<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>26 Rumah Sakit Swasta di Jakarta Akan Layani Pasien Positif Covid-19</title><description>Kerjasama dengan 26 rumah sakit swasta itu masih menunggu adanya Kepgub.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283608/26-rumah-sakit-swasta-di-jakarta-akan-layani-pasien-positif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283608/26-rumah-sakit-swasta-di-jakarta-akan-layani-pasien-positif-covid-19"/><item><title>26 Rumah Sakit Swasta di Jakarta Akan Layani Pasien Positif Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283608/26-rumah-sakit-swasta-di-jakarta-akan-layani-pasien-positif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283608/26-rumah-sakit-swasta-di-jakarta-akan-layani-pasien-positif-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2020 13:52 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/25/338/2283608/26-rumah-sakit-swasta-di-jakarta-akan-layani-pasien-positif-covid-19-zI5BtV95bN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rumah sakit (Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/25/338/2283608/26-rumah-sakit-swasta-di-jakarta-akan-layani-pasien-positif-covid-19-zI5BtV95bN.jpg</image><title>Ilustrasi rumah sakit (Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menambah kapasitas layanan rumah sakit untuk menangani pasien positif Covid-19. Sedikitnya ada 26 rumah sakit swasta yang akan bekerjasama dengan Pemprov DKI untuk melayani pasien positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, kerjasama dengan 26 rumah sakit penanganan pasien Covid-19 itu masih menunggu adanya Keputusan Gubernur (Kepgub). Untuk itu, dia belum bisa merinci ke-26 rumah sakit swasta yang menangani pasien positif Covid-19.

&quot;Ada 26 rumah sakit swasta yang telah berkomitmen. Saat ini berproses untuk menguatkan kerjasama itu,&quot; kata Widyastuti, Jumat (25/9/2020).

Selain 26 rumah sakit swasta, Pemprov DKI Jakarta telah menunjuk 67 rumah sakit sebagai rujukan pasien virus corona. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya dikhususnya untuk penanganan Covid-19 di Ibu Kota. Artinya, 13 rumah sakit itu tidak lagi menerima pasien umum.

&quot;Melihat angka kita harian yang semakin meningkat, kami mengembangkan 13 RSUD di DKI untuk menjadi RS Covid-19. Jadi, 13 ini full Covid,&amp;rdquo; ujarnya.


Kebijakan itu, lanjut Widyastuti, diambil demi memberikan pelayanan maksimal kepada pasien Covid-19. Itu karena dari 4.812 tempat tidur yang disediakan, kini tingkat keterisiannya mencapai 81 persen hingga 23 September 2020.

Kemudian, tingkat keterisian ruang Intensive Care Unit (ICU) juga telah berada di angka 74 persen dari 695 tempat tidur yang disediakan.

Baca Juga : Orang Kaya yang Positif Covid-19 OTG Diminta Isolasi di Hotel Berbayar

&quot;Dengan penyiapan tadi, bukan terus kami ingin tambah banyak yang sakit, bukan. Tapi, ini bagian dari mitigasi berdasarkan angka proyeksi kasus di DKI Jakarta,&quot; tuturnya.

Baca Juga : RSD Wisma Atlet Rawat 1.954 Pasien OTG Virus Corona

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menambah kapasitas layanan rumah sakit untuk menangani pasien positif Covid-19. Sedikitnya ada 26 rumah sakit swasta yang akan bekerjasama dengan Pemprov DKI untuk melayani pasien positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, kerjasama dengan 26 rumah sakit penanganan pasien Covid-19 itu masih menunggu adanya Keputusan Gubernur (Kepgub). Untuk itu, dia belum bisa merinci ke-26 rumah sakit swasta yang menangani pasien positif Covid-19.

&quot;Ada 26 rumah sakit swasta yang telah berkomitmen. Saat ini berproses untuk menguatkan kerjasama itu,&quot; kata Widyastuti, Jumat (25/9/2020).

Selain 26 rumah sakit swasta, Pemprov DKI Jakarta telah menunjuk 67 rumah sakit sebagai rujukan pasien virus corona. Dari jumlah tersebut, 13 di antaranya dikhususnya untuk penanganan Covid-19 di Ibu Kota. Artinya, 13 rumah sakit itu tidak lagi menerima pasien umum.

&quot;Melihat angka kita harian yang semakin meningkat, kami mengembangkan 13 RSUD di DKI untuk menjadi RS Covid-19. Jadi, 13 ini full Covid,&amp;rdquo; ujarnya.


Kebijakan itu, lanjut Widyastuti, diambil demi memberikan pelayanan maksimal kepada pasien Covid-19. Itu karena dari 4.812 tempat tidur yang disediakan, kini tingkat keterisiannya mencapai 81 persen hingga 23 September 2020.

Kemudian, tingkat keterisian ruang Intensive Care Unit (ICU) juga telah berada di angka 74 persen dari 695 tempat tidur yang disediakan.

Baca Juga : Orang Kaya yang Positif Covid-19 OTG Diminta Isolasi di Hotel Berbayar

&quot;Dengan penyiapan tadi, bukan terus kami ingin tambah banyak yang sakit, bukan. Tapi, ini bagian dari mitigasi berdasarkan angka proyeksi kasus di DKI Jakarta,&quot; tuturnya.

Baca Juga : RSD Wisma Atlet Rawat 1.954 Pasien OTG Virus Corona

</content:encoded></item></channel></rss>
