<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Hari Kesaktian Pancasila, BPIP: Bangsa Ini Harus Dewasa Selesaikan Masa Lalu   </title><description>Peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus mampu menjadi momentum dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/01/337/2286479/hari-kesaktian-pancasila-bpip-bangsa-ini-harus-dewasa-selesaikan-masa-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/01/337/2286479/hari-kesaktian-pancasila-bpip-bangsa-ini-harus-dewasa-selesaikan-masa-lalu"/><item><title> Hari Kesaktian Pancasila, BPIP: Bangsa Ini Harus Dewasa Selesaikan Masa Lalu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/01/337/2286479/hari-kesaktian-pancasila-bpip-bangsa-ini-harus-dewasa-selesaikan-masa-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/01/337/2286479/hari-kesaktian-pancasila-bpip-bangsa-ini-harus-dewasa-selesaikan-masa-lalu</guid><pubDate>Kamis 01 Oktober 2020 06:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/01/337/2286479/hari-kesaktian-pancasila-bpip-bangsa-ini-harus-dewasa-selesaikan-masa-lalu-q2DsuFaNoU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Badan BPIP, Romo Benny (foto: hidupkatolik.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/01/337/2286479/hari-kesaktian-pancasila-bpip-bangsa-ini-harus-dewasa-selesaikan-masa-lalu-q2DsuFaNoU.jpg</image><title>Anggota Badan BPIP, Romo Benny (foto: hidupkatolik.com)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus mampu menjadi momentum dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila kedalam setiap kebijakan publik.

Menurut dia, setiap kebijakan harus berorientasi pada lima sila dalam ideologi Bangsa Indonesia yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

&quot;Agar tujuan kita merdeka mencapai kesejahteraan, maka orientasi pengambil kebijakan harus mengarus utama kan rasa ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan,&quot; ujar Romo Benny kepada Okezone, Kamis (1/10/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mimpi Anak Pahlawan Revolusi: Letjen MT Haryono Ditusuk Tombak oleh Orang Misterius
Benny berharap, ke depan bangsa Indonesia bisa lebih bijak dan dewasa dalam menyelesaikan konflik masa lalunya.
Baca juga:&amp;nbsp;Selamat dari Pembunuhan PKI, Jenderal Nasution Rajin Dzikir dan Sholawat
Sehingga, lanjut dia, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) setiap menjelang penghujung September tidak  lagi menjadi alat politik.

&quot;Ke depan bangsa ini harus dewasa dalam menyelesaikan masa lalu, dengan keberanian untuk saling memaafkan dan mau berdamai dengan masa lalu, bukan lagi dijadikan alat politik,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xMS8xLzEyMjA4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo atau Romo Benny mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus mampu menjadi momentum dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila kedalam setiap kebijakan publik.

Menurut dia, setiap kebijakan harus berorientasi pada lima sila dalam ideologi Bangsa Indonesia yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.

&quot;Agar tujuan kita merdeka mencapai kesejahteraan, maka orientasi pengambil kebijakan harus mengarus utama kan rasa ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan,&quot; ujar Romo Benny kepada Okezone, Kamis (1/10/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mimpi Anak Pahlawan Revolusi: Letjen MT Haryono Ditusuk Tombak oleh Orang Misterius
Benny berharap, ke depan bangsa Indonesia bisa lebih bijak dan dewasa dalam menyelesaikan konflik masa lalunya.
Baca juga:&amp;nbsp;Selamat dari Pembunuhan PKI, Jenderal Nasution Rajin Dzikir dan Sholawat
Sehingga, lanjut dia, isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) setiap menjelang penghujung September tidak  lagi menjadi alat politik.

&quot;Ke depan bangsa ini harus dewasa dalam menyelesaikan masa lalu, dengan keberanian untuk saling memaafkan dan mau berdamai dengan masa lalu, bukan lagi dijadikan alat politik,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xMS8xLzEyMjA4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
