<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kisah Penderita Covid-19: Dampaknya Seram Sekali   </title><description>Penderita Covid-19, Welky Pakpahan mengungkapkan awal mulanya terpapar Virus Corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/28/337/2285176/kisah-penderita-covid-19-dampaknya-seram-sekali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/28/337/2285176/kisah-penderita-covid-19-dampaknya-seram-sekali"/><item><title> Kisah Penderita Covid-19: Dampaknya Seram Sekali   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/28/337/2285176/kisah-penderita-covid-19-dampaknya-seram-sekali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/28/337/2285176/kisah-penderita-covid-19-dampaknya-seram-sekali</guid><pubDate>Senin 28 September 2020 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/28/337/2285176/kisah-penderita-covid-19-dampaknya-seram-sekali-71vMpkMLfk.png" expression="full" type="image/jpeg">Penderita Virus Corona, Welky (foto: Screenshoot video)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/28/337/2285176/kisah-penderita-covid-19-dampaknya-seram-sekali-71vMpkMLfk.png</image><title>Penderita Virus Corona, Welky (foto: Screenshoot video)</title></images><description>JAKARTA - Penderita Covid-19, Welky Pakpahan mengungkapkan awal mulanya terpapar Virus Corona. Ia diketahui terjangkit virus itu setelah mengunjungi kedua orang tuanya yang pada saat itu memiliki gejala Covid-19.

&amp;ldquo;Sebenarnya sudah mulai lihat kayak gejala di Papa Mama saya, mereka naik turun panasnya di hari Senin tanggal 7 September kalau tidak salah. Terus mereka sudah ada gejala-gejala naik turun panas, itu kenapa gitu kan? Aku kan memang selalu hampir tiap 2-3 hari itu aku datang ke rumah bokap nyokap untuk ada meeting keluargalah, meeting kerjaan terus sama untuk ngomong kerjaan, ada beberapa dokumen harus tanda tangan,&amp;rdquo; ungkap Welky dalam diskusi virtual di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kisah Penyintas Covid-19, Sering Berolahraga dan Minum Vitamin Namun Terkena Corona
Welky mengatakan, usai bertemu kedua orang tuanya, ia merasakan gejala Covid-19.

&amp;ldquo;Pas aku ke sana hari Senin, terus hari Kamis aku pergi lagi (ke rumah) aku lihat mereka kok udah lemes gitu. Pas hari Jumat-nya itu aku sudah mulai badan aku langsung, kayak sendi-sendi aku langsung lemas, terus langsung meriang,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Aku langsung ke istri aku, aku bilang ini kayaknya aku kena deh karena aku merasa gitu. Biasanya enggak pernah kayak gitu. Jadi aku langsung ngumpet langsung di kamar. Aku kasih tahu istri, aku udah enggak mau ketemu anak-anak dulu,&amp;rdquo; ungkap Welky.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dokter Reisa: Isolasi Mandiri Harus Disiplin &amp;amp; Tak Boleh Kendor&amp;nbsp;
Sebelumnya, Welky juga telah meminta adiknya untuk melakukan tes swab yang usai liburan dari Bali. Dan ternyata hasilnya positif Covid-19.

&amp;ldquo;Dia dinyatakan positif. Aku bilang kayaknya langsung Senin semua satu keluarga swab, papa mama langsung, semua langsung satu keluarga di Pantai Indah Kapuk kita swab dulu,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Jadi hari Senin kita swab di rumah, mereka datang pakai APD, sorenya jam 8 langsung keluar hasilnya aku langsung positif,&amp;rdquo; ungkap Welky.

Usai dinyatakan positif Covid-19, Welky mengungkapkan langsung mengambil tindakan untuk melakukan perawatan di rumah sakit. Namun, pada saat itu ia dan anggota keluarganya sempat tidak mendapatkan rumah sakit.

&amp;ldquo;Setelah terkena Covid-19 langsung ambil tindakan untuk dirawat di rumah sakit. Langsung, sempat enggak dapat rumah sakit. Cuman untung teman ada yang bilang oh ya di RS sini ada, kita disiapin langsung masuk,&amp;rdquo; tuturnya.

