlah suara populer dari saingannya itu.
</description><content:encoded>WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (23/9/2020) menolak berkomitmen pada pemindahan kekuasaan secara damai jika dia kalah dalam pemilihan presiden 3 November dari saingannya, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.
Ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah dia akan berkomitmen menyerahkan kekuasaan secara damai, apapun hasil pemilihan presiden, kepada Joe Biden, Trump menjawab bahwa dia harus melihat terlebih dahulu apa yang terjadi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Trump Peringatkan Pilpres AS November Mungkin Dicurangi
&quot;Kita harus melihat apa yang terjadi,&quot; kata Trump sebagaimana dilansir Reuters.
Dia juga meyakini bahwa hasil pilpres akan dibawa ke Mahkamah Agung AS, sementara menyatakan keraguan pada metode pemilihan lewat surat.
Trump telah berulang kali menyatakan keraguannya pada legitimasi pilpres kalo ini karena kekhawatirannya tentang mail-in voting, atau pemungutan suara lewat surat, yang telah didorong oleh Partai Demokrat selama pandemi.
&quot;Saya telah mengeluhkan dengan keras tentang surat suara,&quot; kata Trump. &quot;Dan surat suara itu adalah bencana.&quot;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Jajak Pendapat Pilpres AS 2020 Reuters, Biden Unggul Jauh dari Trump
Trump meyakini bahwa pemungutan suara melalui surat rawan untuk dicurangi.
Pada 2016, Trump juga menolak untuk berkomitmen menerima hasil pemilu dalam kontesnya melawan kandidat Demokrat, Hillary Clinton. Dia akhirnya dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden, meskipun dia kalah dalam jumlah suara populer dari saingannya itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
