<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pandemi Covid-19, Pangdam Jaya Antisipasi Klaster Pilkada Depok 2020      </title><description>Pada masa pandemi Covid-19 ini, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman berupaya mencegah klaster Pilkada Depok 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2286048/pandemi-covid-19-pangdam-jaya-antisipasi-klaster-pilkada-depok-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2286048/pandemi-covid-19-pangdam-jaya-antisipasi-klaster-pilkada-depok-2020"/><item><title>Pandemi Covid-19, Pangdam Jaya Antisipasi Klaster Pilkada Depok 2020      </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2286048/pandemi-covid-19-pangdam-jaya-antisipasi-klaster-pilkada-depok-2020</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/09/30/338/2286048/pandemi-covid-19-pangdam-jaya-antisipasi-klaster-pilkada-depok-2020</guid><pubDate>Rabu 30 September 2020 11:42 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/30/338/2286048/pandemi-covid-19-pangdam-jaya-antisipasi-klaster-pilkada-depok-2020-iD2jO5WdAG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangdam Jaya Mayjen Dudung AR. Foto: Wahyu Muntinanto</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/30/338/2286048/pandemi-covid-19-pangdam-jaya-antisipasi-klaster-pilkada-depok-2020-iD2jO5WdAG.jpg</image><title>Pangdam Jaya Mayjen Dudung AR. Foto: Wahyu Muntinanto</title></images><description>DEPOK - Pada masa pandemi Covid-19 ini, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman berupaya mencegah klaster Pilkada Depok 2020 di Jawa Barat.

Maka dari itu, Pangdam Jaya melakukan pengecekan secara langsung terhadap personel TNI - Polri soal penertiban protokol kesehatan yang diterapkan saat masa kampanye pilkada.

&quot;Kemungkinanan saat kampanye khawatirnya ada klaster baru. Tapi saya yakin tekanan pemerintah terhadap paslon (pasangan calon) sudah antisipasi saat melaksanakan kampanye,&quot; kata Dudung di dampingi Dandim di Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj di Makodim Depok, Selasa (29/9/2020).

Dia menuturkan penerapan protokol kesehatan ini akan terus dievaluasi secara bertahap setiap tiga hari sekali. Sebab jika tidak, penyebaran Covid-19 dikhawatirkan akan semakin tak terkendali, terlebih Depok masuk dalam katagori zona merah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bogor Depok Bekasi Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Ridwan Kamil&amp;nbsp;
&quot;Kami libatkan masyarakat yang tergabung pada komunitas karena mereka jembatan antara masyarakat dengan aparat. Selain itu kami terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat,&quot; jelas Dudung.

Soal keamanan Pilkada Kota Depok 2020. Dudung mengaku TNI siap membantu  Polri dengan mengerahkan ratusan personel.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pilkada Depok, Pradi-Afifah Dapat Nomor Urut 1 dan Idris-Imam Nomor Urut 2
&quot;Kami siap bantu Polri dengan menyiapkan pasukan 400 personel ditambah 2 SSK (200 personel) dari Makodam untuk amankan Pilkada 2020 Depok,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>DEPOK - Pada masa pandemi Covid-19 ini, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman berupaya mencegah klaster Pilkada Depok 2020 di Jawa Barat.

Maka dari itu, Pangdam Jaya melakukan pengecekan secara langsung terhadap personel TNI - Polri soal penertiban protokol kesehatan yang diterapkan saat masa kampanye pilkada.

&quot;Kemungkinanan saat kampanye khawatirnya ada klaster baru. Tapi saya yakin tekanan pemerintah terhadap paslon (pasangan calon) sudah antisipasi saat melaksanakan kampanye,&quot; kata Dudung di dampingi Dandim di Kodim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj di Makodim Depok, Selasa (29/9/2020).

Dia menuturkan penerapan protokol kesehatan ini akan terus dievaluasi secara bertahap setiap tiga hari sekali. Sebab jika tidak, penyebaran Covid-19 dikhawatirkan akan semakin tak terkendali, terlebih Depok masuk dalam katagori zona merah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bogor Depok Bekasi Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Ridwan Kamil&amp;nbsp;
&quot;Kami libatkan masyarakat yang tergabung pada komunitas karena mereka jembatan antara masyarakat dengan aparat. Selain itu kami terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat,&quot; jelas Dudung.

Soal keamanan Pilkada Kota Depok 2020. Dudung mengaku TNI siap membantu  Polri dengan mengerahkan ratusan personel.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pilkada Depok, Pradi-Afifah Dapat Nomor Urut 1 dan Idris-Imam Nomor Urut 2
&quot;Kami siap bantu Polri dengan menyiapkan pasukan 400 personel ditambah 2 SSK (200 personel) dari Makodam untuk amankan Pilkada 2020 Depok,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