Welky pun mengatakan, bahwa dampak Covid-19, seram baginya. &amp;ldquo;Saya bisa katakan itu dampak Covid itu, itu parah sekali. Karena setelah saya sudah tahu Papa Mama kena. Seluruh di Pantai Indah Kapuk, rumah itu langsung dua ART (Asisten Rumah Tangga) pun langsung udah positif, langsung dua grandson, dua cucu langsung juga positif. Jadi tuh dampak klaster keluarga itu sangat aduh, serem sekali lah,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penderita Covid-19, Welky Pakpahan mengungkapkan awal mulanya terpapar Virus Corona. Ia diketahui terjangkit virus itu setelah mengunjungi kedua orang tuanya yang pada saat itu memiliki gejala Covid-19.

&amp;ldquo;Sebenarnya sudah mulai lihat kayak gejala di Papa Mama saya, mereka naik turun panasnya di hari Senin tanggal 7 September kalau tidak salah. Terus mereka sudah ada gejala-gejala naik turun panas, itu kenapa gitu kan? Aku kan memang selalu hampir tiap 2-3 hari itu aku datang ke rumah bokap nyokap untuk ada meeting keluargalah, meeting kerjaan terus sama untuk ngomong kerjaan, ada beberapa dokumen harus tanda tangan,&amp;rdquo; ungkap Welky dalam diskusi virtual di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kisah Penyintas Covid-19, Sering Berolahraga dan Minum Vitamin Namun Terkena Corona
Welky mengatakan, usai bertemu kedua orang tuanya, ia merasakan gejala Covid-19.

&amp;ldquo;Pas aku ke sana hari Senin, terus hari Kamis aku pergi lagi (ke rumah) aku lihat mereka kok udah lemes gitu. Pas hari Jumat-nya itu aku sudah mulai badan aku langsung, kayak sendi-sendi aku langsung lemas, terus langsung meriang,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Aku langsung ke istri aku, aku bilang ini kayaknya aku kena deh karena aku merasa gitu. Biasanya enggak pernah kayak gitu. Jadi aku langsung ngumpet langsung di kamar. Aku kasih tahu istri, aku udah enggak mau ketemu anak-anak dulu,&amp;rdquo; ungkap Welky.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Dokter Reisa: Isolasi Mandiri Harus Disiplin &amp;amp; Tak Boleh Kendor&amp;nbsp;
Sebelumnya, Welky juga telah meminta adiknya untuk melakukan tes swab yang usai liburan dari Bali. Dan ternyata hasilnya positif Covid-19.

&amp;ldquo;Dia dinyatakan positif. Aku bilang kayaknya langsung Senin semua satu keluarga swab, papa mama langsung, semua langsung satu keluarga di Pantai Indah Kapuk kita swab dulu,&amp;rdquo; sambungnya.

&amp;ldquo;Jadi hari Senin kita swab di rumah, mereka datang pakai APD, sorenya jam 8 langsung keluar hasilnya aku langsung positif,&amp;rdquo; ungkap Welky.

Usai dinyatakan positif Covid-19, Welky mengungkapkan langsung mengambil tindakan untuk melakukan perawatan di rumah sakit. Namun, pada saat itu ia dan anggota keluarganya sempat tidak mendapatkan rumah sakit.

&amp;ldquo;Setelah terkena Covid-19 langsung ambil tindakan untuk dirawat di rumah sakit. Langsung, sempat enggak dapat rumah sakit. Cuman untung teman ada yang bilang oh ya di RS sini ada, kita disiapin langsung masuk,&amp;rdquo; tuturnya.

Welky pun mengatakan, bahwa dampak Covid-19, seram baginya. &amp;ldquo;Saya bisa katakan itu dampak Covid itu, itu parah sekali. Karena setelah saya sudah tahu Papa Mama kena. Seluruh di Pantai Indah Kapuk, rumah itu langsung dua ART (Asisten Rumah Tangga) pun langsung udah positif, langsung dua grandson, dua cucu langsung juga positif. Jadi tuh dampak klaster keluarga itu sangat aduh, serem sekali lah,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
