<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ponpes Klaster Covid-19 Diminta Tak Lebih Dulu Pulangkan Santri</title><description>Sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah menjadi klaster penyebaran Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/512/2285740/ponpes-klaster-covid-19-diminta-tak-lebih-dulu-pulangkan-santri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/29/512/2285740/ponpes-klaster-covid-19-diminta-tak-lebih-dulu-pulangkan-santri"/><item><title>Ponpes Klaster Covid-19 Diminta Tak Lebih Dulu Pulangkan Santri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/29/512/2285740/ponpes-klaster-covid-19-diminta-tak-lebih-dulu-pulangkan-santri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/29/512/2285740/ponpes-klaster-covid-19-diminta-tak-lebih-dulu-pulangkan-santri</guid><pubDate>Selasa 29 September 2020 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/29/512/2285740/ponpes-klaster-covid-19-diminta-tak-lebih-dulu-pulangkan-santri-1PWlO8Ypno.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub Jawa Tengah, Taj Yasin (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/29/512/2285740/ponpes-klaster-covid-19-diminta-tak-lebih-dulu-pulangkan-santri-1PWlO8Ypno.jpg</image><title>Wagub Jawa Tengah, Taj Yasin (Foto: Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah menjadi klaster penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta seluruh pengasuh pondok pesantren yang menjadi klaster untuk berkoordinasi dengan gugus tugas.

&quot;Kami sekarang mengawasi pergerakan-pergerakan ini. Kami harap pondok pesantren yang terpapar, segera berkoordinasi dengan gugus tugas,&quot; kata Gus Yasin, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (29/9/2020).

Gus Yasin juga meminta kepada seluruh pengelola pondok pesantren yang menjadi klaster Covid-19 tidak memulangkan santrinya ke rumah. Sebab dikhawatirkan, kalau dipulangkan mereka akan memberikan penyebaran di kampung masing-masing.

&quot;Tahan dulu, jangan dipulangkan begitu saja. Laporkan ke kami, kami akan bantu apa yang diperlukan pondok pesantren dalam rangka penanganan ini,&quot; tegasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yNC8xLzEyMjI3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Gus Yasin menerangkan, sampai saat ini ada beberapa pondok pesantren yang melaporkan adanya kasus Covid-19. Diantaranya di Batang, Kendal, Kebumen, dan Banyumas.

&quot;Ini yang terbaru di Kabupaten Pekalongan. Baru kami dalami saat ini, sejauh mana yang terpapar. Baru kami awasi,&quot; ucapnya.

Di sejumlah pondok pesantren yang terdapat kasus Covid-19 itu, Gus Yasin sudah meminta agar menghentikan semua kegiatannya. &amp;ldquo;Meski begitu, tidak boleh ditutup terus santri dipulangkan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>SEMARANG - Sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah menjadi klaster penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meminta seluruh pengasuh pondok pesantren yang menjadi klaster untuk berkoordinasi dengan gugus tugas.

&quot;Kami sekarang mengawasi pergerakan-pergerakan ini. Kami harap pondok pesantren yang terpapar, segera berkoordinasi dengan gugus tugas,&quot; kata Gus Yasin, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (29/9/2020).

Gus Yasin juga meminta kepada seluruh pengelola pondok pesantren yang menjadi klaster Covid-19 tidak memulangkan santrinya ke rumah. Sebab dikhawatirkan, kalau dipulangkan mereka akan memberikan penyebaran di kampung masing-masing.

&quot;Tahan dulu, jangan dipulangkan begitu saja. Laporkan ke kami, kami akan bantu apa yang diperlukan pondok pesantren dalam rangka penanganan ini,&quot; tegasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yNC8xLzEyMjI3MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Gus Yasin menerangkan, sampai saat ini ada beberapa pondok pesantren yang melaporkan adanya kasus Covid-19. Diantaranya di Batang, Kendal, Kebumen, dan Banyumas.

&quot;Ini yang terbaru di Kabupaten Pekalongan. Baru kami dalami saat ini, sejauh mana yang terpapar. Baru kami awasi,&quot; ucapnya.

Di sejumlah pondok pesantren yang terdapat kasus Covid-19 itu, Gus Yasin sudah meminta agar menghentikan semua kegiatannya. &amp;ldquo;Meski begitu, tidak boleh ditutup terus santri dipulangkan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
