<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Buton, Terasa Seakan-Akan Truk Melintas   </title><description>Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/09/340/2290900/gempa-bumi-magnitudo-5-3-guncang-buton-terasa-seakan-akan-truk-melintas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/10/09/340/2290900/gempa-bumi-magnitudo-5-3-guncang-buton-terasa-seakan-akan-truk-melintas"/><item><title>Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Guncang Buton, Terasa Seakan-Akan Truk Melintas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/10/09/340/2290900/gempa-bumi-magnitudo-5-3-guncang-buton-terasa-seakan-akan-truk-melintas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/10/09/340/2290900/gempa-bumi-magnitudo-5-3-guncang-buton-terasa-seakan-akan-truk-melintas</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2020 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/09/340/2290900/gempa-bumi-magnitudo-5-3-guncang-buton-terasa-seakan-akan-truk-melintas-auxPIRGFez.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/09/340/2290900/gempa-bumi-magnitudo-5-3-guncang-buton-terasa-seakan-akan-truk-melintas-auxPIRGFez.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Buton dan Buton Selatan pada Jum'at, 9 Oktober 2020 pukul 09.57 WIB. Hasil analisa update BMKG menunjukkan bahwa gempa itu memiliki parameter magnitudo 5,3.

&quot;Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.99 LS dan 122.55 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 km arah Barat Daya Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 10 km,&quot; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono melalui pesan singkatnya, Jumat (9/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Potensi Tsunami Lebih Besar Dipicu Gempa Bumi Ketimbang Gunung Api
Triyono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal itu terjadi akibat aktivitas sesar Buton. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

&quot;Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Buton Selatan III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu atau melintas), Buton II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),&quot; bebernya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bengkulu Utara
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.  Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

&quot;Hingga pukul 10.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktifitas gempabumi susulan,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Buton dan Buton Selatan pada Jum'at, 9 Oktober 2020 pukul 09.57 WIB. Hasil analisa update BMKG menunjukkan bahwa gempa itu memiliki parameter magnitudo 5,3.

&quot;Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.99 LS dan 122.55 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 km arah Barat Daya Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 10 km,&quot; kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono melalui pesan singkatnya, Jumat (9/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Potensi Tsunami Lebih Besar Dipicu Gempa Bumi Ketimbang Gunung Api
Triyono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal itu terjadi akibat aktivitas sesar Buton. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

&quot;Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Buton Selatan III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu atau melintas), Buton II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),&quot; bebernya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bengkulu Utara
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.  Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

&quot;Hingga pukul 10.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktifitas gempabumi susulan,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
