<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kali dan Saluran Sempit Penyebab Genangan di Jakarta</title><description>Sempitnya saluran air dan kali di Jakarta menimbulkan genangan, setelah diguyur hujan, Minggu 4 Oktober malam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/05/338/2288621/kali-dan-saluran-sempit-penyebab-genangan-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/05/338/2288621/kali-dan-saluran-sempit-penyebab-genangan-di-jakarta"/><item><title>Kali dan Saluran Sempit Penyebab Genangan di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/05/338/2288621/kali-dan-saluran-sempit-penyebab-genangan-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/05/338/2288621/kali-dan-saluran-sempit-penyebab-genangan-di-jakarta</guid><pubDate>Senin 05 Oktober 2020 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/05/338/2288621/kali-dan-saluran-sempit-penyebab-genangan-di-jakarta-0YdDTHfYe6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/05/338/2288621/kali-dan-saluran-sempit-penyebab-genangan-di-jakarta-0YdDTHfYe6.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Sempitnya saluran air dan kali di Jakarta menimbulkan genangan, setelah diguyur hujan, Minggu 4 Oktober malam. Untuk itu, pengerukan dan pelebaran saluran air dan kali akan terus dilakukan.&amp;nbsp;
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, genangan disebabkan sejumlah kali meluap. Seperti di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kali meluap karena hujan yang terlalu besar dari hulu, ditambah juga adanya hujan lokal.&amp;nbsp;
&quot;Jadi kami akan memperbesar aliran kali dengan terus melakukan pengerukan dan pembebasan lahan. Termasuk saluran mikro,&quot; kata Juaini Yusuf, saat dihubungi, Senin (5/10/2020).&amp;nbsp;
Juaini menjelaskan, upaya yang dilakukan untuk mengurangi genanga pasca-hujan itu hanya bisa mengandalkan pompa dan menunggu air kali surut.
Saat ini, kata Juaini, pihaknya terus melakukan pengerukan untuk memperdalam daya tampung saluran air dan &amp;ldquo;kali.
Baca juga:&amp;nbsp;6 Ruas Jalan di Jaksel Masih Tergenang Pasca-Hujan Deras
Jangka panjangnya perlu pelebaran kali dan saluran. Karena volume kali dan saluran kita tidak bisa lagi menampung debit air yang begitu banyak seperti Minggu kemarin,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sempitnya saluran air dan kali di Jakarta menimbulkan genangan, setelah diguyur hujan, Minggu 4 Oktober malam. Untuk itu, pengerukan dan pelebaran saluran air dan kali akan terus dilakukan.&amp;nbsp;
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, genangan disebabkan sejumlah kali meluap. Seperti di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kali meluap karena hujan yang terlalu besar dari hulu, ditambah juga adanya hujan lokal.&amp;nbsp;
&quot;Jadi kami akan memperbesar aliran kali dengan terus melakukan pengerukan dan pembebasan lahan. Termasuk saluran mikro,&quot; kata Juaini Yusuf, saat dihubungi, Senin (5/10/2020).&amp;nbsp;
Juaini menjelaskan, upaya yang dilakukan untuk mengurangi genanga pasca-hujan itu hanya bisa mengandalkan pompa dan menunggu air kali surut.
Saat ini, kata Juaini, pihaknya terus melakukan pengerukan untuk memperdalam daya tampung saluran air dan &amp;ldquo;kali.
Baca juga:&amp;nbsp;6 Ruas Jalan di Jaksel Masih Tergenang Pasca-Hujan Deras
Jangka panjangnya perlu pelebaran kali dan saluran. Karena volume kali dan saluran kita tidak bisa lagi menampung debit air yang begitu banyak seperti Minggu kemarin,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
