<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Minta Warga Lakukan Sederet Persiapan </title><description>Ada berbagai macam persiapan yang bisa dilakukan untuk mencegah banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2285906/hadapi-cuaca-ekstrem-bpbd-dki-minta-warga-lakukan-sederet-persiapan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2285906/hadapi-cuaca-ekstrem-bpbd-dki-minta-warga-lakukan-sederet-persiapan"/><item><title>Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Minta Warga Lakukan Sederet Persiapan </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2285906/hadapi-cuaca-ekstrem-bpbd-dki-minta-warga-lakukan-sederet-persiapan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2285906/hadapi-cuaca-ekstrem-bpbd-dki-minta-warga-lakukan-sederet-persiapan</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/338/2285906/hadapi-cuaca-ekstrem-bpbd-dki-minta-warga-lakukan-sederet-persiapan-GlX1sXzfYs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/338/2285906/hadapi-cuaca-ekstrem-bpbd-dki-minta-warga-lakukan-sederet-persiapan-GlX1sXzfYs.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta meminta warga untuk waspada serta melakukan persiapan guna menghadapi  cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi, BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insyaf mengatakan, ada berbagai macam persiapan yang bisa dilakukan untuk mencegah banjir. Salah satunya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

&quot;Langkah pertama adalah mengambil langkah pencegahan dengan menjaga kelestarian lingkungan, yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rajin membersihkan saluran drainase,&quot; kata Insyaf kepada Okezone, Rabu (30/9/2020).

Kemudian, kata Insyaf, bagi warga yang saat ini tinggal dekat dengan bantaran sungai untuk segera meninggalkan lokasi. Sebab, wilayah tersebut sangat rawan dengan ancaman banjir.

&quot;Warga juga perlu mewaspadai dengan terus memantau tinggi muka air di setiap pintu air utama di Jakarta serta peringatan dini yang disampaikan melalui website BPBD, yaitu bpbd.jakarta.go.id,  media Twitter BPBD, WhatsAap group camat dan lurah. Masyarakat juga dapat membuat rencana antisipasi bencana bersama warga lainnya. Salah satu contohnya adalah membuat grup whatsapp,&quot; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Masyarakat di Daerah Rawan Bencana Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Insyaf menambahkan, warga juga bisa menyiapkan 'tas siaga' yang berisi logiatik makanan jika terjadi banjir. Dengan begitu sangat memudahkan saat melakukan evakuasi dari banjir.

&quot;Bila nantinya terjadi bencana, maka tas tersebut bisa langsung dibawa (tas siaga bencana). Masyarakat juga dapat sedini mungkin mengamankan dokumen penting dan barang berharga masing-masing,&quot; tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat membentuk komonitas tangguh bencana untuk melakukan kerja bakti, menentukan jalur evakuasi saat tjuni menentukan titik pengungsian dan melakukan siskamling. &quot;Melaporkan ke kelurahan/kecamatan/BPBD jika ada kejadian bencana,&quot; tutur Insyaf.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta meminta warga untuk waspada serta melakukan persiapan guna menghadapi  cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi, BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insyaf mengatakan, ada berbagai macam persiapan yang bisa dilakukan untuk mencegah banjir. Salah satunya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

&quot;Langkah pertama adalah mengambil langkah pencegahan dengan menjaga kelestarian lingkungan, yaitu dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rajin membersihkan saluran drainase,&quot; kata Insyaf kepada Okezone, Rabu (30/9/2020).

Kemudian, kata Insyaf, bagi warga yang saat ini tinggal dekat dengan bantaran sungai untuk segera meninggalkan lokasi. Sebab, wilayah tersebut sangat rawan dengan ancaman banjir.

&quot;Warga juga perlu mewaspadai dengan terus memantau tinggi muka air di setiap pintu air utama di Jakarta serta peringatan dini yang disampaikan melalui website BPBD, yaitu bpbd.jakarta.go.id,  media Twitter BPBD, WhatsAap group camat dan lurah. Masyarakat juga dapat membuat rencana antisipasi bencana bersama warga lainnya. Salah satu contohnya adalah membuat grup whatsapp,&quot; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Masyarakat di Daerah Rawan Bencana Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Insyaf menambahkan, warga juga bisa menyiapkan 'tas siaga' yang berisi logiatik makanan jika terjadi banjir. Dengan begitu sangat memudahkan saat melakukan evakuasi dari banjir.

&quot;Bila nantinya terjadi bencana, maka tas tersebut bisa langsung dibawa (tas siaga bencana). Masyarakat juga dapat sedini mungkin mengamankan dokumen penting dan barang berharga masing-masing,&quot; tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat membentuk komonitas tangguh bencana untuk melakukan kerja bakti, menentukan jalur evakuasi saat tjuni menentukan titik pengungsian dan melakukan siskamling. &quot;Melaporkan ke kelurahan/kecamatan/BPBD jika ada kejadian bencana,&quot; tutur Insyaf.
</content:encoded></item></channel></rss>
