<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Positif Covid-19, Ketua KPI Sumut Meninggal Dunia      </title><description>Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumatera Utara (Sumut) Parulian Tampubolon meninggal dunia pada pagi tadi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/28/608/2285122/positif-covid-19-ketua-kpi-sumut-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/28/608/2285122/positif-covid-19-ketua-kpi-sumut-meninggal-dunia"/><item><title>Positif Covid-19, Ketua KPI Sumut Meninggal Dunia      </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/28/608/2285122/positif-covid-19-ketua-kpi-sumut-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/28/608/2285122/positif-covid-19-ketua-kpi-sumut-meninggal-dunia</guid><pubDate>Senin 28 September 2020 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/28/608/2285122/positif-covid-19-ketua-kpi-sumut-meninggal-dunia-OZdYYF9JKz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/28/608/2285122/positif-covid-19-ketua-kpi-sumut-meninggal-dunia-OZdYYF9JKz.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Shutterstock</title></images><description>MEDAN - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumatera Utara (Sumut) Parulian Tampubolon meninggal dunia pada pagi tadi. Parulian meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif terjangkit Coronavirus Disease (Covid-19).
Kabar meninggalnya Parulian dibenarkan Juru BIcara Gugus Tugas Percepatanan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah.
&quot;Iya, almarhum positif Covid-19,&quot; kata Aris, Senin (28/9/2020) petang.
Aris mengatakan, Parulian telah dirawat di RSU Bunda Thamrin Medan akibat Covid-19 sejak 21 September 2020 lalu. Dia dirawat setelah hasil tes usap (swab) nya dinyatakan positif Covid-19.
&amp;ldquo;Dia masuk rumah sakit 21 September malam setelah dihari yang sama dinyatakan positif Covid-19. Sebelum meninggal dunia kondisi almarhum memang sudah berat,&amp;rdquo; tukasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terpapar Virus Corona di Rumah, Seorang Dokter Meninggal Dunia&amp;nbsp;
Sementara itu terkait penyakit penyerta yang diderita Parulian, Aris mengaku belum mengetahuinya. Ia menyebut belum mendapatkan informasi dari dokter yang menangani Parulian. &amp;ldquo;Untuk itu saya belum tahu,&amp;rdquo; tukasnya.
Dengan meninggalnya Parulian, Aris kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yakni dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Baca Juga:&amp;nbsp;Update Corona di Indonesia 28 September 2020: Positif 278.722 Orang, 206.870 Sembuh &amp;amp; 10.473 Meninggal&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kepatuhan harus terus kita jaga karena angka positif Covid-19 masih tinggi. Saat ini banyak yang masih abai. Memang sudah memakai masker, tapi masih asal-asalan. Padahal itu sama saja dengan bunuh diri,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>MEDAN - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Sumatera Utara (Sumut) Parulian Tampubolon meninggal dunia pada pagi tadi. Parulian meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif terjangkit Coronavirus Disease (Covid-19).
Kabar meninggalnya Parulian dibenarkan Juru BIcara Gugus Tugas Percepatanan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah.
&quot;Iya, almarhum positif Covid-19,&quot; kata Aris, Senin (28/9/2020) petang.
Aris mengatakan, Parulian telah dirawat di RSU Bunda Thamrin Medan akibat Covid-19 sejak 21 September 2020 lalu. Dia dirawat setelah hasil tes usap (swab) nya dinyatakan positif Covid-19.
&amp;ldquo;Dia masuk rumah sakit 21 September malam setelah dihari yang sama dinyatakan positif Covid-19. Sebelum meninggal dunia kondisi almarhum memang sudah berat,&amp;rdquo; tukasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Terpapar Virus Corona di Rumah, Seorang Dokter Meninggal Dunia&amp;nbsp;
Sementara itu terkait penyakit penyerta yang diderita Parulian, Aris mengaku belum mengetahuinya. Ia menyebut belum mendapatkan informasi dari dokter yang menangani Parulian. &amp;ldquo;Untuk itu saya belum tahu,&amp;rdquo; tukasnya.
Dengan meninggalnya Parulian, Aris kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yakni dengan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Baca Juga:&amp;nbsp;Update Corona di Indonesia 28 September 2020: Positif 278.722 Orang, 206.870 Sembuh &amp;amp; 10.473 Meninggal&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kepatuhan harus terus kita jaga karena angka positif Covid-19 masih tinggi. Saat ini banyak yang masih abai. Memang sudah memakai masker, tapi masih asal-asalan. Padahal itu sama saja dengan bunuh diri,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
