<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>1.012 Perawat di Jawa Timur Positif Corona</title><description>Jumlah tersebut didapat sejak awal pandemi di Indonesia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/02/519/2287672/1-012-perawat-di-jawa-timur-positif-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/02/519/2287672/1-012-perawat-di-jawa-timur-positif-corona"/><item><title>1.012 Perawat di Jawa Timur Positif Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/02/519/2287672/1-012-perawat-di-jawa-timur-positif-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/02/519/2287672/1-012-perawat-di-jawa-timur-positif-corona</guid><pubDate>Jum'at 02 Oktober 2020 23:28 WIB</pubDate><dc:creator>Yudha Prawira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/02/519/2287672/1-012-perawat-di-jawa-timur-positif-corona-6974OpqZjD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tenaga kesehatan. (Dok Okezone/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/02/519/2287672/1-012-perawat-di-jawa-timur-positif-corona-6974OpqZjD.jpg</image><title>Ilustrasi tenaga kesehatan. (Dok Okezone/Arif Julianto)</title></images><description>SURABAYA &amp;ndash; Sebanyak 1.012 perawat di Jawa Timur dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Seluruh perawat tersebut saat ini menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.
Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Profesor Nursalam menyatakan, ribuan perawat ini terpapar Covid-19 sejak awal terjadinya pandemi atau 7 bulan lalu.
Para perawat yang terpapar Covid-19 ini merupakan tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas dan layanan kesehatan, seperti di rumah sakit dan puskesmas.
Dikhawatirkan jumlah perawat positif terinfeksi Covid-19 yang menembus angka 1.012 orang ini akan terus bertambah, menyusul masih tingginya angka sebaran Covid-19. Selain itu disebabkan masih kurang patuhnya masyarakat akan penerapan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Dari 1.012 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, penyumbang terbesar adalah Kota Surabaya dengan jumlah 333 orang,&amp;rdquo; katanya, Jumat (2/10/2020).
Sementara seluruh perawat yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Data DPW PPNI Jatim jumlah perawat yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 28 orang. Mengantisipasi terpaparnya tenaga kesehatan perawat, DPW PPNI Jatim terus memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada perawat di seluruh Jatim.
</description><content:encoded>SURABAYA &amp;ndash; Sebanyak 1.012 perawat di Jawa Timur dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Seluruh perawat tersebut saat ini menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.
Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Profesor Nursalam menyatakan, ribuan perawat ini terpapar Covid-19 sejak awal terjadinya pandemi atau 7 bulan lalu.
Para perawat yang terpapar Covid-19 ini merupakan tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas dan layanan kesehatan, seperti di rumah sakit dan puskesmas.
Dikhawatirkan jumlah perawat positif terinfeksi Covid-19 yang menembus angka 1.012 orang ini akan terus bertambah, menyusul masih tingginya angka sebaran Covid-19. Selain itu disebabkan masih kurang patuhnya masyarakat akan penerapan protokol kesehatan.
&amp;ldquo;Dari 1.012 perawat yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, penyumbang terbesar adalah Kota Surabaya dengan jumlah 333 orang,&amp;rdquo; katanya, Jumat (2/10/2020).
Sementara seluruh perawat yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Data DPW PPNI Jatim jumlah perawat yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 28 orang. Mengantisipasi terpaparnya tenaga kesehatan perawat, DPW PPNI Jatim terus memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada perawat di seluruh Jatim.
</content:encoded></item></channel></rss>
