<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lumba-Lumba Penuh Luka Ditemukan Terdampar, Warga Lakukan Penyelamatan</title><description>Warga pesisir Pantai Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur, Nusa Tenggara Barat dihebohkan oleh terdamparnya seekor lumba-lumba.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/340/2285366/lumba-lumba-penuh-luka-ditemukan-terdampar-warga-lakukan-penyelamatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/29/340/2285366/lumba-lumba-penuh-luka-ditemukan-terdampar-warga-lakukan-penyelamatan"/><item><title>Lumba-Lumba Penuh Luka Ditemukan Terdampar, Warga Lakukan Penyelamatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/340/2285366/lumba-lumba-penuh-luka-ditemukan-terdampar-warga-lakukan-penyelamatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/29/340/2285366/lumba-lumba-penuh-luka-ditemukan-terdampar-warga-lakukan-penyelamatan</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Ramli Nurawang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/340/2285366/lumba-lumba-penuh-luka-ditemukan-terdampar-warga-lakukan-penyelamatan-lmEMYn0Bmi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lumba-lumba terdampar. Foto: Ramli Nurawang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/340/2285366/lumba-lumba-penuh-luka-ditemukan-terdampar-warga-lakukan-penyelamatan-lmEMYn0Bmi.jpg</image><title>Lumba-lumba terdampar. Foto: Ramli Nurawang</title></images><description>NTB - Warga pesisir Pantai Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur,  Nusa Tenggara Barat (NTB) dihebohkan oleh terdamparnya seekor lumba-lumba.
Hewan yang dilindungi negara tersebut didapati terdampar dalam keadaan terluka. Lumba-lumba itu  pertama kali dikihat oleh wisatawan di pantai rambang kemarin siang  saat air laut sedang surut.
Kemudian kejadian ini dilaporkan  ke pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat. Selanjutnya pengurus pokdarwis bersama warga menuju lokasi dan berusaha mengevakuasi lumba-lumba tersebut ke bibir pantai.
Selanjutnya lumba-lumba yang mengalami luka di bagian perut itu dibawa ke muara untuk dirawat atau diobati.
&quot;Kami lihat di tubuhnya ada luka. Jadi kami selaku pokdarwis di sini dan di lokasi kami merasa bertanggung jawab akhirnya kami melakukan pemeriksaan ternyata ditubuhnya penuh luka,&quot; ujar Budi Efendi pengurur pokdarwis setempat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Antara Pesut dan Lumba-Lumba, Apa Bedanya Sih?
&quot;Kami berusaha bersihkan luka-lukanya dan kembali ke dorong ke tengah laut,&quot; tambahnya lagi.
Untuk diketahui lumba-lumba  yang terdampar tadi panjangnya 2 meter. Ia sempat tak mau didorong kembali ke laut. Namun setelah dicoba beberapa kali lagi, lumba-lumba itu akhirnya mau pergi menuju habitatnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Liburan di Pantai Lovina Bali, Rasakan Sensasi Bermain dengan Lumba-Lumba
</description><content:encoded>NTB - Warga pesisir Pantai Rambang, Desa Surabaya, Kecamatan Sakra Timur,  Nusa Tenggara Barat (NTB) dihebohkan oleh terdamparnya seekor lumba-lumba.
Hewan yang dilindungi negara tersebut didapati terdampar dalam keadaan terluka. Lumba-lumba itu  pertama kali dikihat oleh wisatawan di pantai rambang kemarin siang  saat air laut sedang surut.
Kemudian kejadian ini dilaporkan  ke pengurus kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat. Selanjutnya pengurus pokdarwis bersama warga menuju lokasi dan berusaha mengevakuasi lumba-lumba tersebut ke bibir pantai.
Selanjutnya lumba-lumba yang mengalami luka di bagian perut itu dibawa ke muara untuk dirawat atau diobati.
&quot;Kami lihat di tubuhnya ada luka. Jadi kami selaku pokdarwis di sini dan di lokasi kami merasa bertanggung jawab akhirnya kami melakukan pemeriksaan ternyata ditubuhnya penuh luka,&quot; ujar Budi Efendi pengurur pokdarwis setempat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Antara Pesut dan Lumba-Lumba, Apa Bedanya Sih?
&quot;Kami berusaha bersihkan luka-lukanya dan kembali ke dorong ke tengah laut,&quot; tambahnya lagi.
Untuk diketahui lumba-lumba  yang terdampar tadi panjangnya 2 meter. Ia sempat tak mau didorong kembali ke laut. Namun setelah dicoba beberapa kali lagi, lumba-lumba itu akhirnya mau pergi menuju habitatnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Liburan di Pantai Lovina Bali, Rasakan Sensasi Bermain dengan Lumba-Lumba
</content:encoded></item></channel></rss>
