<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Covid-19: Rapid Test Antigen Bisa Digunakan di Indonesia</title><description>Hasil tes ini dapat diketahui dalam waktu beberapa menit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285844/satgas-covid-19-rapid-test-antigen-bisa-digunakan-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285844/satgas-covid-19-rapid-test-antigen-bisa-digunakan-di-indonesia"/><item><title>Satgas Covid-19: Rapid Test Antigen Bisa Digunakan di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285844/satgas-covid-19-rapid-test-antigen-bisa-digunakan-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/29/337/2285844/satgas-covid-19-rapid-test-antigen-bisa-digunakan-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 21:40 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/337/2285844/satgas-covid-19-rapid-test-antigen-bisa-digunakan-di-indonesia-W106yurVJ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/337/2285844/satgas-covid-19-rapid-test-antigen-bisa-digunakan-di-indonesia-W106yurVJ1.jpg</image><title>Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan telah mendapat kabar dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO terkait rapid test antigen. Di mana, hasil tes ini dapat diketahui dalam waktu beberapa menit.

&amp;ldquo;Kami baru saja mendapat kabar dari WHO bahwa ada berbagai list dari RT-PCR termasuk rapid test antigen yang bisa menghasilkan tesnya dalam beberapa menit,&amp;rdquo; katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/9/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Sayangkan Masih Ada Masyarakat Merasa Kebal dari Covid-19
Dia mengatakan bahwa tes ini bisa digunakan di Indonesia sesuai rekomendasi WHO. &amp;ldquo;Alat ini bisa digunakan di Indonesia sesuai dengan rekomendasi WHO, agar bisa menggantikan rapid test antibody,&amp;rdquo; ungkapnya.

Dia menyebut dengan test tersebut maka metode screening bisa dilakukan lebih efektif. &amp;ldquo;Dan fungsi screening yang bisa dilakukan dengan rapid tersebut bisa lebih efektif dan tidak jadi beban untuk RT PCR sebagai gold standard untuk penegakan diagnosis,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anggota DPR Masuk Kelompok Prioritas yang Divaksin Lebih Dulu, Ini Jawaban Satgas Covid-19</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan telah mendapat kabar dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO terkait rapid test antigen. Di mana, hasil tes ini dapat diketahui dalam waktu beberapa menit.

&amp;ldquo;Kami baru saja mendapat kabar dari WHO bahwa ada berbagai list dari RT-PCR termasuk rapid test antigen yang bisa menghasilkan tesnya dalam beberapa menit,&amp;rdquo; katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Selasa (29/9/2020)
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Sayangkan Masih Ada Masyarakat Merasa Kebal dari Covid-19
Dia mengatakan bahwa tes ini bisa digunakan di Indonesia sesuai rekomendasi WHO. &amp;ldquo;Alat ini bisa digunakan di Indonesia sesuai dengan rekomendasi WHO, agar bisa menggantikan rapid test antibody,&amp;rdquo; ungkapnya.

Dia menyebut dengan test tersebut maka metode screening bisa dilakukan lebih efektif. &amp;ldquo;Dan fungsi screening yang bisa dilakukan dengan rapid tersebut bisa lebih efektif dan tidak jadi beban untuk RT PCR sebagai gold standard untuk penegakan diagnosis,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Anggota DPR Masuk Kelompok Prioritas yang Divaksin Lebih Dulu, Ini Jawaban Satgas Covid-19</content:encoded></item></channel></rss>
