<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengemudi Tabrak Petugas saat Operasi Yustisi Jalani Tes Kejiwaan</title><description>Polisi belum menetapkan pria tersebut sebagai tersangka karena menunggu hasil tes kejiwaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283886/pengemudi-tabrak-petugas-saat-operasi-yustisi-jalani-tes-kejiwaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283886/pengemudi-tabrak-petugas-saat-operasi-yustisi-jalani-tes-kejiwaan"/><item><title>Pengemudi Tabrak Petugas saat Operasi Yustisi Jalani Tes Kejiwaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283886/pengemudi-tabrak-petugas-saat-operasi-yustisi-jalani-tes-kejiwaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/25/338/2283886/pengemudi-tabrak-petugas-saat-operasi-yustisi-jalani-tes-kejiwaan</guid><pubDate>Jum'at 25 September 2020 18:47 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/25/338/2283886/pengemudi-tabrak-petugas-saat-operasi-yustisi-jalani-tes-kejiwaan-xNqylzjhWv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolsek Cakung Kompol Satria (Foto: Okto Rizki Alpino)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/25/338/2283886/pengemudi-tabrak-petugas-saat-operasi-yustisi-jalani-tes-kejiwaan-xNqylzjhWv.jpg</image><title>Kapolsek Cakung Kompol Satria (Foto: Okto Rizki Alpino)</title></images><description>JAKARTA - Seorang pengemudi mobil yang menabrak petugas di Ujung Menteng Cakung, Jakarta Timur saat Operasi Yustisi digelar kini tengah menjalani tes kejiwaan di RS Polri Kramat Jati. Hingga kini, polisi belum menetapkan pria tersebut sebagai tersangka karena menunggu hasil tes kejiwaan.

&quot;Kejadian Rabu lalu, saat ini kita sedang menunggu hasil tes kejiwaan dari RS Polri Kramat Jati,&quot; Kata Kapolsek Cakung Kompol Satria di Jakarta Timur, Kamis (25/9/2020).

Satria menuturkan, saat kejadian pria tersebut sempat membawa seorang anak yang diketahui memiliki kebutuhan khusus. Setelah dilakukan konseling oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polrestro Jakarta Timur ditemukan bebera luka memar.

&quot;Jadi, waktu diberikan konseling ditemukan adanya luka memar dan luka bekas sundutan rokok,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepergok Tak Pakai Masker, Pengemudi Mobil Tabrak Petugas Operasi Yustisi&amp;nbsp;
Satria menuturkan, petugas yang menjadi korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Jika dari hasil tes kejiwaan menunjukan bahwa pria tersebut tidak memiliki gangguan kejiwaan proses hukum akan dilakukan.

&quot;Kalau tidak ada gangguan jiwa, maka kasus penabrakan itu akan berlanjut ke proses hukum,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang pengemudi mobil yang menabrak petugas di Ujung Menteng Cakung, Jakarta Timur saat Operasi Yustisi digelar kini tengah menjalani tes kejiwaan di RS Polri Kramat Jati. Hingga kini, polisi belum menetapkan pria tersebut sebagai tersangka karena menunggu hasil tes kejiwaan.

&quot;Kejadian Rabu lalu, saat ini kita sedang menunggu hasil tes kejiwaan dari RS Polri Kramat Jati,&quot; Kata Kapolsek Cakung Kompol Satria di Jakarta Timur, Kamis (25/9/2020).

Satria menuturkan, saat kejadian pria tersebut sempat membawa seorang anak yang diketahui memiliki kebutuhan khusus. Setelah dilakukan konseling oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polrestro Jakarta Timur ditemukan bebera luka memar.

&quot;Jadi, waktu diberikan konseling ditemukan adanya luka memar dan luka bekas sundutan rokok,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kepergok Tak Pakai Masker, Pengemudi Mobil Tabrak Petugas Operasi Yustisi&amp;nbsp;
Satria menuturkan, petugas yang menjadi korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Jika dari hasil tes kejiwaan menunjukan bahwa pria tersebut tidak memiliki gangguan kejiwaan proses hukum akan dilakukan.

&quot;Kalau tidak ada gangguan jiwa, maka kasus penabrakan itu akan berlanjut ke proses hukum,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
