<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RSD Wisma Atlet Kekurangan Obat Terapi untuk Pasien Covid-19</title><description>Beberapa obat terapi Covid 19 dan obat terapi pendukung persediannya kurang dari satu minggu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/06/337/2289533/rsd-wisma-atlet-kekurangan-obat-terapi-untuk-pasien-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/06/337/2289533/rsd-wisma-atlet-kekurangan-obat-terapi-untuk-pasien-covid-19"/><item><title>RSD Wisma Atlet Kekurangan Obat Terapi untuk Pasien Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/06/337/2289533/rsd-wisma-atlet-kekurangan-obat-terapi-untuk-pasien-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/06/337/2289533/rsd-wisma-atlet-kekurangan-obat-terapi-untuk-pasien-covid-19</guid><pubDate>Selasa 06 Oktober 2020 22:31 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/06/337/2289533/rsd-wisma-atlet-kekurangan-obat-terapi-untuk-pasien-covid-19-tz0ZMOrZSE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/06/337/2289533/rsd-wisma-atlet-kekurangan-obat-terapi-untuk-pasien-covid-19-tz0ZMOrZSE.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah menggelar rapat Rapat Kordinasi (Rakor) virtual tentang Penanganan Covid-19 di RSD Wisma Atlet Jakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen Tugas Ratmono.
Dalam rapat tersebut, Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen Tugas Ratmono melaporkan ketersediaan akomodasi, jumlah SDM, stok APD, stok Lab, ketersediaan obat terapi Covid 19 dan terapi pendukung.
Dia juga lapor telah mengkordinasikan kekurangan kebutuhan obat di wisma atlet kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang juga menghadiri rakor tersebut.
&quot;Beberapa obat terapi Covid 19 dan obat terapi pendukung persediannya kurang dari satu minggu, seperti Oseltamivir dan Chloroquin Fosfat,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2020).
Menanggapi hal tersebut, Menkes Terawan menegaskan bahwa Kemenkes akan segera mengirimnya dalam minggu yang sama.
Sementara, Menko Luhut mengingatkan jangan sampai penderita Covid-19 yang gejala ringan berpindah menjadi gelaja sedang karena kekurangan obat. &quot;Saya ingin agar proses isolasi mandiri di Wisma Atlet diperketat,&quot; tegas dia.
Baca Juga :&amp;nbsp;Bertambah 59, Positif Corona di Kabupaten Bogor Tembus 2.022 Orang
Menko Luhut juga menegaskan sistematika tracing pasien penderita Covid-19 di dalam kota juga harus semakin di gencarkan dan harus tepat sasaran.
&quot;BUMN yang juga hadir dalam rakor tersebut diminta untuk terus mempersiapkan kebutuhan penyaluran obat-obatan,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah menggelar rapat Rapat Kordinasi (Rakor) virtual tentang Penanganan Covid-19 di RSD Wisma Atlet Jakarta. Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen Tugas Ratmono.
Dalam rapat tersebut, Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayjen Tugas Ratmono melaporkan ketersediaan akomodasi, jumlah SDM, stok APD, stok Lab, ketersediaan obat terapi Covid 19 dan terapi pendukung.
Dia juga lapor telah mengkordinasikan kekurangan kebutuhan obat di wisma atlet kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang juga menghadiri rakor tersebut.
&quot;Beberapa obat terapi Covid 19 dan obat terapi pendukung persediannya kurang dari satu minggu, seperti Oseltamivir dan Chloroquin Fosfat,&quot; ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2020).
Menanggapi hal tersebut, Menkes Terawan menegaskan bahwa Kemenkes akan segera mengirimnya dalam minggu yang sama.
Sementara, Menko Luhut mengingatkan jangan sampai penderita Covid-19 yang gejala ringan berpindah menjadi gelaja sedang karena kekurangan obat. &quot;Saya ingin agar proses isolasi mandiri di Wisma Atlet diperketat,&quot; tegas dia.
Baca Juga :&amp;nbsp;Bertambah 59, Positif Corona di Kabupaten Bogor Tembus 2.022 Orang
Menko Luhut juga menegaskan sistematika tracing pasien penderita Covid-19 di dalam kota juga harus semakin di gencarkan dan harus tepat sasaran.
&quot;BUMN yang juga hadir dalam rakor tersebut diminta untuk terus mempersiapkan kebutuhan penyaluran obat-obatan,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
