<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Sayangkan Masih Ada Masyarakat Merasa Kebal dari Covid-19</title><description>Wiku menegaskan, Covid-19 bisa menyerang siapa saja.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285820/satgas-sayangkan-masih-ada-masyarakat-merasa-kebal-dari-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285820/satgas-sayangkan-masih-ada-masyarakat-merasa-kebal-dari-covid-19"/><item><title>Satgas Sayangkan Masih Ada Masyarakat Merasa Kebal dari Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285820/satgas-sayangkan-masih-ada-masyarakat-merasa-kebal-dari-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285820/satgas-sayangkan-masih-ada-masyarakat-merasa-kebal-dari-covid-19</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/337/2285820/satgas-sayangkan-masih-ada-masyarakat-merasa-kebal-dari-covid-19-ukldW8XWgA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masyarakat memakai masker untuk mencegah penularan virus corona. (Ilustrasi/Foto : Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/337/2285820/satgas-sayangkan-masih-ada-masyarakat-merasa-kebal-dari-covid-19-ukldW8XWgA.jpg</image><title>Masyarakat memakai masker untuk mencegah penularan virus corona. (Ilustrasi/Foto : Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito merespons temuan Badan Pusat Statistik bahwa masih ada 17% masyarakat yang yakin tidak akan tertular Covid-19. Wiku mengaku menyayangkan adanya persepsi seperti itu.
&amp;ldquo;Kita menyayangkan adanya persepsi masyarakat yang menyatakan kebal terhadap Covid-19,&amp;rdquo; katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/9/2020).
Dia menekankan kembali, tidak ada orang yang kebal terhadap Covid-19. Dia mengatakan bahwa Covid-19 bisa menyerang siapapun.
&amp;ldquo;Virus ini tidak mengenal tua atau muda, kaya atau miskin, siapapun bisa tertular. Sekali lagi tidak ada yang kebal. Jangan sekali-sekali kita berpikir bahwa karena rajin olahraga atau berdiam diri di rumah kita bisa kebal. Karena tertular itu bisa mudah terjadi dari siapapun yang kita temui,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia kembali mengimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan 3M yakni menjaga jarak, gunakan masker, mencuci tangan, dan tidak berkerumun.  Pihaknya pun akan terus mengedukasi masyarakat terkait hal ini.
&amp;ldquo;Untuk masyarakat yang sudah paham mohon agar saudara-saudara sekalian ingatkan orang lain yang belum sadar agar betul-betul kita menjadi satu kekuatan besar secara nasional untuk melawan virus ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Wiku mengatakan, dalam penanganan Covid-19, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kampanye protokol kesehatan juga terus dilakukan para relawan di berbagai tempat.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Apresiasi 57 Daerah Pindah ke Zona Lebih Baik

&amp;ldquo;Kami selalu bekerja keras agar relawan ini bisa efektif dengan menggunakan pendekatan sosial budaya sesuai dengan keadaan di masing-masing wilayah,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Anggota DPR Masuk Kelompok Prioritas yang Divaksin Lebih Dulu, Ini Jawaban Satgas Covid-19

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito merespons temuan Badan Pusat Statistik bahwa masih ada 17% masyarakat yang yakin tidak akan tertular Covid-19. Wiku mengaku menyayangkan adanya persepsi seperti itu.
&amp;ldquo;Kita menyayangkan adanya persepsi masyarakat yang menyatakan kebal terhadap Covid-19,&amp;rdquo; katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/9/2020).
Dia menekankan kembali, tidak ada orang yang kebal terhadap Covid-19. Dia mengatakan bahwa Covid-19 bisa menyerang siapapun.
&amp;ldquo;Virus ini tidak mengenal tua atau muda, kaya atau miskin, siapapun bisa tertular. Sekali lagi tidak ada yang kebal. Jangan sekali-sekali kita berpikir bahwa karena rajin olahraga atau berdiam diri di rumah kita bisa kebal. Karena tertular itu bisa mudah terjadi dari siapapun yang kita temui,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia kembali mengimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan 3M yakni menjaga jarak, gunakan masker, mencuci tangan, dan tidak berkerumun.  Pihaknya pun akan terus mengedukasi masyarakat terkait hal ini.
&amp;ldquo;Untuk masyarakat yang sudah paham mohon agar saudara-saudara sekalian ingatkan orang lain yang belum sadar agar betul-betul kita menjadi satu kekuatan besar secara nasional untuk melawan virus ini,&amp;rdquo; ujarnya.
Wiku mengatakan, dalam penanganan Covid-19, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kampanye protokol kesehatan juga terus dilakukan para relawan di berbagai tempat.

Baca Juga : Satgas Covid-19 Apresiasi 57 Daerah Pindah ke Zona Lebih Baik

&amp;ldquo;Kami selalu bekerja keras agar relawan ini bisa efektif dengan menggunakan pendekatan sosial budaya sesuai dengan keadaan di masing-masing wilayah,&amp;rdquo; tuturnya.

Baca Juga : Anggota DPR Masuk Kelompok Prioritas yang Divaksin Lebih Dulu, Ini Jawaban Satgas Covid-19

</content:encoded></item></channel></rss>
